KUPANG, RANAKANEWS.com- Nilai impor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bulan Februari 2023 mencapai US$ 164,39 ribu dengan volume sebesar 350,94 ton.
Nilai Impor Februari 2023 mengalami penurunan sebesar 93.38 persen dari impor bulan Januari 2023. Dibanding Februari 2022, nilai impor naik sebesar 82,50 persen.
Impor Februari 2023 seluruhnya berasal dari sektor non migas.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Matamira B.Kale, S.Si., M.Si dalam press release yang diterima www.ranakanews.com, di Kupang, Senin (3/4/2023).
Dijelaskan Mira sapaan akrabnya mengatakan, secara kumulatif, nilai impor NTT Januari-Februari 2023 mencapai US$ 2,65 juta atau naik 1.528,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022.
“Pada Februari 2023 terjadi peningkatan nilai impor pada semua kelompok komoditas yang diimpor NTT. Peningkatan terbesar impor nonmigas NTT Februari 2023 terhadap Januari 2023. Terjadi pada kelompok komoditas Mesin-mesin
Pesawat Mekanik (84) yang naik sebesar 775,64 persen,” terang Mira.

Sementara Impor nonmigas bulan Februari 2023, berasal dari Timor Leste melalui Pintu Darat di Atambua.
“Neraca Perdagangan Nusa Tenggara Timur bulan Februari 2023 mengalami surplus US$ 5,43 Juta, dengan rincian dari sektor nonmigas mengalami surplus sebesar US$ 5,37 Juta, sedangkan sektor migas surplus sebesar US$ 0,06 Juta,” sebut Mira. (TD)













