Kolaborasi Seru Marching Band SMPK Ile Bura-SMPK RADAM Hebohkan Pawai Karnaval Hardiknas Ile Bura 

Kolaborasi seru Marching Band SMPK Ile Bura dan SMPK Ratu Damai (RADAM) Waibalun berhasil memukau ribuan pasang mata yang hadir mengikuti gelaran tersebut dalam memeriahkan Hardiknas 2 Mei 2026 tingkat Kecamatan Ile Bura. Kemeriahan ini berlanjut dengan Senam Massal Jantung Sehat dan Kreasi dipimpin Instruktur Senam Nasional Ibu Fin Hayon, hingga malam seni para pelajar.

Kolaborasi seru Marching Band SMPK Ile Bura dan SMPK Ratu Damai (RADAM) dalam pawai Karnaval Budaya Hardiknas Jumat 1 Mei 2026 Kecamatan Ile Bura di Desa Lewotobi Ile Bura, yang memukau ribuan pasang mata peserta dan warga yang menyaksikan: Foto (OLA/Ranakanews.com)
Kolaborasi seru Marching Band SMPK Ile Bura dan SMPK Ratu Damai (RADAM) dalam pawai Karnaval Budaya Hardiknas Jumat 1 Mei 2026 Kecamatan Ile Bura di Desa Lewotobi Ile Bura, yang memukau ribuan pasang mata peserta dan warga yang menyaksikan: Foto (OLA/Ranakanews.com

 

LARANTUKA,RANAKANEWS.com-Kolaborasi seru Marching Band SMPK Ile Bura dan SMPK Ratu Damai (RADAM) Waibalun membikin ivent pawai Karnaval Budaya Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang berlangsung Jumat 1 Mei 2026, tingkat Kecamatan Ile Bura, menjadi magnet tersendiri bagi ribuan pasang mata yang hadir, memenuhi halaman apel Kantor Camat Ile Bura.

Meski terik matahari menyengat kulit, namun warga yang hadir tak mundur pergi selangkahpun.

Dimotori langsung Camat Ile Bura Yohanes Kowa Kleden,SST.Par, Sarjana Pariwisata jebolan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung 2009, Bidang Tourisme Manajemen, Karnaval budaya Hardiknas kali ini memang dikemas berbeda.

Grup Marching Band SMAS Ile Bura mengambil titik start Timur depan SMAS Ile Bura, bersama peserta dari Desa Lewotobi, Riangrita, Nurabelen dan Nobo.

Sementara Grup Marching Band SMPK RADAM, yang turun dengan kekuatan penuh 80 siswa bersama Guru, yang dipimpin langsung Kepala Sekolah Suster Yasinta Kleden,CIJ mengambil titik start dari Barat Desa persiapan Lewouran bersama peserta dari Desa Persiapan Lewouran, Lewoawang dan Riangbura.

Selain itu, penampilan ragam profesi peserta, mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak/Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Tingkat Pertama dan SMA Swasta Ile Bura, lalu Puskesmas Ile Bura, juga membikin Karnaval Budaya Hardiknas pun makin komplit memberi pesan penting tentang arti pendidikan bagi bangsa, serta menjadi panggung kemeriahan yang enak ditonton.

Start tepat pukul 15.00 WITA, peserta Karnaval berjalan kaki sepanjang jalan menampilkan banyak atraksi profesi dan peran figur yang menghibur.

Ada yang menjadi Guru, Petani, Nelayan, Tukang, ASN, Sarjana, Pelajar, Mahasiswa, Rohaniawan, Polisi, Tentara, Perawat, Bidang, Ibu Hamil, Pegawai Bank, Hakim, Jaksa dan profesi pekerjaan lainnya.

Lebih dari 1 jam jalan kaki, peserta tiba di halaman Kantor Camat Ile Bura, disambut Camat Ile Bura Yohanes Kowa Kleden, Ketua Panitia Titus Toda Temu, Ketua PGRI Ile Bura Markus Malaka Witin, Para Kepala Desa Se Ile Bura, dan beberapa tokoh masyarakat Ile Bura.

