Salurkan Bakat Melalui Pentas Seni, Plt Kadis P&K Prov NTT Beri Apresiasi Kepada Siswa/Siswi SMA dan SMK Kota Kupang

KUPANG, RANAKANEWS.com- Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Tahun 2022, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama MKKS SMA/SMK Kota Kupang menyelenggarakan Pentas seni bagi Guru, Siswa/Siswi dan Pegawai Dinas Pendidikan dan KebudayaanProvinsi NTT, Rabu (11/5/2022). Bertempat di UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.

Acara  Pentas Seni  dengan Tema “Pimpin Pemulihan Bergerak Untuk Merdeka Belajar”. Dengan Sub Tema “Maju Bersama Tingkatkan Literasi, Karakter Untuk NTT Cerdas.”

Pantauan media, acara tersebut dihadiri Plt Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Henderina S. Laiskodat, para Pejabat Struktural Lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, para Penjabatan Fungsional Tertentu, para Pengawas Sekolah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Kepala SMA/SMK se- Kota Kupang, para Guru dan Siswa Peserta Pentas Seni, Panitia penyelenggara, Insan Pers, serta tamu undangan dengan mematuhi Protokol Kesehatan; menggunakan Masker, duduk jaga jarak, menyediakan Air cuci tangan serta Hand Sanitizer.

Plt Kadis Pendidikan dan Kebudyaan Provinsi NTT, Henderina S. Laiskodat menyampaikan bahwa pentas seni tersebut  dilakukan untuk meningkatkan apresiasi  Guru, Siswa/ Siswi dan Pegawai dalam dunia  seni.

“Sebagai Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT saya memberi apresiasi yang setinggi-tingginya. Karena walaupun dalam situasi pandemi tidak menyulutkan niat kita untuk melakukan sesuatu yang berarti bagi mereka. (Siswa/Siswi, red),” ujar Henderina S. Laiskodat.

Lebih lanjut Henderina  dalam sambutannya mengatakan, Pentas Seni  ini, dimaksudkan untuk menampilkan bakat-bakat dari anak-anak didik dan juga bapa ibu guru.

“Dengan Bapa dan Ibu Guru mendidik anak-anak, talenta anak-anak bisa muncul. Jadi Seni adalah salah satu kreatifitas yang patutnya kita kembangkan semakin besar. Dan salah satu cara pengembangannya melalui Pentas Seni. Pentas seni tersebut dilakukan untuk menngkatkan apresiasi Guru, Siswa/Siswi dalam dunia seni. Selain itu seni juga mampu mengembangkan kreatifitas  Guru, Siswa/Siswi dalam hal tarian dan menyanyi,” terang  Henderina.

Ia contohkan salah satu sekolah yang kreatifitas dalam dunia seni adalah SMKN 4 Kupang.

“Saya mengapresiasi  dan salut kepada SMKN 4 Kupang, dimana tanggal 2 Mei 2022, melakukan aktivitas (panggung hiburan, red) di Cafe Pohon. Acara panggung hiburan tersebut dihadiri Ketua Dekranasda NTT Ny. Julie Sutrisno Laiskodat juga dihadiri wisatawan mancanegara Laos Angeles dan India, GIPI wilayah NTT dalam hal ini Ketua ASITA NTT Abed Frans. Jadi mengembangkan bakat dan minat dalam bidang seni, sekaligus sebagai sarana promosi potensi peserta didik kepada masyarakat,” pungkas Plt. Kadis P dan K Provinsi NTT yang juga Kepala BKD Provinsi NTT itu.

Sementara  salah satu Guru pendamping Siswa/ Siswi  SMKN Kupang, Harry K.F. Ledoh menuturkan bahwa SMKN 4 Kupang untuk memeriahkan pentas seni  dalam rangka merayakan HARDIKNAS  Tahun 2022,

“Pihaknya menyiapkan beberapa siswa untuk tampil; ada yang menyanyi solo, ada yang membacakan puisi Bahasa Inggris, Storytelling dalam Bahasa Inggris, group Modern Dance, dan Trio,” jelas Harry.

“Selama masa pandemi 2 tahun terakhir ini benar- benar kita kehilangan momentum untuk melakukan suatu kegiatan yang bisa memancing atau melakukan potensi- potensi terbaik dari setiap siswa baik tingkat SMA/SMK. Oleh karena itu di momen kali ini  betul –betul merupakan sebuah aura positif untuk kita sekolah SMA/SMK di tingkat Provinsi khususnya di tingkat Kota Kupang agar anak-anak yang selama ini merasa jenuh belajar di rumah bisa kembali mengekspresikan bakat minat dan potensi mereka di ajang pentas seni. Ke depan ini akan menjadi ajang tahunan. Seperti tahun tahun atau sebelum masa pandemi  Covid-19.

