Dispendik Kota Kupang Gelar Diklat Peningkatan Pendidikan dan Pelatihan SDM Kesenian Tradisional

Keterangan Foto: Sebanyak 90 Peserta Diklat Peningkatan Pendidikan dan Pelatihan SDM Kesenian Tradisional di Kota Kupang di Aula Lantai 2, Hotel Pelangi Kupang, Senin (9/7/2024). (Dok: TD/ranakanews.com).

KUPANG, RANAKANEWS.com – Masyarakat Kota Kupang terdiri dari berbagai suku atau etnis dengan masing-masing suku memiliki kesenian tradisional yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, sebagai upaya untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan kesenian tradisional, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik) Kota Kupang memandang perlu dan penting untuk menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) Kesenian Tradisional di Kota Kupang Tahun 2024.

Kegiatan Diklat ini dilaksanakan selama dua hari Senin- Selasa (9-10 Juli 2024) bertempat di Aula Lantai 2 Hotel Pelangi Kupang.

Diklat yang diikuti oleh 90 orang peserta ini tujuannya yang Pertama, Untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM khususnya di bidang kesenian tradisional kesenian.

Kedua, Mengembangkan kesenian daerah untuk memperkuat jati diri daerah. Dan yang Ketiga, Meningkatkan kepedulian dan kecintaan terhadap kesenian tradisional daerah.

Hadir narasumber pada kegiatan ini, Akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Dr. Karolus B.Jama,M.Pd, Margaret P.E.Djokaho, S.Sn.,M.Pd, dan Praktisi Bidang Seni Tari, Erna Kala, SM.

Dosen Seni, Universitas Nusa Cendana Kupang, Margaret P.E.Djokaho, S.Sn., M.Pd. (Dok: TD/ranakanews.com).

salah satu pemateri, Dosen Seni, Universitas Nusa Cendana Kupang, Margaret P.E.Djokaho, S.Sn.,M.Pd, dengan judul materi tentang ‘Penggarapan Tari.’

“Jadi bagaimana penggarapan tari dengan menggunakan elemen pokok dalam tari, itu ada gerak, ruang, tenaga, dan waktu,” jelas Margaret disela-sela kegiatan Peningkatan Pendidikan dan Pelatihan SDM Kesenian Tradisional di Kota Kupang Tahun 2024.

Lebih lanjut Margaret mengatakan, kegiatan pelatihan tersebut tujuannya kepada masyarakat, khususnya yang ada di beberapa kelurahan yang ada di Kota Kupang yang memang mereka terlibat sebagai pelaku atau pengajar maupun pendidik berkaitan dengan bidang seni khususnya seni tari.

“Jadi, kami membekali mereka untuk bagaimana menggali ide dasar dalam menggarap sebuah tari. Kemudian bagaimana menggarap musik pengiring sebagai bagian unsur  pendukung dalam sebuah tari dan bagaimana membuat sebuah konsep rias dan busana yang sesuai dengan idenya. Jadi ini menjadi tiga bagian penting berbicara tentang tari sendiri, gerak, kemudian musik sebagai unsur pendukung dan rias serta busana,” tambah Margaret.

“Harapan saya pelatihan -pelatihan ini sekiranya terus dilakukan sehingga guru- guru ini mendapat sebuah penyegaran bagaimana kita mau melestarikan dan mengembangkan seni tradisi kita khususnya berkaitan dengan seni tari sehingga tidak punah,” tutup Margaret.

Johni R.Tagudedo, SE salah satu peserta yang hadir menurutnya pelatihan Peningkatan Pendidikan dan Pelatihan SDM Kesenian Tradisional ini sangat bagus.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang yang menyelenggarakan kegiatan ini, berharap tidak hanya sampai di sini tetapi berkelanjutan,” ungkap Guru SDN Oeba itu.

Selain itu, Nebayot Derven Nenabu, S.Pd menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

“Kegiatan ini sangat baik sekali karena disamping berkempatan kepada kami untuk belajar tentang budaya, kami juga berpraktik busana tentang kebudayaan daerah kami di NTT, sehingga kami yang belum tahu tentang budaya-budaya yang hampir punah ini akhirnya tahu dan akhirnya kembali mempelajarinya untuk mengajarkan kepada siswa-siswi kami di sekolah sebagai bekal mereka juga pertahankan budaya yang ada di NTT.

“Berharap agar terus ditingkatkan, dikembangkan, kegiatan-kegiatan seperti ini. Juga berharap semoga tidak hanya sampai disini saja tetapi ada ke jenjang berikutnya. Mungkin dibuat kegiatan-kegiatan gelar karya sebagai hasil akhir dari kegiatan ini supaya tidak hanya kami sebagai peserta yang dapat menikmati tetapi orang lain pun bisa menikmati,” pungkas Guru SMPN9 Kupang itu.

Pada kesempatan yang sama, Berto Wangku,S.Pd menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang atas terselenggaranya kegiatan Diklat ini.

“Kegiatan Pelatihan Peningkatan Pendidikan dan Pelatihan SDM Kesenian Tradisional  ini sangat baik  untuk meningkatkan kreatifitas daerah. Jadi supaya kita (Guru,red) bagaimana caranya kita ke murid sehingga dipraktekan di masa depan lebih baik lagi. Berharap harus ditingkatkan lagi dan terus dilakukan setiap tahun,” tutup Berto.

Diketahui bahwa kegiatan ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally,SH.,M.Si juga didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs.Dumuliahi Djami, M.Si. (RN)

 

 

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version