Luar Biasa, Tepat Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Gunung Lewotobi Laki-Laki Turun Level

Puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki dan Perempuan terlihat dari Desa Nurabelen Kecamatan Ile Bura, Senin 31 Maret 2025 pagi: Foto (VH/OLA/Ranakanews.com)

LARANTUKA,RANAKANEWS.com-
Puncak Hari Raya Nyepi, 29 Maret 2025 pukul 05.59 hingga Minggu 30 Maret 2025 pukul 06.00, dan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah yang jatuh tepat Minggu 30 Maret 2025 hingga Senin, 31 Maret 2025, memberi tanda luar biasa, seiring turunnya level Gunung Api Lewotobi Laki-laki dari level IV Awas ke III Siaga, Minggu 30 Maret 2025.

Hal ini membawa kabar gembira dan kelegaan bagi warga seputar Gunung Lewotobi Laki-Laki dan Perempuan.

Pasalnya, turunnya status Gunung Api Lewotobi Laki-laki rilis Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera ke level Siaga, dan menghimbau warga agar berada di radius 6 Km dari puncak, ditambah wajah Gunung cerah, Senin, 31 Maret 2025 pagi, berefek positif bagi aktivitas warga, berpergian tanpa rasa takut dan cemas berlebihan.

“Iyah, ini sesuatu tanda alam yang luar biasa bahwa tepat di Hari Minggu 30 Maret 2025, dimana umat Hindhu merayakan Hari Raya Nyepi dan Muslim merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 H, Gunung Api Lewotobi Laki-Laki pun turun level dari IV Awas ke III Siaga.

Rasa syukur dan gembira sangat Kami rasakan, karena bisa beraktivitas dengan aman, melintasi jalur Nurabelen-Nobo, juga ke Maumere.

Dan, juga bagi Saudara-Saudari Kita yang merayakan hari raya Nyepi, Idulfitri 1446 Hijriah dalam suasana tenang, aman dan lancar, tanpa rasa takut dengan ancaman setiap saat letusan Gunung Api Lewotobi Laki-laki dan banjir lahar dingin,”terang Samson Ola, warga Nurabelen, Amor Kelen Supir Angkutan Desa Lewotobi dan beberapa warga yang dikonfirmasi terpisah.

Sementara kondisi jalur transportasi darat Trans Nobo-Nurabelen-Lewotobi masih dilalui dengan baik oleh sepeda motor dan mobil, tapi tetap berhati-hati kendatipun tak ada banjir lahar lagi.

Beberapa warga penyintas lainnya, Vina Hayon, Fransiska Witin juga memberi informasi yang sama, jika Gunung Api Lewotobi Laki-laki turun level, disertai banjir lahar juga sudah tidak mengancam lagi, sejak Sabtu (29/3/2025) hingga Senin (31/3/2025) pagi.

“Puji Tuhan di Hari Raya besar Nyepi, Idulfitri yang bersamaan dengan Hari Minggu 30 Maret 2025, pekan ke 4 masa Prapaskah bagi Umat Kristiani, Gunung Lewotobi Laki-Laki turun level III Siaga, disertai tidak ada banjir lahar dingin lagi.

Sebuah harmoni solidaritas umat dan alam tanda belas kasihan Allah disaat hari raya besar keagamaan ini berlangsung,”tutur Vina Hayon.

Ditambahkan, pihaknya berharap kondisi yang mulai membaik ini, terus berlanjut hingga perayaan Minggu Palma dan pekan suci puncak perayaan hari raya Paskah bagi umat Kristiani, termasuk Prosesi Jumad Agung di Kota Larantuka, Konga, Lewolaga, Wureh berjalan dengan hikmat dan lancar.

Teddi Kelen warga Lewolaga Kecamatan Titehena juga sampaikan kondisi sejak Minggu (30/3/2025) hingga Senin (31/3/2025) tampak cerah sedikit berawan di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Sementara puncak Gunung Lewotobi Perempuan juga terlihat terang.

“Semoga mari terus berdamai dengan alam, Gunung Lewotobi Laki-Laki dan Perempuan agar erupsi lekas berakhir dan banjir lahar dingin pun berhenti,”tutup Matias Lidang Sabon, mengajak solidaritas berdamai bersama alam, Gunung Lewotobi Laki-Laki dan Perempuan, penjaga langit Flores Timur kembali teduh. (OLA)

error: Konten dilindungi!