KUPANG, RANAKANEWS.com – Dalam rangka Misa Kunjungan Pastor Paroki Sta. Familia Sikumana dan Pengukuhan Pengurus Kelompok Umat Basis (KUB) St. Louis de Montfort periode 2025- 2028. Pater Sebast Wadjang, SVD., mengajak umat untuk lebih memahami ekaristi dengan baik dan memahami iman yang baik.
Acara ini diawali dengan perayaan misa yang dipimpin langsung oleh Pater Sebast Wadjang, Pastor Paroki Sta. Familia Sikumana didampingi oleh Pater Silvester Gebhardus Kenehan Huler, SVD berlangsung di halaman Rumah Ketua KUB yang baru, Herman Renggi, di Jalan Oebolifo 1, RT 032/RW 013, Kelurahan Sikumana, pada Jumat (30/5/2025) malam.
Dalam perayaan misa ini, Pater Sebast Wadjang, mengukuhkan para pengurus melalui ungkapan pernyataan dan perjanjian yang dijawab oleh seluruh pengurus baru yang dilantik sambil memegang lilin.
Selanjutnya, dilakukan penandatanganan sekaligus penyerahan tugas baru oleh Ketua KUB lama kepada Ketua KUB baru. Setelah itu, pastor melanjutkan dengan pemberkatan seluruh kepengurusan termasuk seluruh umat yang mengikuti perayaan misa.
Turut hadir pada acara tersebut, Ketua DPP, Yohanes Dekresano, Ketua KUB St.Aloysius, Yoakim Rohanis, Umat KUB St.Louis de Monfort.
Berikut komposisi Badan Pengurus KUB St. Louis de Monfort periode 2025- 2028.
Pelindung.
Pastor Paroki Sta.Familia Sikumana, Pater Sebast Wadjang, SVD.
Penasihat.
Ketua Wilayah III A, Nikolaus Bala Nuhan, Aloysius Bana, Emanuel Seran, Damianus Mahur, Yohanes Buang, Damianus Dani, Anton Nono, Titus Jemadu, Matheus Takeus.
Ketua: Herman Renggi.
Wakil Ketua: Yuvensius Dadul.
Sekretaris: Budi Pantas.
Bendahara 1: Helena Hani.
Bendahara 11: Rovina Samul.
Seksi Liturgi
Ketua: Windy Renggi serta anggotanya.
Seksi Kepemudaan dan Olahraga.
Ketua: Anggelinus Seran, serta anggotanya.
Seksi Usaha Dana.
Ketua: Ferdinandus Latu bersama anggotanya.
Seksi Sosek dan Perempuan.
Ketua: Kristina Talo bersama anggotanya.
Seksi Sekami.
Ketua: Sr.Desi DCP bersama anggotanya.
Seksi Dokumentasi.
Ketua: Jonatan Stone Dadul juga bersama anggotanya.
Dalam khotbahnya, Pater Sebast Wadjang mengatakan bahwa pengurus adalah pamong dan komunikator.
Pamong adalah pemelihara iman, jadi jangan tinggalkan agama, jangan murtat karena menurutnya jadi pengurus jadi saksi.
Sedangkan Komunikator; komunikasi antar umat KUB. “Kalau ada rapat DPP sampaikan kepada umat KUB hasil rapat. Dan kalau ada yang berulang tahun berikan ucapan kepadanya. Jadi saya berharap kepada pengurus agar menjadi orang Katolik yang terbaik di KUB, jadi itu hal-hal yang perlu dilakukan dalam melaksanakan tugas –tugas pelayanan; melayani dengan sukacita dengan baik,” ujar Pater Sebast Wadjang.
Pater Sebast juga menyoroti tentang liturgi; Liturgi Ekaristi dan Devosi. Dan puncaknya adalah liturgi ekaristi.
“Kalau dalam liturgi ekaristi itu, tidak bisa diubah-ubah itu sudah baku. Seluruh dunia sama tidak ada beda-beda. Sedangkan untuk devosi, itu macam-macam; doa rosario, doa kerahiman, dan novena,” jelas pater Sebast Wadjang menambahkan.
Sementara itu, Gabriel Janu, Ketua KUB periode 2019—2025 menyampaikan terima kasih untuk kita semua. Proficiat untuk Pengurus KUB, selamat melaksanakan tugas, sukses selalu Tuhan memberkati.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan data umat, keuangan, surat menyurat, dan kegiatan –kegiatan yang dilaksanakan dan yang diikuti.
Ia menyebutkan kondisi sampai dengan 30 Mei 2025, umat KUB St.Louis de Monfort berjumlah 265 orang/jiwa.
Semntara perkembangan keuangan dari 9 Agustus 2019 sampai dengan 30 Mei 2025 sebesar Rp48.498.292. Rincian: Simpanan Deposito di Bank BRI sebesar Rp37.551.542. Simpanan di Koperasi Pintu Air sebesar Rp5.715.000, Uang yang dipegang Bendahara sebesar Rp5.231.750.
“Terjadi penambahan sebesar Rp20.140.292 dalam kurun waktu kurang lebih enam tahun kepengurusan,” jelas Gabriel Janu.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KUB yang baru dilantik, Herman Renggi mengajak kepada pengurus yang dilantik agar tetap menjaga kekompakan, bersatu hati, dan bergandengan tangan dalam mendukung seluruh program atau kegiatan baik di geraja maupun di KUB.
Mantan Sekretaris KUB St.Louis de Montfort ini juga mengharapkan agar pengurus yang baru dilantik senantiasa dijiwai semangat pelayanan baik kepada gereja, dan umat khususnya umat KUB St. Louis De Monfort sehinggan apa yang menjadi harapan kita bersama dapat tercapai.
Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Paroki Sta.Familia Sikumana, Yohanes R. Dekresano menyampaikan proficiat kepada Badan Pengurus KUB St. Louis de Montfort yang baru dilantik.
Menurut Ketua DPP, menjadi pelayan Tuhan itu tidak gampang. Banyak orang yang merasa agak kesulitan. Tetapi justru menerima itu suatu hal yang luar biasa.
“Dan karena itu kita harus mendukung dia di dalam berkarya ke depan,” ujar John Dekresano usai acara pengukuhan.
Lebih lanjut Ketua DPP mengharapkan agar Ketua KUB menjalin komunikasi yang baik dengan umat di KUB supaya ini bisa berjalan dengan baik, sama-sama untuk membangun iman umat di KUB demi mendukung paroki.
Salah seorang Umat KUB, Yohanes Parut menyampaikan terima kasih kepada mantan Ketua KUB, Gabriel Janu.
“Terima kasih kepada mantan Ketua KUB yang sudah menjalankan tugas selama dua periode dengan baik. Dan selamat kepada Ketua KUB yang baru dilantik, Herman Renggi, semoga Tuhan memberkati,” ucap John Parut.
Mengakhiri acara malam itu, goyang ja’i bersama. (TD)












