RUTENG, RANAKANEWS.com- Intensitas hujan yang sangat tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa pekan terakhir.
Ruas Jalan Nasional Ruteng- Reo dilandai longsoran di beberapa titik. Kendati demikian material longsor sudah diatasi dengan baik.
Melihat fenomena alam yang tak kunjung membaik, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), Satker Wilayah III Provinsi NTT, Djibrael Tuka Rohi mengatakan, pihaknya telah membentuk tim pemantau ruas jalan nasional itu.
Pembentukan tim ini dalam rangka memastikan kondisi jalan ketika hujan berlangsung.
Tugas mereka adalah memantau kondisi jalan dan melaporkan setiap kejadian seperti longsor atau badan jalan mengalami retak akibat struktur tanah labil atau karena air hujan,” kata Djibrael.
Menurur dia, tim terpadu tersebut dibentuk oleh pihaknya yang melibatkan pegawai bersama kontraktor pelaksana pekerjaan.
Mengingat, kata dia, jalan Ruteng-Reo merupakan urat nadi perekonomian masyarakat di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai Timur.
“Ruas jalan ini sangat vital karena tempat pendistribusian sembako, bahan bakar minyak dan bahan bangunan untuk tiga kabupaten” jelas Djibrael.
Sehingga, kata dia, tim rekasi cepat pantau jalan sangat dibutuhkan untuk menyikapi setiap peristiwa yang terjadi.
Himbauan
Selain membentuk tim terpadu, PPK Djibrael menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar selalu berhati-hati ketika melitasi ruas jalan nasional Ruteng-Reo karena sering mengalami longsoran.
“Tetap waspada ketika mengendarai kendaraan. Pasalnya, curah hujan di wilayah Kabupaten Manggarai sangat tinggi,” ujar Djibrael mengingatkan.
Penulis: Kons Hona
Editor: Thildis Din












