DPD KPPI NTT Gelar Konsolidasi Internal Jilid II, “Perempuan Berpolitik Siapa Takut?”

KUPANG-RANAKANEWS.com- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan Konsolidasi Intenal Jilid II, dengan thema ‘Perempuan Berpolitik Siapa Takut?’, bertempat  di Aula Hotel Romyta, Jl. Bundaran P.U, Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT, Selasa (8/3/2022).

Kegiatan konsolidasi internal jilid II tersebut diikuti perwakilan perempuan dari berbagai partai politik di NTT, dan dihadiri Ketua DPRD NTT Ir. Emelia Julia Nomleni, Veronika Ata, SH, MH dan Gadrida Rosdiana Djukana,SH, MH yang akrab disapa Ana Djukana.

Ketua DPD KPPI NTT, Ana Waha Kolin, SH kepada awak media menyampaikan bahwa kegiatan konsolidasi internal  jilid II tersebut tujuannya  untuk membentuk struktur kepengurusan DPD KPPI NTT.

Lebih lanjut ia mengatakan, badan pengurus akan diseleksi ketat dan penempatan pengurus harus sesuai kemampuan dan kompetensi di bidang masing-masing.

“Proses perekrutan dan pengisian jabatan ini tentunya tidak sembarang, tetapi saya menempatkan sesuai kemampuan dan kompetensi di bidang masing-masing sehingga mampu mengadvokasi masalah perempuan di bidang politik,” ujarnya.

Menurut An Kolin, banyak sekali calon- calon pemimpin saat ini yang mencari perempuan untuk berpasangan dalam Pilkada, sehingga KPPI perlu mempersiapkan kader-kader perempuan politik secara baik dan punya posisi tawar yang kuat sehingga DPD KPPI NTT harus komitmen untuk mempersiapkan perempuan politik yang memiliki posisi tawar untuk maju dalam pemilihan kepala daerah maupun Pemilihan Legislatif tahun 2024.

“Anggota DPD KPPI NTT yang hadir hari ini merupakan perwakilan perempuan dari berbagai partai politik di NTT dan semoga konsolidasi internal jilid satu dan dua ini memberikan nuansa baru bagi politik perempuan ke depan saat Pemilu Legislatif dan Pilkada,” ungkapnya.

Anggota Komisi V Fraksi PKB DPRD NTT itu  menambahkan bahwa  Pemilu  telah ditetapkan pada 14 Februari dan Pilkada serentak terjadi di bulan November 2024 sehingga anggota KPPI NTT harus meningkatkan kemampuan dan kompetensi untuk ikut berkompetisi dalam pesta demokrasi lima tahun.

Konsolidasi jilid II tersebut telah melengkapi kepengurusan KPPI NTT sebagai berikut:

Ketua Umum Ana Waha Kolin, Sekretaris Reny Marlina Un, Bendahara Anatji Jan.

Ketua Bidang Organisasi dan Diklat Kristofora Bantang, Ketua Bidang Media dan Kampanye  Mathildis Din, Ketua Bidang Politik dan Kerjasama Antar Lembaga Agnes Debi Angkasa, Ketua Bidang Advokasi dan Jaringan Erlyn L Kupa dan Ketua Bidang Sosial Ekonomi Theresia B. Krowin.

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version