Antisipasi Penularan HIV danTBC, Lapaska Waikabubak Lakukan Skrining Pegawai dan Warga Binaan

WAIBAKUL,RANAKANEWS.com – Dalam rangka antisipasi penularan penyakit menular HIV dan TBC, Lapas Terbuka (Lapaska) Kelas IIB Waikabubak bekerja sama dengan Puskesmas Umbu Riri menggelar skrining masal terhadap seluruh Warga Binaan (WB) Lapaska,Jumat (29/09/2023).

Dalam skrining yang dilakukan oleh petugas puskesmas Umbu Riri tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat.Warga Binaan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi tes mantoux untuk deteksi HIV dan tes TBC. Tes mantoux dilakukan dengan menyuntikkan sejumlah kecil cairan yang mengandung antigen TBC ke dalam lapisan kulit dan kemudian melihat reaksi yang terjadi.Sementara itu, tes HIV dilakukan dengan mengambil sampel darah untuk diperiksa.

Lapaska Waikabubak Muhammad Yani juga memberikan edukasi mengenai pentingnya kesehatan dan cara mencegah penyebaran penyakit kepada warga binaan.Mereka diberikan informasi mengenai tanda dan gejala HIV dan TBC,serta pentingnya menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan. Langkah-langkah pencegahan seperti penggunaan masker,cuci tangan,dan menjaga jarak fisik juga ditekankan dalam edukasi ini.

Diharapkan dengan adanya kegiatan skrining kesehatan dan edukasi yang dilakukan di Lapaska Waikabubak, kesehatan pegawai dan warga binaan dapat terjaga dengan baik. Selain itu, upaya ini juga berkontribusi dalam mencegah penyebaran penyakit menular ke masyarakat setelah mereka bebas dari tahanan dan kembali ke lingkungan sosial.Di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sistem peradilan pidana di Indonesia, skrining kesehatan yang dilakukan oleh Lapaska Waikabubak menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan warga binaan dan menciptakan lingkungan yang aman dan sehat di dalam Lapaska.Untuk diketahui sebanyak 13 orang warga binaan dilakukan skrining HIV dan TBC selain warga binaan,skrining ini juga dilakukan terhadap para pegawai,dari hasil skrining tidak ditemukan adanya HIV maupun TB baik warga binaan maupun pegawai,”ungkap Yani.

Selain skrining,juga dilakukan pemeriksaan kesehatan dan sosialisasi penularan HIV dan dampak seks bebas.Melalui ini Kalapas berharap penularan HIV dan TBC dapat dicegah dan Lapaska dapat steril dari penyakit menular seksual.(*)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version