KUPANG, RANAKANEWS.com- Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Kupang menggelar CEO Forum dengan tema “Berinovasi Bangkitkan Ekonomi” bertempat Subasuka Paradise, Kamis (16/12/2021).
Acara CEO Forum BPC HIPMI Kota Kupang tersebut hadir sebagai narasumber antaralain: Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM,MH, Ketua DPD REI NTT Boby Pitoby, CEO PT Sejahtera Land Bobby Lianto, GM PT PELINDO Kupang Agus Nazar. Lewat virtual, Anggota DPD RI Dapil NTT dan juga sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT, Ir. Abraham Paul Liyanto, dan dimoderatori oleh Ketua HIPMI Kota Kupang Yusak Benu.
CEO Forum adalah sebuah forum pertemuan sharing pengalaman dan peningkatan kapasitas lewat testimoni para pengusaha senior yang menjadi narasumber. Para pengusaha tersebut dipandang sebagai narasumber yang kompeten karena merupakan pengusaha yang dinilai cukup sukses dalam menjalankan usahanya baik di NTT maupun diluar NTT.
Dari testimoni kesuksesan disertai kiat-kiat menjadi pengusaha atau enterpreneur. Peserta yang merupakan Badan Pengurus HIPMI dan pengusaha muda NTT.
Ketua KADIN NTT, Ir. Abraham Paul Liyanto mengatakan, Selain berani mengambil peluang sekecil apapun, harus juga memiliki pengetahuan manajemen usaha dan keuangan yang benar dan tepat.
Pendidikan merupakan faktor yang paling penting selain usaha keras, jujur dan selalu bersyukur pada Tuhan. Kejujuran harus dibuktikan dengan kerja nyata, tidak bisa hanya janji-janji.
“Saya sangat mengapresiasi upaya HIPMI Kota Kupang lewat forum edukasi semacam CEO forum ini. Tentu saya mendorong para anggota dan Badan Pengurus Cabang HIPMI Kota Kupang mampu mengembangkan sumber daya manusia pribadi dengan tak kenal lelah belajar karena ilmu bisnis, enterpreneur selalu berkembang,” ungkap Anggota DPD RI Dapil NTT.
Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM,MH mengatakan, usaha harus dilakukan dengan upaya sungguh-sungguh, rajin dan belajar menjadi pintar dalam mempertahankan dan kembangkan usaha. Dan tidak boleh puas dengan upaya yang sudah dilakukan dan hasil yang dicapai. Harus selalu mau berusaha.
“Jujur dan andalkan Tuhan adalah kata kuncinya,” ungkap Wali Kota.
Sementara itu, General Manager Pelindo III Cabang Tenau Kupang Agus Nazar mengatakan, rahasia sukses itu adalah Know Your Self (Kenali diri sendiri termasuk potensi dan kekurangan), Be Your Self (Jadilah diri sendiri) dan Do You Self (Lakukan sendiri)
Ceo PT Sejahtera Land Bobby Lianto mengatakan, sebagai pengusaha dan calon pengusaha kerendahan hati mau belajar pengalaman dari kesuksesan dari pengusaha lain adalah kunci keberhasilannnya.
Ia juga mengatakan dirinya bisa sukses karena selalu mau mengambil dan memanfaatkan pekerjaan dan peluang walau kecil sekalipun.
“Karena disinilah letak awal kesuksesan yakni mau belajar bekerja dari job- job kecil untuk menjadi batu loncatan dipercaya pada job bawah. Dan saat sudah memiliki usaha besarpun, belajar tidak boleh berhenti karena ilmu bisnis terus berkembang. Selain itu kerja keras dan rajin,” tandas Bobby Lianto.
Dirinya mengingatkan agar jangan jadi pengusaha yang hanya mengharapkan dan rebutan “Kue APBD” tapi ciptakan usaha baru dengan upaya dan modal sendiri. Saya mengajak semua enterpreneur juga mau berinovasi dalam berusaha jangan menonton tapi dikembangkan sesuai perkembangan dan kebutuhan zaman.
