Munas Kemala-Lelang Amal Mesjid Jami-Al Maruf, Dihadiri Gubernur Lakalena & Ahmad Yohan

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Lakalena: Foto (RN)

LARANTUKA,RANAKANEWS.com-
Kemeriahan berkah Idulfitri 1446 H, melalui Musyawarah Nasional (Munas) Kerukunan Marga Lamahala (Kemala) dan Lelang Amal Mesjid Jami-Al Maruf Lamahala, Kamis 3 April 2025, yang dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Lakalena, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Fraksi PAN Ahmad Yohan, berjalan aman, lancar dan sukses, penuh suasana kekeluargaan.

Hadir pula, Anggota DPRD NTT Fraksi PAN anak Lamahala Syaiful Sengadji, Bupati-Wakil Flotim Anton Doni-Ignas Uran, Bupati-Wakil Bupati Lembata Kanis Tuaq-Mohammad Natsir.

Moment bersejarah yang dirancang dengan baik oleh Panitia yang digawangi Ketua Ahmad Syarif-Sekretaris Mas’ud Bethan, juga menjadi forum silahturahmi mempersatukan ribuan anak tanah Lamahala dari berbagai wilayah se NTT, Indonesia bahkan luar negeri itu.

Tiba di Lamahala sekitar pukul 09.00 WITA, Gubernur Melki Lakalena dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan, didampingi Bupati-Wabup Flotim ADDIBU, Bupati-Wabup Lembata Kanis Tuaq-Mohammad Natsir dan rombongan, diterima secara adat, di Goran Baka Pito, Rumah Adat Selolon, dan puncaknya di Rumah Adat Atapukan Lamahala.

Sebelumnya, Gubernur Lakalena, Waket Komisi IV DPR RI Bang AYO dan rombongan meninjau progress pembangunan Masjid Jami Al-Maruf.

“Lautan manusia diiringi Tarian Hedung menjemput Gubernur Melki Lakalena, Bang AYO dan rombongan di pintu gerbang hingga halaman rumah besar, tempat berlangsungnya Munas Kemala, Lelang Amal Mesjid Jami-Al Maruf dan Rekka Lamak, dibalut Thema besar ‘Tuen Balik To’in Lewo’, dan Thema kecil ‘Seba Kuluk Tou Rua Kaan Gelekat Lewotanah Salam Lamahala’,”ujar Ketua Panitia Ahmad Syarif dalam laporannya menjelaskan.

Moment dalam balutan gema Idulfitri 1446 H, juga dikemas dengan agenda wisata religius,”katanya.

Motivasi dan Inspirasi Bagi Lamahala

Pejabat Kepala Desa Lamahala, Abubakar Hasan,S.Kom menyatakan syukur dan terima kasih atas kunjungan Gubernur Melki Lakalena, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan, Bupati-Wabup Flotim dan Lembata, serta semua pihak sebagai motivasi dan inspirasi bagi Lamahala untuk semakin bersatu dan maju.

“Desa Lamahala berpenduduk 6.062 jiwa, 1.423 Kepala Keluarga, dengan dukungan sarana pendidikan TK 3 buah, Sekolah Dasar 4 buah, SLTP 2 buah dan SLTA 2 buah, armada kapal tangkap ikan 60 unit dengan anak buah kapal 7 sampai 10 orang per kapal, kapal penampung 70 unit, dengan 2 orang per kapal.

Lalu lahan pertanian seluas 1.149 hektar, dimana 81,25 hektar sudah diolah, dan 58,25 hektar belum diolah, tentu amat butuh perhatian dari Pemerintah Pusat, Propinsi dan Kabupaten,”katanya.

Ia juga laporkan, progress pembangunan Mesjid Jami-Al Maruf dari total anggaran yang dibutuhkan Rp15 Milyar, sudah mencapai 52 persen dengan biaya Rp7,982 M, dan tersisa 48 persen dan butuh Rp7,336 M lagi untuk rampung 100 persen.

Ketua Kemala Kupang Dr.Mustafa Abdurahman dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Gubernur Melki Lakalena, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan, Anggota DPRD NTT Syaiful Sengadji, Bupati-Wabup Flotim dan Lembata serta rombongan.

“Ini kesempatan bersejarah sebagai satu wadah silaturahmi bagi seluruh anak tanah Lamahala dimana pun.

Setelah urusan membangun Balai Desa Lamahala selesai, hari ini Kita diajak membangun Mesjid Jami-Al Maruf.

Mari Kita bersatu membangun dan memajukan Lamahala untuk Flotim, NTT, Indonesia bagi generasi kedepan,”ajaknya.

Luar Biasa, Lamahala Kampung Besar Dikunjungi Gubernur NTT

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan,M.Si yang juga anak tanah Lamakera, dan Ketua DPW PAN NTT, saat memberikan sambutan memuji Kemala yang telah menggagas hajatan besar ‘Tuen Balik To’in Lewo’, serta mengajak Lamahala agar tetap kompak dan terus bersatu dalam membangun kampung.

