Upacara penyematan kembali cincin pernikahan, tanda cinta yang tak bertepi. (Foto: Willy)
RUTENG, RANAKANEWS.com — Suasana penuh sukacita dan syukur menyelimuti perayaan Emas Pernikahan Yohanes Don Bosko dan Teresia Lamur yang genap berusia 50 tahun pada Kamis, 29 Oktober 2026. Perayaan ini menjadi momen istimewa untuk mengenang perjalanan panjang kehidupan rumah tangga yang dibangun dalam kesetiaan, cinta kasih, pengorbanan, dan penyertaan Tuhan.
Yohanes Don Bosko merupakan putra dari pasangan Albertus Nggarung dan Katarina Gambul, sedangkan Teresia Lamur adalah putri dari pasangan Yohanes Amal dan Elisabet Banut. Keduanya mengikrarkan janji suci pernikahan pada 29 Oktober 1976 di Gereja Santa Maria Fatima Cancar.
Lima puluh tahun kemudian, keduanya kembali mensyukuri rahmat Tuhan yang telah menyertai perjalanan keluarga mereka. Perayaan ini bukan sekadar penanda usia perkawinan, melainkan juga ungkapan syukur atas berbagai pengalaman hidup, suka dan duka, serta kekuatan untuk terus berjalan bersama sebagai suami dan istri.
Perayaan Emas Pernikahan tersebut mengusung tema “Tuhan Menjadikan Segala Sesuatu Indah pada Waktunya”, yang diambil dari Kitab Pengkhotbah 3:11. Tema ini menggambarkan keyakinan bahwa setiap perjalanan hidup memiliki waktunya sendiri dan bahwa penyertaan Tuhan menjadi kekuatan dalam membangun keluarga.
Kebahagiaan pasangan ini turut dirasakan keempat anak mereka bersama pasangan masing-masing, yakni Dedy Bosko bersama Nova Nanggur, Adi Bosko bersama Yovita Saiman, Helmi Bosko bersama Petrus Karun, serta Nita Bosko bersama Hery Petria. Kehadiran anak-anak, menantu, cucu, keluarga besar, dan para undangan menambah kehangatan perayaan syukur tersebut.
Dalam homilinya, Romo Ardi Obot menekankan pentingnya iman, harapan, dan kasih dalam kehidupan perkawinan. Ketiga nilai tersebut menjadi landasan bagi pasangan suami istri untuk menjaga kesetiaan, saling mencintai, saling memahami, dan menerima kekurangan satu sama lain.
Perjalanan rumah tangga selama setengah abad tentu tidak selalu berjalan tanpa tantangan. Ada berbagai dinamika kehidupan yang harus dihadapi bersama. Namun, kesediaan untuk saling mendukung, bersabar, memaafkan, dan tetap berpegang pada iman menjadi bagian penting dalam mempertahankan keutuhan keluarga.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa tidak ada pasangan suami istri yang sempurna. Kehidupan perkawinan membutuhkan komitmen yang terus diperbarui, keterbukaan hati, serta kesediaan untuk bertumbuh bersama dalam menghadapi setiap keadaan.
Melalui perayaan ini, keluarga besar Yohanes Don Bosko dan Teresia Lamur diajak untuk terus mensyukuri setiap berkat yang telah diterima. Kesetiaan selama 50 tahun menjadi kesaksian bahwa cinta kasih bukan hanya diungkapkan melalui kata-kata, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata setiap hari.
Perayaan Emas Pernikahan ini sekaligus menjadi inspirasi bagi anak-anak, menantu, cucu, dan keluarga besar untuk menjadikan iman sebagai pegangan, harapan sebagai kekuatan, serta kasih sebagai dasar dalam membangun kehidupan keluarga.
Lima puluh tahun perjalanan pernikahan Yohanes Don Bosko dan Teresia Lamur menjadi ungkapan syukur atas penyelenggaraan Tuhan yang terus bekerja dalam kehidupan mereka. Di bawah tema “Tuhan Menjadikan Segala Sesuatu Indah pada Waktunya”, keduanya merayakan bukan hanya panjangnya usia perkawinan, tetapi juga kesetiaan dan kasih yang telah tumbuh serta berbuah dalam keluarga.
Mewakili saudara-saudaranya, Dedy Bosko menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar, handai tolan, dan seluruh undangan yang telah hadir dalam perayaan tersebut. Baginya, kehadiran keluarga dan kerabat bukan sekadar bentuk kebersamaan, melainkan juga dukungan serta doa bagi kedua orang tuanya.
Ia berharap, di usia perkawinan yang telah mencapai 50 tahun, kedua orang tuanya senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan ketenangan dalam menjalani masa tua.
Perayaan Emas Pernikahan ini menjadi momentum untuk kembali meneguhkan makna kesetiaan dalam kehidupan keluarga. Lima puluh tahun perjalanan bersama membuktikan bahwa cinta kasih perlu dirawat melalui kesabaran, pengertian, pengorbanan, dan kepercayaan kepada penyelenggaraan Tuhan.
Selamat merayakan Emas Pernikahan ke-50 tahun kepada Yohanes Don Bosko dan Teresia Lamur. Semoga Tuhan senantiasa menganugerahkan kesehatan, kedamaian, sukacita, serta kasih yang terus menyatukan keluarga hingga tahun-tahun mendatang.(WG)
