Pengacara Top Nasional Erles Rareral,SH.MH, yang pernah turun di Flotim menangani perkara dugaan korupsi dana Covid-19, mendampingi Tersangka Petronela Letek: Foto (OLA/Ranakanews.com)
LARANTUKA,RANAKANEWS.com-
Tindakan Pemda Flotim yang terbilang nekad, membeli 5 mobil Fortuner sekaligus senilai Rp3,12 M pada saat Kabupaten dengan kemampuan keuangan rendah, dan masyarakatnya dilanda letusan Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, dikecam serius Pengacara terkenal Erles Rareral,SH.,MH, sebagai tindakan menghambur uang negara.
Erles Rareral yang juga menjadi salah satu tokoh nasional, yang selalu kritis dan berani membela kaum kecil, menyayangkan Pejabat sekelas Penjabat Bupati Sulastri Rasyid, Sekda Pedo Maran diduga terkesan menghamburkan uang rakyat di tengah erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki dan masyarakat lagi lesu ekonomi.
“Sangat disayangkan, masyarakat Flotim lagi kelaparan, dihantui oleh ketakutan atas bencana erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, lalu bentrokan antara Desa Bugalima dan Ilepati yang merusakan 54 rumah warga, ditambah urusan Relokasi warga korban erupsi yang belum tuntas, dan masih butuh banyak dana dari Pemda Flotim, tapi kok tetap nekad beli 5 mobil Fortuner.
Pemda Flotim harus punya hati untuk melayani masyarakat, bukan tunjukan kebobrokan tata kelola hamburkan uang daerah untuk perkaya diri seperti ini.
Saya minta Kejaksaan Negeri Flores Timur harus segera turun dan kaji pembelian 5 mobil Fortuner tersebut.
Jikalau ditemukan ada indikasi berdampak hukum, maka silahkan proses hukum pejabat Pemda Flotim yang bersangkutan, karena telah menghamburkan uang rakyat untuk memperkaya diri.
Saya kira perlu dikaji, kalau memang ada potensi kerugian, Kajari Flotim jangan ragu-ragu untuk masuk,”tegasnya, lagi.
Menurutnya, tindakan Pemda Flotim yang nekad beli mobil Fortuner EB 1 Flotim lagi, walaupun mobil Fortuner EB 1 Flotim yang saat ini dipakai Penjabat Bupati Sulastri Rasyid belum genap 1 tahun, bertentangan dengan PP 20 Tahun 2022.
“Hal ini juga memperlihatkan bahwa Pemda Flotim belum mengikuti dengan baik apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto bahwa seluruh pejabat sampai pada pemerintahan tingkat paling bawah untuk bersihkan diri dari korupsi, apalagi memanfaatkan dan memanipulasi uang daerah untuk kenyangkan kantong-kantong pribadi oknum pejabat tertentu, dan juga merugikan masyarakat, serta ikut membuat ekonomi daerah kian terpuruk,”tukas Erles, yang juga dikenal dekat dan punya jejaring kuat di tingkat nasional.
Pria ganteng asal Kota Pancasila ini, bahkan menyebut apa yang dibuat Pemda Flotim menunjukkan betapa bobroknya tata kelola keuangan birokrasi di Kabupaten Kota Reinha.
“Ini hal yang sangat memalukan. Masyarakatnya lagi susah dilanda bencana besar, sampai korban jiwa dan desanya hancur, sekolah ditutup dan kehilangan pekerjaan, tapi kok nekad beli 5 mobil Fortuner, yang justru bertentangan dengan PP 20 Tahun 2022.
Sangat keterlaluan dan harus ditindak tegas. Akhirnya masyarakat menilai Pemda Flotim dijabat oleh orang-orang yang tidak punya hati nurani,”tutupnya.
Hingga saat ini belum ada penjelasan atau klarifikasi resmi Pemda Flotim terkait beli 5 mobil Fortuner senilai Rp3,12 M tersebut.
Termasuk terkait mobil Fortuner EB 1 Flotim yang belum genap 1 tahun dan saat ini dipakai Penjabat Bupati Sulastri Rasyid, tapi mau dijual dan dibeli mobil Fortuner EB 1 Flotim yang baru.
Sejumlah warga Flotim juga mendukung gencarnya pemberitaan Media seputar kritik dan koreksi terkait belanja 5 mobil Fortuner oleh Pemda Flotim, yang melanggar PP 20 Tahun 2022, dan terkesan untuk memperkaya diri pihak tertentu. (OLA)
RUTENG,RANAKANEWS.Com-Pemerintah Kabupaten Manggarai kembali mengalokasikan anggaran peningkatan jalan dalam kota Ruteng yang menjadi sentral aktivitas…