Bawaslu NTT Gelar Media Gathering: Pengawasan Pengucapan sumpah /Janji DPRD Provinsi NTT

Keterangan Foto: Anggota Bawaslu Provinsi NTT bersama wartawan foto bersama usai kegiatan Media Gathering di Hotel Neo Aston Kupang, Jumat (6/9/2024). (Dok:TD/ranakanews.com).

KUPANG, RANAKANEWS.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar kegiatan media gathering yang bertajuk “Pengawasan Pengucapan sumpah /Janji Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT Tahun 2024” bertempat di Hotel Neo Aston Kupang pada Jumat (6/9/2024).

Acara Media Gathering ini dalam rangka meningkatkan sinergi dan menjalin komunikasi yang lebih baik dengan media dalam publikasi dan pengawasan Pemilu dihadiri baik media Online, cetak dan elektronik ini  diibuka oleh Ketua Bawaslu NTT, Nonato Da Purificacao Sarmento yang diwakili oleh Kordiv Pencegahan, Parmas Humas Bawaslu NTT, Amrunur Muh Darwan.

Hadir narasumber pada kegiatan ini Dr. Syukur Muhaymin Adang Djaha, Akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana), Amrunur Muhammad Darwan, Kordiv Pencegahan, Parmas Humas Bawaslu NTT, Kordiv Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, Melpi Minalria Marpaung.

Kordiv Pencegahan, Parmas Humas Bawaslu NTT, Amrunur Muh Darwan dalam sambutannya mengatakan bahwa Media Gathering kali ini bertujuan untuk membahas peran  65 anggota legislatif (DPRD NTT) yang sukses dilantik.

“Maksud dari kegiatan ini untuk memantau peran anggota DPRD Provinsi NTT setelah pemilihan dan menilai kontribusi mereka terhadap kehidupan demokrasi di Nusa Tenggara Timur,” jelas Amrunur Muh Darwan.

Amrunur juga mengatakan, pengawasan pada pengucapan sumpah janji anggota DPRD Provinsi NTT yang dilakukan beberapa hari lalu merupakan bagian akhir dari tahapan pemilihan legislatif. Pengawasan ini berakhir sehari setelah pengambilan sumpah janji.

Sementara itu, Ketua Panitia, Agust Tanggu Rame, yang mewakili Plh. Kepala Bagian Hukum, Humas, Data & Informasi Bawaslu Provinsi NTT, Siman Halisi, AP., M.M. menjelaskan bahwa media gathering  ini bermaksud untuk meningkatkan komunikasi antara Bawaslu NTT dan media.

“Kegiatan ini untuk membangun sinergi antara Bawaslu NTT dan media, menyebarluaskan informasi terkait tugas Bawaslu, meningkatkan pemahaman media mengenai mekanisme pengawasan Pemilu, serta membuka peluang untuk kolaborasi jangka panjang.

Dan menyediakan forum diskusi antara Bawaslu NTT dan media untuk saling bertukar pandangan, masukan, dan kritik membangun guna meningkatkan kualitas pengawasan Pemilu. Juga membuka peluang kolaborasi jangka panjang antara Bawaslu NTT dan media dalam upaya meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam Pemilu,” jelas Agus Tanggu Rame. (TD)

 

error: Konten dilindungi!