Terkait dengan perasaan tentu perasaan  senang. Kami guru-guru dan pegawai cukup antusias. Tetapi yang sangat, para siswa. Karena mereka terobati dengan kembali berkumpul dengan teman-teman,” ujar Wakil Kepala Sekolah (Wakasek)  Bidang Kurikulum SMKN 4 Kupang.

“Dengan kegiatan-kegiatan pentas seni seperti ini memunculkan bakat- bakat dalam berbagai bidang baik seni tari, seni musik, maupun bidang lainnya. Jadi  yang diharapkan, tercapainya peningkatan kreativitas guru, siswa dalam bidang seni dan berkembangnya sikap kompetitif dalam diri siswa serta terasahnya kepekaan siswa dalam menghargai seni dan karya orang lain itu   hasil yang diharapkan,” kata Harry Ledoh yang juga Guru English Club di SMKN 4 Kupang.

Sementara itu, Agus Sanam selaku Ketua Panitia menyampaikan, “Tujuan dari pada kegiatan ini, Pertama, Untuk membangun karakter bangsa melalui penanaman dan peningkatan jiwa seni serta pelestarian terhadap nilai-nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa.

Kedua, Membina dan meningkatkan kreativitas Guru, Siswa dan Staf Dinas P dan K Provinsi NTT dalam bidang seni sekaligus mengembangkan sikap kompetitif dalam diri siswa, sehingga mampu mengasah kepekaan Guru, Siswa dan Staf dalam menghargai seni dan karya orang lain.

Ketiga, Mempererat persahabatan antara sesama Guru, Siswa dan Staf peserta seni yang berasal dari berbagai karakter dengan tingkat keterampilan dan budaya yang berbeda.

Keempat, Sebagai  sarana hiburan bagi Guru, Siswa, Staf Dinas Pendidikan dan KebudayaaanProvinsi NTT dan masyarakat Kota Kupang,” jelas Agus Sanam.

Lebih jauh hasil yang diharapkan, Pertama, Terbangunnya karakter bangsa dan meningkatkan jiwa seni serta lestarinya nilai-nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa.

Kedua, Tercapainya peningkatan kreativitas Guru, Siswa dan Staf dalam bidang seni dan berkembangnya sikap kompetitif dalam diri siswa serta terasahnya kepekaan siswa dalam menghargai seni dan karya orang lain.

Ketiga, Berkembangnya bakat dan minat khususnya di bidang seni dan potensi Guru, Siswa dan Staf dikenal oleh masyarakat.

Keempat, terjalinnya persahabatan antara sesama peserta pentas seni yang berasal dari berbagai karakter dengan tingkat keterampilan dan budaya yang berbeda,” ungkap Agus Sanam dalam laporan panitia yang dibacakannya.

Salah seorang siswi SMKN 4 Kupang, Chrishel Ndjurumana kelas X jurusan DKV2 mengaku senang dan bangga bisa tampil di ajang seperti ini.

“Perasaan senang. Saat saya tampil di atas panggung gugup, karena nervous. Namun karena mewakili sekolah saya berupaya tampil semaksimal mungkin, dan puji Tuhan semua saya bisa lewati dengan baik. Terima kasih kepada Bapa Kepsek dan Guru- Guru juga dukungan dari teman-teman semoga ke depan saya bisa tampil lebih baik lagi,” janji Chrishel  menampilkan terbaik Storytelling mewakili sekolahnya itu.

Ia juga mengharapkan agar sekolah kalau bisa jangan hanya English Club, Modern Dance, Menyanyi, Menari, tetapi harus ada banyak lagi seperti Olah Raga dan lain- lain.

“Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, kegiatan  pentas seni seperti ini akan tetap dibuat setiap tahun karena dengan begitu kami siswa bisa menyalurkan bakat-bakat yang kami miliki lewat ajang seperti ini,” pungkas Chrishel Ndjurumana nona asal pulau Sumba itu.

Senada, Salah seorang siswa SMKN3 Kupang Agresti Asbanu disela-sela acara pentas seni mengaku senang.

“Pada saat tampil diatas panggung saya merasa  gugup. Puji Tuhan, karena  banyak teman-teman yang mendukung sehingga saya bisa menyanyi dengan baik dan bagus. Gugup saat membawakan lagu focal solo sendiri dan Paduan suara,” kata Siswa Kelas XI Jurusan TKJ 2 itu.

Harapannya kepada Plt Kadis P dan K Provinsi NTT dan panitia pengurus acara ini agar kegiatan seperti ini  terus dilakukan setiap tahunnya. Akhir kata saya mengucapkan banyak terima kasih; baik kepada Sekolah, Guru-Guru, Teman-Teman, dan juga Kepada Dinas pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT atas terselenggaranya kegitan ini,” tutup Agresti Asbanu. (TD)

error: Konten dilindungi!