Aman dan Sakral, Hormat Bagimu 15.000 an Peziarah Prosesi Jumat Agung Larantuka

Penjabat Bupati Flotim,Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si bersama Kapolda NTT Irjen. Pol. Jhony Asadoma, M.Si, Danrem 161 Wirasakti Kupang Kolonel Febriel Sikumbang, Kapolres Flotim AKBP. I Ngurah Joni Mahardika, S.I.K,. S.H,. M.Hum, Dandim 1624 Larantuka, Letkol Inf. Tunggul Jati mengikuti Prosesi Malam Jumat Agung Larantuka, 07/04/2023

LARANTUKA, RANAKANEWS.com – Lebih dari 15.000 Peziarah yang menjalani perayaan Semana Santa, sejak Rabu Trewa hingga Prosesi Jumat Agung Larantuka, Siang dan Malam hari dengan aman, sakral, nyaman dan sehat, diberikan penghormatan khusus, ucapan terima kasih atas atensinya yang luar biasa oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Flores Timur serta disampaikan permohonan maaf oleh atas berbagai ketidaknyamanan yang terjadi selama berada di Flores Timur.

Demikian disampaikan Penjabat Bupati Flotim, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si melalui Pelaksana Tugas Sekda Flotim, Drs. Petrus Pedo Maran, M.Si kepada Wartawan, Sabtu (08/04/2023) Pagi melalui sambungan telepon.

Pedo Maran secara terbuka menyampaikan apresiasi bagi semua pihak, baik peziarah, media, kepanitiaan ritual/non ritual, aparat keamanan Polri/TNI, tim THS/THM, serta berbagai terkait, yang telah dengan caranya membantu dan mendukung perayaan ini, termasuk peziarah yang menjalani ritualnya dengan aman, sakral, nyaman dan sehat.

“Iya, sesuai arahan Bapak Penjabat Bupati Flotim, sebagai tuan rumah terus berupaya dari awal persiapan, untuk mendukung total kepanitiaan ritual dan non ritual. Nah, Pemda Flotim memang memback up penuh kepanitian non ritual.

Walaupun masih ada hal yang kurang dan perlu dievaluasi agar semakin baik pada tahun depan. Awalnya, banyak yang masih ragu-ragu karena sudah tiga (3) tahun ditutup, dan baru dibuka kembali oleh Bapak Uskup Larantuka. Peziarah juga ragu-ragu dan khawatir, tetapi ternyata sampai prosesi tadi malam Jumat Agung, 07/04/2023, semuanya bisa jalankan ritualnya dengan baik,” ujar Pedo Maran.

Ditanya terkait penginapan dan pengamanan, Asisten II Setda Flotim ini menambahkan, praktis aman dan nyaman soal penginapan, meski masih butuh tambahan hotel yang lebih memadai kedepan.

“Iya, soal ini aman dan nyamanlah karena ada tambahan Rumah Susun (Rusun) milik Keuskupan Larantuka, dengan kapasitas 3 lantai dan 40 kamar. Berikutnya, rumah warga yang menjadi Home Stay pun masih bisa menampung para Peziarah yang mencapai 15.000 an. Demikian pula, dengan pengamanan dari Polres Flotim, TNI-AD serta tambahan dari TNI-AL dan TNI-AU, yang totalnya 200 an Prajurit,” pungkasnya, menerangkan.

Pedo Maran pada bagian lainnya menjelaskan, lebih dari 100 Kapal Motor Perahu yang turun memback up prosesi laut Tuan Meninu dari Kapela Pantai Sarotari menuju Kapela Tuan Ana di Pohon Sirih.

“Sekali lagi, terima kasih banyak buat Para Awak Media Pers yang telah ikut berkontribusi besar mempublikasikan perayaan Semana Santa Larantuka tahun ini. Kiranya, ini menjadi awal yang baik bagi Perayaan Semana Santa Larantuka tahun depan,” tohoknya, penuh semangat.

Sedangkan terkait efek positip bagi ekonomi warga, Mantan Kadis Lingkungan Hidup Flotim ini tegaskan, soal tersebut Penjabat Bupati Flotim, Doris Rihi, M.Si sedang meminta OPD Teknis untuk segera mendata dan menghitungnya, agar dioptimalisasi melalui Festival Bale Nagi, dibuka resmi, Selasa (11/04/2023) oleh Wakil Gubernur NTT, bersama Deputi Kemenpar dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

“Kita akan padukan Tradisi Religius dan Tradisi Budaya melalui Festival Bale Nagi, Selasa (11/04/2023) hingga Sabtu (15/04/2023). Festival Bale Nagi merupakan representase satu kesatuan ceritra tentang Flotim secara utuh, baik religius dan sosial budaya. Olehnya, bagi peziarah dan warga Diaspora Flotim, Lamaholot yang sedang pulang Kampung agar bisa meluangkan waktu mengunjungi stand Festival Bale Nagi.

Beristirahatlah, bersantai rileks bersama keluarga selepas berziarah, dan rayakan Paskah, lalu bisa ajak dengan keluarga dan sahabat kenalan kunjungi gelaran Festival Bale Nagi di sepanjang Pelataran Taman Kota Felix Fernandez,” tutup Pedo Maran, tersenyum. (OLA)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version