Termasuk, harus bisa menyelesaikan pembangunan Mesjid Jami-Al Maruf, lebih cepat dari target tahun 2027.

“Saya kira, ini hal yang sangat luar biasa, Gubernur NTT bisa datang ke Lamahala, mengajak Saya untuk hadiri acara silaturahmi akbar Munas Kemala dan Lelang Amal Mesjid Jami-Al Maruf, sekaligus merayakan Idulfitri 1446 H bersama dalam balutan Thema Tuen Balik To’in Lewo’.

“Karena itu, Saya minta agar moment ini harus digunakan sebaik-baiknya, dan menjadikan Lamahala kampung besar lebih solid dan maju, tidak hanya untuk Lamahala, Flores Timur, NTT tapi juga bagi Indonesia,”ujarnya disambut tepuk tangan riuh.

Bang AYO bahkan memberi support agar Lamahala yang juga kumpulan pelatih dan pemain hebat di berbagai bidang pembangunan, harus jauh lebih kompak dalam menyelesaikan masalahnya sendiri.

“Iyah, kalau urusan membangun Mesjid Jami-Al Maruf tentunya menjadi tanggung jawab Kita semua sampai selesai.

Jika lebih cepat selesai tahun 2027, Saya kira Gubernur NTT Bung Melki Lakalena bisa ajak Ketum Golkar ke Lamahala,”guyonnya lebih dalam.

Putra asli Lamakera, yang selalu tampil full senyum, rendah hati dan sangat luwes dalam ucapannya ini, bahkan mendorong agar semangat bersatu berdesa tetap dipertahankan, sembari memajukan berbagai bidang kehidupan.

“Kita tetap beri perhatian. Banyak orang hebat Lamahala. Jangan cuma sepakbola, tapi bidang lainnya pun terus maju, termasuk dunia kelautan dan perikanan,”tutupnya.

Pada kesempatan ini Bang AYO sumbangkan Rp50 juta dana amal Masjid Jami Al-Maruf.

Lakalena-AYO Dorong Pabrik Pengalengan Ikan di Lamahala

Pada puncak acara, disaksikan ribuan pasang mata, Gubernur Melki Lakalena, dalam forum Munas Kemala tahun 2025, secara terbuka menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya forum di tingkat desa tapi sehebat ini.

“Ini sangat luar biasa dan menjadi sebuah potensi yang sangat besar untuk membangun, tidak hanya Lamahala, Flotim, NTT tapi Indonesia.

Oleh karena itu, harus digunakan sebaik mungkin. Sayang, kalau tidak digunakan.

Tak gampang Lamahala melahirkan orang sehebat Pak Ayodhia Kalake, Mantan Pejabat Gubernur NTT, kini menjadi Sekretaris Menko.

Karena itu, dalam kaitan dengan program satu desa satu produk, maka di bidang kelautan dan perikanan, kedepan Saya dan Pak AYO akan dorong pabrik Ikan Kaleng di Lamahala, sebagai bagian dari program nasional terkait hilirisasi, guna menunjang program nasional makan sehat bergizi,”terang Gubernur Melki, disambut tepuk tangan hadirin.

Usai membuka Munas Kemala 2025, Gubernur Melki juga menyumbang Rp50 juta dana amal Masjid Jami Al-Maruf.

“Iyah, urusan Mesjid, Pemprov NTT senantiasa mendukung. Sebagai sesama orang Timur, tentunya selalu ingat kampung halaman, sebagaimana lagu ‘Rindu Rumah’ yang Kita nyanyikan bersama.

Moment ini harus kembali membersihkan diri agar jadi orang yang bersih, bangun kampung halaman, ingat Ibu dan Anak seperti waktu Kita masih kecil.

Karena itu, bersama Mereka semua yang telah pergi meninggalkan Kita semua kembali ke Surga, Saya Melki Lakalena Gubenur NTT, dengan ini membuka secara resmi Munas Kemala secara daring dan disaksikan langsung ribuan warga hari ini,”tutup Gubernur Melki Lakalena, penuh semangat.

Acara luar biasa ini dilanjutkan dengan lelang dana amal Masjid Jami Al-Maruf, yang terkumpul Rp600 juta, lalu moment Rekka Lamak alias makan bersama sajian warga dari rumah masing-masing sebagai tanda silahturahmi saling memperkuat dan mempersatukan.

Usai Rekka Lamak, Gubernur Melki Lakalena, Bang AYO dan Rombongan melakukan wisata religius mengunjungi beberapa obyek wisata di Lamahala, sebelum menuju Puskesmas Baniona, meninjau langsung program pelayanan kesehatan dasar gratis yang sudah dilaunching Presiden Prabowo Subianto. (OLA)

error: Konten dilindungi!