Jalan Dalam Kota Larantuka Mulai Dimantapkan Menuju Semana Santa

Ruas Jalan Negara di area Taman Kota Felix Fernandes Larantuka. Rabu (22/3/2023) (Foto: Ola/ranakanews.com).

LARANTUKA, RANAKANEWS.com- Berbagai persiapan dan pemantapan menuju Perayaan Agung Semana Santa di Kota Larantuka, pada Pekan Pertama April 2023, terus dilakukan. Salah satunya, jalan dalam Kota Larantuka. Sejak beberapa hari ini, sejumlah titik jalan yang menjadi jalur Prosesi Jumat Agung, mulai dimantapkan.

Sebagaimana pantauan wartawan media ini, Rabu, 22 Maret 2023, ruas jalan negara tepatnya di areal Taman Kota Felix Fernandez, sudah mulai dihotmix.

Demikian juga di dekat Jembatan Lohayong, dilapisi hotmix lagi agar lebih rata. Sementara kerusakan jalan negara di areal dekat Kantor Lurah Lewolere, pun mulai dibersihkan untuk siap dihotmix.

“Memang Kita berharap sebelum Hari ‘H’ perayaan Semana Santa tahun 2023, semua ruas jalan yang rusak, termasuk di Pelabuhan Larantuka sudah mantap dibenahi. Apalagi, baru buka kembali sejak Covid-19, maka Prosesi Jumat Agung kali ini bisa dipastikan bakal ramai sekali. Sehingga tentunya diharapkan agar kesiapan Kota Larantuka dan wilayah sekitarnya, betul-betul disiapkan dengan baik, termasuk jalan raya agar tak mengganggu kenyamanan para peziarah saat melintas,” ujar Karolus dan beberapa warga ditemui di Kota Larantuka, belum lama ini.

Bahkan, diantara Warga, melalui Media Sosial (medsos) sampaikan agar Pemda Flotim, melalui Dinas PUPR Flotim harus bisa memastikan infrastruktur jalan menuju Semana Santa sudah mantap.

Sebelumnya, Kadis PUPR Flotim, Yohanes Bercmansh Tukan,ST.MT kepada Wartawan ungkapkan, pihaknya kesulitan dana untuk perbaikan cepat karena proses lelangnya belum selesai sampai sekarang. Namun demikian, dirinya upayakan mengajak berbagai pihak terkait agar bisa ditangani sebelum Hari ‘H’ Prosesi Semana Santa.

Pantauan RN, alat berat milik pihak ketiga sejak beberapa hari kemarin, termobilisasi di Kota Larantuka dan sekitarnya. Ruas yang sudah dihotmix tampak rata dan bagus.

Disisi lainnya, penataan kawasan Taman Kota Felix Fernandez, terus dilakukan, kendati di areal Balela Beach hingga WC yang dibangun dengan dana Rp900 juta, terlihat seperti mubazir, kotor dan tak terurus.

Rumput masih tinggi dan liar.

Hal yang sama dengan Wisata Wai Pelatin, tak terurus dengan baik. Obyek wisata yang dibangun dengan dana Miliaran Rupiah itu, terlihat tak diolah dengan baik. Rumput, hingga Panggung kesenian tak diurus rapih dan menarik. Selalu saja tidak ada kegiatan promosi ataupun event jelang Semana Santa agar bisa menjadi daya tarik.

“Panggung hiburannya tetap sepi. Bangku mewah yang dibelanjakan, dibiarkan tertumpuk hingga mulai pudar dan kotor. Demikian pula dengan Spot lainnya seperti lapak kuliner. Kasihan e Obyek Wisata Wai Pelatin, hanya bisa buat orang datang mandi saja. Ini mau buat Festival Bale Nagi setelah Semana Santa, tapi Obyek Wisata Wai Pelatin kok tak ada persiapan apa-apa. Sepi sekali. Palingan ada hanya orang datang mandi dan rehat sebentar,” ungkap Yuliana dan Elisabet, terpisah.

“Yah, diharapkan Dinas Pariwisata mulai menata dengan baik obyek-obyek Wisata di Flotim jelang Semana Santa, agar bisa jadi destinasi yang dikunjungi usai para peziarah mengikuti prosesi Semana Santa, nanti,” sambung Rafael Hokeng, dan Monza pelaku Kuliner Zepat Q, saat ngobrol bersama wartawan, belum lama ini. (OLA/RN)

error: Konten dilindungi!