KUPANG, RANAKA- NEWS.com- Serah terima Pendeta dilaksanakan bagi Pendeta Anthoneta Manobe- Radja Kana, S. Th yang sebelumnya melayani di Jemaat Agape Kupang, Klasis Kota Kupang dimutasikan untuk melayani di Jemaat GMIT Anugerah Kupang sebagai Pendeta ke-2 pada Jemaat GMIT Anugerah Kupang, berlangsung pada Minggu (30/5/2021).

Pada kesempatan tersebut juga sekaligus dilakukan Peresmian Rumah Pelayan Jemaat GMIT Anugerah Naikoten I Kupang tahun 2021.
Kegiatan pengutusan dan Perhadapan Pendeta dimulai dengan Kebaktian, dilanjutkan dengan pembacaan SK.
Hadir pada ibadah Perhadapan tersebut yaitu Ketua Majelis Klasis Kota Kupang, Pendeta Jeheskial Adam, S. Th, MH, Ketua Majelis Jemaat GMIT Anugerah, Pendeta Divita Lobo- Darmosewojo, M.Th, Pemerintah Kota Kupang yang diwakili Sekda Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M. Si, Para Majelis dan Jemaat GMIT Anugerah, Panitia Pembangunan Rumah Pelayan GMIT Anugerah Naikoten 1 Kupang, Pimpinan Perangkat Daerah Pemerintah Kota Kupang , Camat, Lurah, insan Pers.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirtson R. Riwu Kore, MM, MH dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Kota Kupang, Fahrensy P.Funay, SE. M.Si menyampaikan bahwa atas nama pribadi dan Pemerintah, saya mengucapkan selamat dan turut menyambut dengan penuh sukacita atas perhadapan Ibu Pendeta Anthoneta Manobe-Radja Kana, S.Th sebagai pelayan ke-2 ketengah-tengah Jemaat GMIT Anugerah Naikoten 1 pada hari ini.
“Saya meyakini sepenuhnya bahwa Ibu Pendeta Anthonetha mampu meneruskan tugas dan peran pastoralnya dengan baik dan bertanggung jawab dalam membina iman sekaligus menjadi inspirasi teladan yang mencerminkan sifat kristus ditengah-tengah Jemaat GMIT Anugerah Naikoten I yang akan ibu layani,” ucap Wali Kota yang dibacakan Sekda Kota Kupang, Fahrensy P. Funay.
Tantangan Gereja Kristus di dunia saat ini semakin kompleks dan berat seiring dengan perkembangan zaman akibat pesatnya teknologi informasi dan komunikasi yang turut menimbulkan degradasi nilai-nilai moral dan etika.
Selain itu, pandemi global Covid-19 memberikan tantangan tersendiri bagi seluruh gereja di dunia, tak terkecuali gereja-gereja injili di Timor yang turut dituntut melakukan penyesuaian –penyesuaian dalam perannya memelihara kehidupan iman Jemaat secara optimal ditengah perubahan global akibat adanya Covid-19. Dalam kontek ini, para pelayan secara khusus dan gereja pada umumnya juga diharapkan mampu terus menjadi garam dan terang serta sumber teladan bagi jemaat, sehingga menjadi cercah cahaya ilahi yang memancarkan harapan bagi Jemaat ditengah kesulitan yang dilanda dunia saat ini.
Peristiwa perhadapan Pdt Anthoneta Manobe-Radja Kana, S. Th pada hari ini merupakan bagian dari dinamika manajemen pelayanan yang dilaksanakan demi tercapainya pelayanan yang efektif bagi Jemaat.
“Atas nama Pemerintah saya menyambut baik atas itikat baik jajaran majelis Jemaat GMIT Anugerah sehingga Pemerintah turut dihadirkan dalam peristiwa iman ini. Semoga momentum bergabungnya Ibu Pendeta dalam jajaran pelayan, akan memberikan lebih meningkatkan kualitas pelayanan bagi Jemaat di GMIT Anugerah Naikoten I Kupang,” ungkap Wali Kota Jeriko.
