Wabup Jhon Lado Launching Inovasi LADUSAPI- TERA

WAIKABUBAK, RANAKANEWS.com- Wakil Bupati Sumba Barat, Jhon Lado Bora Kaba dengan resmi me-launching Inovasi LADUSAPI- TERA: Strategi Mewujudkan Pelayanan Terpadu Satu  Pintu Mendukung Pariwisata Kabupaten Sumba  Barat, Rabu (8/9/2021) di Aula Kantor Bupati Sumba Barat Weekarau.

Kepala  DPMPTSP Sumba Barat Herybertus N. Nggilik, ST, mengatakan bahwa Minimnya kualitas dan kuantitas sumber daya pada DPMPTSP sebagai organisasi pelayanan publik yang belum sesuai dengan standar pelayanan publik. Pelayanan publik di bidang penanaman modal dan perizinan selalu terlambat disebabkan tidak adanya perangkat kontrol bagi pelayan publik dan pelaku usaha, potensi investasi sebagai acuan bagi penanam modal/investor di Kabupaten Sumba Barat.

Hery juga menjelaskan bahwa sesuai dengan visi Kabupaten Sumba Barat adalah ‘Terwujudnya Kehidupan Rakyat Sumba Barat Yang Maju, Berdaya Saing dan Berkeadilan’ serta misinya:

1. Mengembangkan Usaha Ekonomi  Produktif yang Berbasis Pertanian  dengan Pariwisata sebagai  Penggerak  Utama.

2. Meningkatkan  Kualitas  Kesehatan Masyarakat  Melalui Pelayanan  Kesehatan  yang  Profesional, Mudah dan Terjangkau.

3.Meningkatkan Kualitas  Sumber  Daya  Manusia  sebagai Pribadi  yang  Cerdas,  Unggul  Dan  Berdaya  Saing  Melalui Penyelenggaraan  Pendidikan  Yang  Memadai,  Berkualitas dan  Terjangkau.

4. Meningkatkan  Pembangunan  Infrastruktur dan Penataan Ruang Kawasan untuk  Menjamin  Aksesibilitas  Pemerataan Pembangunan.

5. Meningkatkan Ketenteraman dan Ketertiban Umum.

6. Meningkatkan  Kapasitas Aparatur  dan Tata Kelola Pemerintahan yang  Transparan, Akuntabel, Profesional  dan Berjiwa Melayani.

Dikatakannya bahwa sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Sumba Barat guna mewujudkan visi dan misi Pembangunan Kabupaten Sumba Barat, maka DPMPTSP selaku Unsur Pelaksana dibidang Penanaman Modal dan Perizinan, mempunyai Tanggung Jawab untuk menguraikan lebih lanjut Misi Nomor Satu Kabupaten Sumba Barat: “Mengembangkan  Usaha  Ekonomi  Produktif  Yang  Berbasis Pertanian  Dengan  Pariwisata  Sebagai  Penggerak  Utama” Dalam bentuk tujuan dan strategi serta arah kebijakan yang dituangkan dalam Renstra DPMPTSP (RPJMD 2021-2026 dalam proses finalisasi),” ungkap Hery.

Hery juga berharap “Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya pelayanan publik, Meningkatkan pelayanan publik bidang Penanaman Modal dan Perizinan. Tersedianya dokumen acuan penanaman modal Inovasi Proyek Perubahan,  Terwujudnya pelayanan publik bidang  penanaman modal dan perizinan yang Terintegrasi dalam Pelayanan  Terpadu Satu Pintu yang Tangibles, Empathy, Reliability, Responsiveness, Assurance (LADUSAPI-TERRA) guna mendukung pariwisata Kabupaten Sumba Barat,”ungkap Hery.

Sementara itu,Wakil Bupati Sumba Barat, Jhon Lado Bora Kaba dalam sambutannya mengatakan, bahwa inovasi layanan satu pintu yang memiliki bukti fisik, empati, handal, daya tanggap serta jamiman, masyarakat langsung menilai kinerja pemerintah berdasarkan kualitas layanan publik yang diterima dan karena kualitas pelayanan publik menjadi kepentingan banyak orang  dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat, masyarakat merupakan  juga memiliki kebutuhan pelayanan publik penerapan kinerja penyelenggara pelayanan publik secara profesional, efektif efisien, akuntabel, pelayanan publik wajib diselenggarakan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat, pariwisata, pendidikan, jaminan sosial, dan sektor lainnya.

Dirinya berharap, “Agar dengan launchingnya Inovasi LADUSAPI- TERA ini dapat membawa dampak positif bagi daerah Kabupaten Sumba Barat khususnya dibidang pariwisata, dan menambah PAD didaerah serta mengurangi angka kemiskinan, dan menjadikan Sumba Barat yang maju dan berdaya saing serta berkeadilan,”ungkap jhon. (YB/T)

error: Konten dilindungi!