Bantu Telur dan Susu Anak Stunting di Lewotobi, DPK PPNI Puskesmas Demonpagong Diapresiasi

Perawat senior Flotim, yang juga Kepala Puskesmas Demonpagong, Andreas Sadipun, A.Md.,Kep disaksikan anggota PPNI Puskesmas Demonpagong, Sekretaris DPC PPNI Flotim, Vincent Ratu Sene, menyerahkan bingkisan telur dan susu kepada anak stunting, dan diterima orang tua, Agustina Peni Puka

LARANTUKA, RANAKANEWS.com – Bantuan sosial telur dan susu bagi anak stunting di Desa Lewotobi Ile Bura oleh Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Puskesmas Demonpagong, dalam kegiatan bakti sosial Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-49, Minggu (19/3/2023), yang dibagikan langsung ke rumah 5 (lima) anak stunting mendapat sambutan hangat dari orang tuanya.

Juga warga sekitar yang ikut menyaksikan. Meskipun waktunya yang relatif singkat, dan diserahkan siang hari, di bawah terik matahari yang panas, namun kedatangan tim DPK PPNI Puskesmas Demonpagong, beranggotakan perawat Puskesmas Demonpagong dan Ile Bura ini memberi warna baru. Sebanyak 35 anggota turun berjalan kaki menyusuri lorong membawa bingkisan kado HUT ke-49 PPNI tersebut.

Sekitar pukul 13.00 Wita, rombongan yang dipimpin Ketua DPK PPNI Puskesmas Demonpagong, Marwansyah, A.Md.,Kep didampingi Sekretaris DPC PPNI Flotim, Vincentius Ratu Sene, S.Kep.,Ns, bersama Kepala Puskesmas Demonpagong, Andreas Sadipun, A.Md.,Kep dan Kepala Puskesmas Ile Bura, Fransiskus Belawa Hayon, S.Kep, tiba di rumah anak stunting yang pertama yakni anak dari Bapak Lorensius Lewar.

Berikutnya, ke Bapak Sason Uran, salah satu orang tua pemilik rumah dari anak stunting lainnya. Lalu Ibu Agustina Peni Puka, orang tua anak stunting lainnya. Selanjutnya ke anak stunting yang ke 4 dan 5.

Lorens Lewar, orang tua anak stunting di Desa Lewotobi usai menerima bingkisan DPK PPNI Puskesmas Demonpagong, secara terbuka sampaikan terima kasih dan rasa gembira bisa mendapat kunjungan rumah dari PPNI Puskesmas Demonpagong, yang beranggotakan perawat di Puskesmas Ile Bura.

“Terima kasih atas bingkisannya ini. Tentunya, menjadi bentuk dukungan nyata bagi kami orang tua agar semakin semangat dalam merawat anak supaya cepat terbebas dari stunting. Semoga PPNI Puskesmas Demonpagong selalu diberikan kekuatan dan kemudahan dalam tugas pelayanan kesehatan kemasyarakatan selanjutnya. Juga terus meningkatkan profesionalisme dari waktu ke waktu,” pungkas Lorens Lewar, tersenyum.

Bingkisan yang diterima Lorens Lewar ini diserahkan Sekretaris DPC PPNI Flotim, Vincent Ratu Sene. Demikian pula, dengan Ibu Agustina Peni Puka. Ibu muda ini tersenyum dan hanya bisa ucapkan terima kasih saat menerima bingkisan yang diserahkan langsung perawat senior, sekaligus Kepala Puskesmas Demonpagong, Andreas Sadipun, disaksikan seluruh rombongan PPNI Puskesmas Demonpagong.

Sementara untuk anak stunting ke 4 dan ke 5 diserahkan perwakilan PPNI Puskesmas Demonpagong, di rumah orang tua kedua anak.

Pantauan media, rombongan PPNI Puskesmas Demonpagong, benar-benar nampak semangat pada Minggu (19/3/2023), di bawah terik matahari siang bolong. Semuanya begitu antusias, walau berjalan kaki.

Rupanya, thema HUT ke-49, ‘Gapai Kesejahteraan Dengan Profesionalisme’ sungguh dibuktikan. Bahwa mereka nyata hadir di tengah-tengah masyarakat. Siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan optimal.

“Iya, walaupun hanya ini saja bingkisannya yakni telur dan susu, namun harapannya bisa memberikan motivasi besar bagi orang tua, untuk segera bebaskan anaknya dari stunting,” pungkas Vincent Ratu Sene, saat serahkan bingkisan ke Lorens Lewar.

Hal yang sama diungkapkan Andreas Sadipun, saat serahkan bingkisan ke Ibu Agustina Peni Puka.

“Ini bentuk nyata komitmen dan kerja pelayanan PPNI di wilayah Puskesmas Demonpagong dan Ile Bura, dalam memerangi stunting. Semoga diterima dan dikonsumsi anak stunting setelah ini,” jelas Andreas Sadipun.

Perwakilan DPK PPNI Puskesmas Demonpagong, Wim Mare dari Puskesmas Ile Bura sedang menyerahkan bingkisan ke anak stunting yang diterima orang tuanya Eltrudis Liwu, di Desa Lewotobi. Sekretaris DPC PPNI Flotim, Vincentius Ratu Sene, dkk ikut mendampingi, Minggu (19/3/2023) Siang

Usai penyerahan bingkisan stunting, hajatan bakti sosial tersebut dilanjutkan dengan ramah tamah bersama dan pemotongan kue HUT ke-49 di Pantai Belele Wutun.

Suasananya berlangsung akrab dan semarak. Bahkan, kuenya diracik indah oleh Ibu Yuliana Bte Hendrik, A.Md.,Far, dengan gambar logo PPNI. Sekitar pukul 17.30 WITA, acara seluruhnya berakhir.

Ramah tamah ini diawali dengan deklarasi pernyataan komitmen PPNI, lalu pemotongan kue HUT ke-49 oleh Ketua DPK PPNI Puskesmas Demonpagong, Marwansyah. Cuaca ceria di Pantai Belele Wutun itu, menambah pesona spesialnya HUT ke-49 PPNI kali ini.

Obrolan panjang dunia PPNI pun berjalan non stop dimotori dua perawat senior Flotim yakni Andreas Sadipun dan Fransiskus Belawa Hayon. Hingga ditutup dengan ngopi bersama di kediaman Ibu Yuliana Bte Hendrik, sekitar pukul 18.00 Wita. (OLA)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version