DPRD Flotim Gelar Rapat Kerja Bahas Penanganan Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Ketua DPRD Flotim Robertus Rebon Kreta,S.Pd saat ditemui Wartawan di ruang kerjanya, Jumat (01/03/2024) siang: Foto (OLA/Ranakanews.com)
Ketua DPRD Flotim Robertus Rebon Kreta,S.Pd saat ditemui Wartawan di ruang kerjanya, Jumat (01/03/2024) siang: Foto (OLA/Ranakanews.com)

LARANTUKA,RANAKANEWS.com – Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Flores Timur, melalui Komisi C, Senin (04/03/2024) menggelar rapat kerja bersama Pemkab Flores Timur, dengan menghadirkan Dinas dan Badan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berurusan langsung.

“Agenda rapat kerja ini telah diajukan Ketua Komisi C DPRD Flotim Ignas Boli Uran,S.Fil melalui surat kepada Lembaga DPRD Kabupaten Flotim.

Pihak yang diundang antara lainnya Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Infokom serta Kepala Puskesmas,”demikian keterangan yang disampaikan Ketua DPRD Flotim, Robertus Rebon Kreta,S.Pd kepada Wartawan di ruang kerjanya, Jumat (01/03/2024) siang.

Rapat kerja Komisi C DPRD Flotim bersama mitra terkait ini, untuk membahas berbagai hal terkait penanganan pengungsi korban erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki sejak awal hingga masa berakhirnya siaga darurat,”kata Roby Kreta.

“Iyah, tentunya tentang berbagai hal penanganan pengungsi korban erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, termasuk dana bantuan dari berbagai pihak, juga penggunaan Biaya Tak Terduga (BTT) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Flotim tahun 2024 untuk pengungsi korban erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki.

Komisi C DPRD Flotim akan mendalaminya bersama Dinas, Badan Teknis terkait,”ujarnya lebih lanjut.

Saat Media mengkonfirmasi apakah juga terkait belanja Dana Siap Pakai (DSP) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang dilaporkan Plt.Kalak BPBD Flotim Ahmad Duli,SE senilai Rp250 juta, kendatipun dana yang masuk mencapai Rp650 juta, dan sumber dana open donasi melalui rekening Penjabat Bupati Flotim Drs.Doris Alexander Rihi,M.Si yang belum dibuka ke publik hingga saat ini?

Roby Kreta hanya menjawab, hal itu nanti menjadi agenda rapat kerja.

“Kita ikuti saja agenda rapat kerja, baru bisa diketahui,”tandasnya.

Dari informasi yang diperoleh Wartawan saat bertemu Pegiat Relawan Kemanusiaan Pancasila Sakti, Bung Sila, Jumat (01/03/2024) pagi dikediamannya, terbetik kabar, belum ada rapat evaluasi mendalam dan menyeluruh terkait berbagai hal penanganan pengungsi korban erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki.

Termasuk berapa banyak donatur, bantuan dana, juga berupa barang makanan minum, peralatan yang masuk dan keluar sampai dengan saat ini.

Disamping itu, Pemda Flotim belum menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan donasinya.

“Terus terang, sebagai Pegiat Relawan Kemanusiaan Pancasila Sakti yang ikut aktif membantu penanganan pengungsi korban erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, Kami masih menunggu laporan tersebut hingga saat ini,”tutupnya. (OLA)

error: Konten dilindungi!