Pemerintah Kota Kupang juga mengapresiasi Gereja yang telah berperan aktif membantu mensukseskan visi dan misi pembangunan di Kota Kupang, antara lain Misi Kupang Hijau dan Misi Kupang Rukun dan Aman.
Secara spesifik, berkat dukungan gereja dan jemaat dalam memelihara kerukunan hidup umat beragama di Kota Kupang yang terdiri dari berbagai suku agama dan RAS. Kota Kupang akhirnya dijuluki sebagai salah satu kota di Indonesia dengan tingkat toleransi yang tinggi, yang turut diakui secara nasional.
Pemerintah juga menyampaikan apresiasi stinggi-tingginya atas dukungan gereja yang turut membantu Jemaat yang terdampak Bencana Alam Badai Siklon Seroja yang beberapa wilayah di NTT beberapa waktu lalu, termasuk Kota Kupang.
Gereja turut berperan aktif dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kota Kupang, dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19 dilingkungan Gereja melalui pemberlakukan wajib protokol kesehatan dalam setiap pelayanan yang dilakukan serta turut memfasilitasi program vaksinasi covid-19 ditingkat Jemaat.
Sebelum mengakhiri sambutan hari ini, “Saya mengajak kita semua yang hadir disini untuk terus mendukung setiap program pembangunan Pemerintah Kota Kupang, baik itu melalui bentuk partisipasi langsung maupun tidak langsung maupun dalam bentuk ide atau gagasan seta kritik atau saran yang yang bersifat konstruktif demi peningkatan serta terealisasi program pembangunan demi mewujudkan masyarakat Kota Kupang yang sejahtera, adil dan makmur,” pintanya.
Akhir kata, atas nama pribadi dan Pemerintah kembali saya menyampaikan selamat atas Perhadapan Ibu Pendeta Anthoneta Manobe- Radja Kana, S, Th di Jemaat GMIT Anugerah Naikoten I hari ini, semoga Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati Ibu dalam menjalankan amanah pelayanan dengan baik.
“Mari kita semua terus mendoakan dan menggumuli Kota ini, agar Tuhan terus melimpahkan pengasihan dan berkatNya atas Kota Kupang, terutama agar pandemi Covid-19 dapat segera berakhir,” pungkas Wali Kota.
Sementara Pendeta yang diperhadapkan, Anthoneta Manobe- Radja Kana, S.Th menyampaikan rasa syukur atas diteguhnya menjadi Pendeta di Jemaat GMIT Anugerah Kupang.
“Saya bersyukur bisa melayani disini, ditambah lagi dengan hati yang terbuka Jemaat merima, itu menjadi sukacita tersendiri bagi kami pelayan. Karena kami akan melayani dengan tidak ada beban apa-apa dengan sukacita, dan itu sebuah anugerah Tuhan yang begitu luar biasa dalam kehidupan saya dan keluarga,” ungkap Pdt Anthoneta kepada media ini usai pemotongan pita peresmian Rumah Pastori.
“Ditambah lagi bersukacita karena ternyata kami datang disini dengan peresmian Rumah Pastori yang baru, Jadi, syukur sekali memang Tuhan baik buat Jemaat Anugerah, tapi Tuhan juga berkenan untuk memberkati saya. Harapannya bahwa bisa membangun relasi, bisa hadir ditengah- tengah Jemat itu kita saling melayani dengan baik dan penuh sukacita. Dengan kehadiran saya disini bersama sama dengan mama Pdt Divita, pelayanan semakin lebih baik. Saya ditolong untuk semakin lebih baik, juga kedepan. Jadi, Jemaat bertumbuh, saya pun terus bertumbuh dalam Tuhan,” ungkap istri Pendeta Yandi Manobe, S.Th.













