KUPANG, RANAKANEWS.com – Dinas Ketahan Pangan Kota Kupang mengadakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Senin- Sabtu (4-9/12/2023).
Kegiatan GPM tersebut tujuan utamanya adalah untuk stabilisasi pasokan harga pangan. Sedangkan tujuan khususnya pengendalian harga menjelang hari raya.
“Kita semua tahu bahwa menjelang hari raya harga komoditi pangan itu beranjak naik, itu memberatkan masyarakat sehingga kita melaksanakan kegiatan ini untuk meringankan beban dari masyarakat itu sendiri,” ujar Koordinator Lapangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang, Paulus Saebelan di Halaman Gereja Syalom Airnona Kota Kupang, Selasa (5/12/2023).
Berikut jadwal dan harga komoditi.

Paulus menyebutkan bahwa yang terlibat dalam kegiatan ini ada beberapa distributor utama yaitu Bulog. “Bulog sebagai penyalur Beras murah SPHP wajib ikut untuk menyalurkan beras murah ini. Kemudian beberapa Kelompok Tani (Poktan) yang kami ikut sertakan di dalamnya dan kami tekankan bahwa komoditi yang dibawa itu harus berada dibawah harga pasar,” ujar Paulus.
Lebih lanjut Paulus mengatakan, “Harapan kami dari Dinas Katahan Pangan bahwa dengan adanya kegiatan-kegiatan ini baik itu gerakan pangan murah maupun kegiatan lainnya dapat menekan kenaikan harga yang berdampak pada inflasi,” itu saja harapan kami kata Paulus.
Sementara itu, Salah satu konsumen atau pembeli, Yulius Sir menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang yang kerja sama Bulog Kota Kupang.
“Saya berterima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang bersama Bulog karena kegiatan ini (Pasar Murah,red) memudahkan warga yang jauh-jauh datang kesini untuk dapat membeli kebutuhan sesuai kemampuan mereka dan terima kasih juga karena harga sembako yang ada lebih murah,” ujar warga asal RT/RW 004/002, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja.
Lanjut Yulius mengharapkan, “Kalau memang stoknya nanti masih ada, kalau bisa, mau masuk tahun baru dilaksanakan lagi karena warga belum semua dapat,” ujar Tata Usaha GMIT Syalom Airnona Kota Kupang.
Senada dengan Yulius, Ana Juliana Ome salah satu stand (Usahayana Agro Fresh Mart) mengaku senang.
“Saya sangat bersyukur kepada Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Dinas Ketahan Pangan Kota Kupang, kami dipercayakan untuk mengisi stand ini, memang saya juga punya kecintaan tersendiri untuk Kota Kupang, saya juga ingin membantu melayani dengan apa yang kami bisa dengan menyedikan bahan-bahan pangan yang murah dan berkualitas yang bisa dijangkau oleh masyarakat Kota Kupang,” ujar Ana.
Ana juga mengimbau Untuk teman-teman atau yang mau berusaha, jangan pernah takut untuk gagal selalu berusaha karena setiap usaha pasti ada berkat tersendiri.
Dirinya meminta kepada Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang bahwa “ Usaha seperti ini atau gerakan pangan murah ini terus berlanjut supaya masyarakat Kota Kupang jangan hanya pada hari raya tetapi pada hari lainnya juga bisa memperoleh bahan pangan murah yang berkualitas,” harap Pegawai PTT Dinas Pertanian Kota Kupang.
Sementara Koordinator Lapangan dari Bulog, Debi Lopulalan menyebutkan barang –barang yang dibawa adalah Beras merk SPHP, Beras Kita (Premium), Gula Pasir, Minyak Goreng Tropikal, Minyak Goreng Kita, Tepung Terigu, Bawang Merah, Bawang Putih.
“Kita (Bulog,red) kerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang dalam gerakan pangan murah ini, untuk stabilisasi harga karena sudah menjelang hari raya harga pangan mulai tinggi kita turun untuk membantu masyarakat dapat harga yang lebih murah,” ujar Ana didampingi Maria Tari dan Darius Wanto.
Lanjut Debi mengharapkan dengan adanya pasar murah atau gerakan pangan murah sepanjang satu minggu ini bersama Dinas Ketahan pangan semoga setiap masyarakat bisa terpenuhi kebutuhan pokoknya menjelang hari keagamaan besar ini.
Terpisah, Camat Kota Raja, Yanto Jalil menyampaikan harapannya kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Bulog Kota Kupang.
“Saya harapkan distribusi pangan murah ini bisa berjalan terus karena menyongsong Hari Raya Natal pasti barang-barang itu melonjak naik. Dengan ada distribusi pangan murah ini bisa membantu perekonomian masyarakat di Kecamatan Kota Raja,” ungkap Yanto. (TD)