Ekbis, Pers  

Keluhkan Harga Beras Melonjak, Pj George Hadjoh: Satgas Pangan Kota Kupang Bakal Tindak Tegas Distributor yang Timbun Beras

Dari kiri ke kanan, Aisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignas R. Lega, Pj Wali Kota Kupang George M.Hadjoh (tengah) dan Asiten III Setda Kota Kupang Yanuar Dally. Selasa (27/2/2023). Di Aula Rujab Walikota Kupang, (Foto: Thildis Din/ranakanews.com).

KUPANG, RANAKANEWS.com- Beberapa hari terakhir ini, harga Beras melonjak tinggi dari sebelumnya berkisar Rp9.500 hingga RP11.00 per kilogram. Namun kini harga sudah naik menjadi R13.000 hingga Rp14.000 per kilogram.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang pekerja media di Kota Kupang, Petrus Bere kepada Penjabat Wali Kota Kupang George M.Hadjoh didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasisus R.Lega dan Asisten III Sekda Kota Kupang Yanuar Dally dalam kegiatan Media Gathering Pemerintah Kota Kupang bersama Insan Media di Aula Rumah Jabatan Walikota Kupang, Selasa (28/2/2023) sore.

Menurut Petrus Bere, hal itu dialami sendiri  ketika membeli beras premium di Pasar Inpres Naikoten Kota Kupang.

Mendengar informasi tersebut, Penjabat Wali Kota Kupang George M. Hadjoh mengatakan, pihaknya akan meneruskan informasi ini ke Bulog untuk menanyakan hal itu. Karena Bulog sendiri katakan stock beras masih aman untuk tiga bulan ke depan.

“Informasi ini kita akan teruskan ke Bulog. Karena mereka katakan stock beras kita masih aman untuk tiga bulan ke depan,” ungkapnya.

“Andai kata ada permainan dari distributor dimana mereka menimbun beras maka akan ditindaklanjuti oleh satgas pangan yang didalam kepengurusan ada TNI/Polri. Namun Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan tindaklanjuti hal itu,” tegas mantan Kabiro Umum Setda NTT.

Dalam kesempatan ini juga dia meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kupang untuk menjalin kerjasama dengan semua media yang ada.

“Saya sudah minta Dinas Kominfo untuk lakukan kerjasama dengan semua media. Karena tidak ada media A atau B, semua media diakomodir,” tandasnya. (TD)

error: Konten dilindungi!