Busana Bupati Manggarai Motif Todo Berkilau di Dialog Kebudayaan HPN 2026

Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit dalam busana Manggarai motif Todo ( Foto: Paul Jeramun)

SERANG BANTEN, RANAKANEWS.com – Busana adat Manggarai bermotif Todo yang dikenakan Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, mencuri perhatian dalam Dialog Kebudayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang berlangsung di Kota Serang, Banten, Ok Minggu (8/2/2026).

Di tengah dominasi jas formal para kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia, kehadiran Bupati Manggarai dengan balutan kain adat Todo tampil kontras dan menonjol. Motif khas Manggarai itu menjadi penanda kuat identitas lokal yang hadir percaya diri di forum nasional.

Sorot kamera dan perhatian peserta forum—yang terdiri dari kepala daerah, insan pers, dan pelaku budaya—mengiringi langkah Bupati saat memasuki ruang dialog. Kehadiran Manggarai memberi warna tersendiri dalam diskusi kebudayaan nasional, menghadirkan nuansa Indonesia Timur yang sarat simbol dan makna.

Dalam dialog tersebut, Bupati Manggarai menegaskan bahwa busana adat bukan sekadar pakaian, melainkan representasi nilai dan identitas yang harus dirawat dalam proses pembangunan. Ia menekankan pentingnya pembangunan yang berakar pada kebudayaan lokal agar tidak kehilangan jati diri di tengah arus globalisasi.

Bupati juga menyoroti peran strategis pers dalam menjaga dan merawat narasi kebudayaan. Menurutnya, pers—khususnya pers lokal—tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penjaga nilai dan identitas budaya masyarakat.

“Kebudayaan harus terus hidup, tidak hanya di ruang-ruang adat, tetapi juga di ruang publik dan forum nasional. Pers memiliki peran penting dalam memastikan narasi itu tetap terjaga,” ujar Bupati dalam forum tersebut.

Bagi masyarakat Manggarai, kehadiran Bupati dengan busana adat di panggung nasional menjadi simbol kebanggaan kolektif. Momen ini sekaligus menjadi pesan bagi generasi muda bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan sumber energi kreatif dan potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan.

Partisipasi Bupati Manggarai dalam Dialog Kebudayaan HPN 2026 menegaskan bahwa kebudayaan merupakan fondasi penting pembangunan daerah, serta bahwa Manggarai siap berdiri sejajar dengan daerah lain di Indonesia dengan identitas yang kuat dan berakar. (WG)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version