Camat Kowa Kleden dalam sambutan hangatnya dari panggung utama, mengapresiasi seluruh peserta Karnaval Budaya Hardiknas dengan suara menggelegar menggugah dan membangkitkan ‘Spirit Dari Ile Bura, Jejak Menuju Indonesia” yang menjadi thema kegiatan kali ini.

“Kegiatan ini sungguh menggugah semangat Kita semua untuk bangkit dalam kebersamaan Ile Bura sebagai jejak menuju Indonesia yang maju.

Saya ajak Kita semua untuk terus bergandengan tangan dalam spirit kebersamaan seperti ini membangun Indonesia, NTT, Flotim dari Ile Bura.

Tidak boleh tidak ada yang pergi dari kemeriahan ini, tapi mari Kita sukseskan momentum Hardiknas 2026 di Ile Bura.

Terima kasih atas dukungan yang luar biasa dari Keluarga besar SMPK RADAM Waibalun, yang dipimpin langsung Suster Yasinta Kleden, CIJ.

Kehadiranmu sangat menggugah Kami semua di Ile Bura hari ini, walaupun terus berada dibawah ancaman dan bayang-bayang erupsi serta banjir lahar Gunung Lewotobi Laki-Laki,”pekik Camat Kowa Kleden dari panggung utama disambut tepuk tangan ribuan pasang tangan yang hadir, mulai dari anak-anak hingga Lansia, sembari mengajak semua warga untuk mengikuti ivent Senam Massal Jantung Sehat dan Kreasi yang dipimpin Instruktur Senam Nasional Ibu Fin Hayon, malam hiburan panggung seni yang dipersembahkan siswa SMPK RADAM, Ile Bura dan pelajar sekolah dasar Ile Bura.

Pawai Karnaval Budaya dan Senam Jantung Sehat, serta kreasi Hardiknas berjalan tertib dan lancar, berakhir pukul 18.00 WITA.

Terang Merah Kuning Malam Seni  Panggung Hardiknas Ile Bura 

Kemeriahan pawai Karnaval Budaya dan Senam Jantung Sehat-Kreasi yang bikin heboh dan penuh halaman Kantor Camat Ile Bura itu pun berlanjut dengan malam seni yang menghibur.

Penampilan siswa SMPK RADAM sebagai Master of Ceremoni, ditambah Group Bandnya, berhasil memukau ribuan pasang mata yang memadati halaman apel Kantor Camat Ile Bura.

Ditambah lagi, dengan sorotan lampu warna warni merah bercampur busana kuning para peserta malam hiburan membikin suasana halaman Kantor Camat Ile Bura berubah sekejap seperti sebuah panggung orkestrasi besar mengubah malam jadi siang.

Tak ayal, acara malam hiburan yang dimulai pukul 19.00 itu, terasa begitu cepat berlalu hingga pukul 21.30 WITA, saat semua peserta selesai tampil.

Sejumlah pentas seni yang dimainkan para pelajar itu pun, tak membikin warga yang datang beranjak pulang lebih dulu hingga acara tuntas, mulai dari lagu yang dibawakan siswa RADAM, Dialog 7 keliling kritik seputar dunia pendidikan dari SDK Lewotobi, Lagu Nurabelen, Drama Kampung Nurabelen, Tarian SDK Nurabelen tentang asal usul Nurabelen, Pidato Bahasa Inggris RADAM, RADAM Voice, Puisi Sebatang Lisong SDK Lewouran, Tarian Kreasi SDK Lewotobi Yamko Rambe,dll, Puisi Berantai RADAM, Tarian Reggae Reu SMAS Ile Bura, Band RADAM, Duet Solo SMAS Ile Bura hingga Tarian SMAS Ile Bura, (OLA)

error: Konten dilindungi!