WAIKABUBAK,RANAKANEWS.com – Bupati Sumba Barat Yohanis Dade,SH dengan resmi membuka Pagelaran Kesenian dan Budaya tahun 2023 yang akan berlangsung dari tanggal 18 – 22 September 2023 Senin(18/09/2023)di Lapangan Manda Elu Waikabubak.
Turut hadir Bupati Sumba Barat Yohanis Dade,SH,Wakil Bupati Sumba Barat John Lado Bora Kabba,S.Pd,Wakil Ketua I DPRD Jeffrye Tarawatu Ora,Kejari Sumba Barat Bintang Latinusa Yusvantare,SH,MH,Perwakilan Pengadilan Negeri Waikabubak Robin Pangahut,SH, Pinca Bank BRI, pimpinan OPD,Ketua dan Wakil Ketua TP PKK,Camat,Lurah,
Kepala Desa,Masyarakat.
Seni budaya juga merupakan aset pariwisata yang sangat berharga, karena jika dikelola dengan baik bisa meningkatkan daya tarik destinasi, serta menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke daerah ini.
Charles juga menjelaskan bahwa Kegiatan ini merupakan kerja kolaboratif lintas PDUK. Atraksi utama berupa pentas seni budaya dari 63 desa se Kabupaten Sumba Barat dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat,dengan dukungan dari Dinas Pemerintahah Desa dan Pameran UMKM yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan Perindustrian serta Open Tournament Pacuan Kuda.
Sementara itu,Bupati Sumba Barat Yohanis Dade,SH menyampaikan bahwa Event budaya yang akan kita laksanakan hari ini merupakan ruang dan media interaksi budaya di mana berbagai kesenian dan budaya dari 6 kecamatan dan 63 Desa yang ada di Daerah ini, yang mempunyai keunikan dan ciri khas tersendiri akan ditampilkan.
Daerah ini punya potensi pariwisata yang mencakup wisata alam yaitu pantai-pantai yang sangat indah, dimana salah satunya berdiri hotel terbaik di dunia yaitu Nihiwatu, pada potensi wisata budaya kita memiliki kampung adat,desa Wisata yang tersebar di enam kecamatan, dan tentunya kita memiliki salah satu desa Wisata maju di Indonesia yaitu desa Tebara dengan daya tarik wisatanya adalah kampung adat Praijing, yang mana pada bulan agustus kemarin mendapat peng-anugrahan kategori delapan Desa wisata maju di Indonesia, dan beberapa waktu lalu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bapak Sandiaga Salahuddin Uno juga telah berkunjung ke desa Tebara.
Pada potensi event budaya kita punya upacara ritual tradisional yang setiap tahun kita laksanaakan yaitu atraksi pasola dan wulla podu,serta pacuan kuda yang tentunya selalu diminati para wisatawan.
Bupati Yohanis Dade juga berharap agar setiap desa dapat menggali dan menampilkan ragam karya budaya yang menjadi keunggulan masing-masing. Kita perlu melestarikan nilai-nilai seni budaya daerah, karena dengan keberadaan seni budaya inilah kita dapat merasakan keluhuran warisan nenek moyang kita yang penuh dengan nilai-nilai filosofis,”harap Bupati Yohanis Dade.(yb/rn)
