Dinas Pertanian Kota Kupang Layani Warga Vaksinasi Rabies

drh Prima Habaora (Tengah) saat vaksin rabies pada hewan (Anjing) salah satu warga di Kelurahan Naikolan, kecamatan Maulafa Kota Kupang, Kamis (23/5/2024). (Dok:TD/ranakanews.com).

KUPANG, RANAKANEWS.com – Dinas Pertanian Kota Kupang, Nusa  Tenggara Timur (NTT) Bidang Kesehatan Hewan Veteriner bekerjasama dengan Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT dan Dinas Peternakan Provinsi NTT memberikan pelayanan vaksinasi rabies bagi Hewan Penular Rabies (HPR) dengan sitem “Jemput Bola” atau mendatangi  langsung rumah-rumah warga pada Selasa- Rabu (21-22 Mei 2024).

“Vaksinasinya telah terjadwal sehingga pelayanan terarah,” kata drh. Prima Habaora disela-sela melayani vaksinasi rabies pada hewan (Anjing) di Kelurahan Naikolan, pada Rabu (22/5/2024) pagi.

Ia melanjutkan, Target vaksinasi gratis Kota Kupang sejauh ini tidak menentu karena jumlah populasi Anjing di  kota Kupang tidak begitu terdata dengan baik karena banyak juga yang tidak memberikan data ke RT/RW.

RT/RW juga ada yang tidak memasukan data ke kelurahan. “Namun sejauh ini dari tahun lalu sampai dengan hingga saat ini sudah dua ribuan ekor yang sudah divaksin di Kota Kupang. Kalau  jumlah target sendiri, kami tidak puya target tapi selama stok vaksin itu masih ada maka kami akan tetap laksanakan vaksinasi,” ungkap drh. Prima.

“Tujuan vaksinasi rabies itu seperti kita tahu rabies di beberapa daerah sudah ada kasusnya. Hewan pembawa rabies ini kan ada tiga yakni Anjing, Kucing, dan Kera, jadi kita harapkan adanya vaksinasi gratis ini, memberikan kesadaran masyarakat bahwa kita harus waspada terhadap rabies,” paparnya.

Kalau untuk programnya sendiri tenaga lapangannya dari Dinas Pertanian Kota Kupang khususnya Bidang Veteriner sedangkan untuk penyediaan vaksinnya itu dari Dinas  BPBD Provinsi bekerjasama Dinas Peternakan Provinsi NTT.

“Harapan saya satu-satunya adalah  masyarakat mau untuk  bersinergi bersama kami supaya Kota Kupang  kedepannya betul-betul tetap aman, dan bersih dari virus karena di lapangan banyak masyarakat yang masih takut bahwa katanya vaksin ini nanti Anjingnya mati dan lain-lain padahal vaksin ini sejauh ini 2 ribuan ini tidak menyebabkan sesuatu yang  fatal juga. Saya juga mengimbau mungkin sebaiknya agar hewan penular rabies seperti  Anjing, Kucing, Monyet dikandangkan,” tutup drh.Prima.

Sementara Ketua RT 14/RW 05 Kelurahan Naikolan, Elisama Ka’at mengaku  senang dan bersyukur atas apa yang dilakukan  oleh pihak kesehatan sehingga hewan (Anjing) di lingkungan kami cukup sehat.

“Saya selaku Ketua RT disini saya rasa senang karena dari pihak kesehatan masih bisa turun ke masyarakat untuk beri vaksin binatang atau hewan (Anjing). Jadi kami bersyukur dan berterima kasih kepada Dinas Pertanian dalam hal ini bidang kesehatan hewan Veteriner.

Ia menyebutkan, di  wilayahnya ada sekitar 12 ekor.  Tapi yang divaksin sekitar 10 ekor.  Hari ini ada RT 14, 17, dan RT 18.

“Harapan kami kedepan  tetap dari pihak kesehatan  melakukan vaksinasi. Tidak saja Anjing namun Babi dan Unggas juga,” pintanya.

Yohanes  Terah (58), warga Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa merupakan pemilik Anjing yang telah mendapatkan layanan vaksinasi rabies dari Dinas Pertanian Kota Kupang.

“Anjing saya satu ekor yang divaksin sedangkan anak-anaknya yang masih kecil belum bisa divaksin karena masih menyusui. Jadi kami sangat berterima kasih dan bersyukur kepada Dinas Pertanian dalam hal ini bagian kesehatan untuk datang vaksin rabies terutama Anjing. Sekiranya bisa mengantisipasi  segala kemungkinan yang tejadi penyebaran rabies.

Dan harapan kedepan tentunya program ini berlanjut terutama masyarakat kecil yang memelihara  ternak terutama Anjing seperti ini bisa mendapat tindak lanjut dari kegiatan vaksinasi.

Tau informasi dari mana? Informasi yang kami dapat ini awalnya dari Bapak RT. Kebetulan kami disini kami punya sarana komunikasi yang dibuat dalam bentuk WA, segala  informasi yang dari pemerintah diturunkan datang ke kelurahan disampaikan oleh Bapak RT via  WA,” tuturnya.

Rowi Gadja Lay Sekretaris Lurah Naikolan, menyampaikan yang pertama kami bersyukur  dengan adanya program vaksinasi rabies untuk ternak Anjing di Kelurahan Naikolan  ini oleh Dinas Pertanian  Kota Kupang, khususnya bidang veteriner.

“Ini sangat membantu masyarakat sini karena  kita tahu bahwa biaya vaksin pribadi diluar pasti biaya cukup mahal yakni Rp250 ribu dengan adanya program gratis seperti  dari BPBD bersama Dinas Pertanian  itu sangat membantu masyarakat di kelurahan Naikolan.

Harapannya  semoga vaksinasi ini berlanjut.  Kalau bisa dijadwalkan tambahan untuk hewan yang belum vaksinasi,” tututp Roi sapaan akrabnya. (TD)

error: Konten dilindungi!