“Saya mengajak semua enterpreneur muda mau berinovasi dengan melirik potensi sumber daya alam NTT dengan pengolahan bentuk baru dan brand baru,” ungkap pengusaha Coklat asli dari pulau Sumba dengan Brand Ghaura.
Bobby mengajak para pengusaha mau temukan serta berani membuat produk olahan baru dari potensi Sumber daya alam NTT yang melimpah dan beri brand unik serta ikut pameran- pameran mulai yang tingkat kota, provinsi, Indonesia, bahkan dirinya siap mengakomodir untuk pameran-pameran di luar negeri.
Dirinya meyakini dengan inovasi baru dan berani memamerkannya keluar NTT, bahkan luar negeri maka potensi daerah akan punya memiliki value besar. Dan kesuksesan enter preneur muda di NTT khususnya Kota Kupang makin terbuka.
Ia juga belajar menjadi pengusaha dari ayahnya dan pengusaha luar bagaimana menjadi pengusaha. Dan juga mengajak peserta mau melihat dan memulai usaha dari usaha rumahan dengan terus belajar menghasilkan produk berkualitas dengan harga yang meningkat.
“Saat ini perkembangan teknologi digitalisasi di semua sektor maka usaha saat ini makin mudah dilakukan. Ilmu pengusaha adalah krenovasi atau kreasi dan inovasi,” ujar Bobby.
Lanjut Bobby, Para enterpreneur muda di HIPMI Kota Kupang mau belajar bagaimana mengolah sumber daya alam di NTT yang kaya, belajar managemen usaha dengan teknologi digital yang makin berkembang dengan quotes “Go Inovation, Go Industry, Go Export and Go Digital”.
“Inilah zamannya anak- anak muda Kota Kupang menjadi pengusaha muda yang berhasil. Sebagai pengusaha muda harus beri respek kepada pengusaha senior, tapi jika mereka sukses bukan berarti kita tidak bisa hebat, tapi mereka sukses karena mereka sudah melakukannnya lebih dulu. Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah generasi muda terhebat pada masa kita,” ujar Bobby.
Dukungan KADIN, kata Bobby Lianto, adalah mendukung para pengusaha di HIPMI untuk bangkit dan berkembang.
Jika dirinya terpilih sebagai ketua umum KADIN NTT maka ia ingin para pengusaha menjadi pengusaha digital yang inovasi dan kreatif.
Sementara Ketua HIPMI Kota Kupang, Yusak Benu usai kegiatan mengatakan, CEO Forum menjadi jawaban dari janji BPC HIPMI Kota Kupang yang sebelum dilantik meminta tugas pertama dari Walikota sebagai mitra yang oleh Walikota memberi tantangan untuk HIPMI Kota Kupang menggelar CEO Forum ini.
Tujuannya agar para pengusaha muda HIPMI NTT mau sukses, maka harus merapikan secara organisasi dengan membekali mereka dengan ilmu dari pengalaman para senior sehingga keluar bisa jadi pengusaha sukses yang berguna untuk sesama.
“Kadang kita merasa mampu tetap atas kemampuan yang dimiliki kita masih perlu arahan dan belajar dari pengalaman para pengusaha senior. Dan peserta adalah 47 anggota HIPMI Kota Kupang,” ungkap Yusak Benu.
Lanjut Ketua Umum Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) ini, “Target HIPMI Kota Kupang adalah melayani lewat asosiasi ini dan jangan ada tendensi politik tapi hanya untuk melayani dan menjadi berkat lewat gerakan mendorong pertumbuhan ekonomi NTT agar bangkit dan bergerak bersama. Upaya HIPMI mendukung UMKM adalah dengan memberikan pelatihan packaging hasil produk yang menarik,” pungkasnya. (MD)