Ekonomi Nusa Tenggara Timur Tahun 2023 Tumbuh sebesar 3,52 Persen

KUPANG, RANAKANEWS.com – Perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2023 mencapai Rp128,52 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp75,26 triliun.

Ekonomi NTT tahun 2023 tumbuh sebesar 3,52 persen (c-to-c). Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapanganPengadaan Listrik dan Gas yaitu sebesar 12,15 persen.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Matamira B.Kale, S.Si.,M.Si saat jumpa pers virtual, Senin (5/2/2024).

Sedangkan dari sisi pengeluaran, lanjut Mira Kale, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 20,09 persen.

Ekonomi NTT triwulan IV-2023 tumbuh sebesar 4,14 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022 (y-on-y).

Dikatakan Mira Kale, dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan Pengadaan Listrik dan Gas yaitu sebesar 16,39 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, KomponenEkspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 50,99persen. Bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q), ekonomi NTT pada triwulan IV-2023 mengalami pertumbuhan sebesar 4,63 persen.

“Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar15,66 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 42,50 persen,” jelas Mira Kale.

“Struktur Ekonomi NTT pada tahun 2023 masih didominasi oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan dengan kontribusi sebesar 29,32 persen.

Sedangkan dari sisi pengeluaran masih didominasi PengeluaranKonsumsi Rumah Tangga yaitu sebesar 67,48 persen,” pungkasnya. (TD)

error: Konten dilindungi!