Fashion Show Lansia & PS Bapa2-Anak Muda HUT Kartini 2026 Bikin Terang Ile Bura 

Gelaran lomba Fashion Show dan Paduan Suara Bapa2-Anak Muda dalam memperingati HUT Kartini Selasa 21 April 2026 tingkat Kecamatan Ile Bura, memberi warna dan spirit berbeda yang punya daya tarik bagi lebih dari 500 pasang mata yang hadir.

Paduan suara Bapa2 dan Anak Muda Desa Lewotobi meriahkan panggung Hari Kartini, Selasa 21 April 2026 di Kantor Camat Ile Bura:, meraih juara 3: Foto (OLA/Ranakanews.com)
Paduan suara Bapa2 dan Anak Muda Desa Lewotobi meriahkan panggung Hari Kartini, Selasa 21 April 2026 di Kantor Camat Ile Bura:, meraih juara 3: Foto (OLA/Ranakanews.com)

 

LARANTUKA,RANAKANEWS.com- Fashion Show dan Paduan Suara Campuran Bapa2-Anak Muda dalam gelaran hari Kartini Kecamatan Ile Bura, Selasa 21 April 2026, racikan ‘tangan dingin’ Camat Yohanes Kowa Kleden,SST.Par, bersama para Kepala Desa, Kepala Puskesmas Ile Bura dan seluruh masyarakat, benar-benar menjadi pembeda serta memberi spirit yang kuat membikin terang Ile Bura, serta menghibur lebih dari 500 pasang mata warga yang hadir, termasuk Ibu Bupati-Wakil Bupati Anton Doni-Ignas Uran, dan Anggota DPRD NTT Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ana Waha Kolin,SE yang diundang khusus.

Panggung kemeriahan memperingati HUT Kartini ke 147, yang mengusung Thema Kartini Masa Kini, Mari Bangkit, Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045, yang terpusat di halaman hijau apel Kantor Camat Ile Bura, diawali dengan Jalan Sehat, pukul 06.00 WITA, dengan titik start SMAS Ile Bura dari arah Timur, dan Desa Persiapan Lewouran dari arah Barat.

Meskipun tak banyak warga yang ikut, tapi Jalan Sehat santai Kartini ini diikuti lebih kurang 50 peserta, mulai dari anak muda hingga Lansia, finish di halaman Kantor Camat Ile Bura, disambut Camat Ile Bura Yohanes Kowa Kleden dan ibu, penuh semangat.

Usai jalan sehat, dilanjutkan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Staf Puskesmas Ile Bura.

Selain dua mata kegiatan, kemeriahan Kartini Ile Bura berlanjut dengan sejumlah rangkaian kegiatan yakni ada lomba Posyandu yang sudah lebih dulu digelar jelang 21 April 2026, lalu ada lomba pangan Beragam, Bergizi, Sehat dan Aman (B2SA).

Antusias warga mulai terlihat jelang pukul 08.00 WITA, saat satu persatu berdatangan.

Sementara, halaman apel Kantor Camat Ile Bura telah dipayungi 13 buah pasang tenda jadi, dan jejeran ratusan kursi yang telah tersusun rapih, menambah suasana protokoler bahwa hajatan Kartini kali ini betul-betul bertenaga.

Hingga pukul 10.00 WITA, warga dan tamu undangan sudah memenuhi halaman dan tenda Kartini, bertepatan dengan tibanya Ibu Bupati-Wakil Bupati Flotim dan Anggota DPRD NTT Fraksi PKB asal Flotim-Waibalun, Ibu Ana Waha Kolin, SE.

Acara dimulai tepat pukul 10.30 WITA. Camat Kowa Kleden dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang dan profisiat kepada semua warga dan tamu yang hadir, memberi spirit kebersamaan dan kebangkitan dari kegelapan bencana Gunung Api Lewotobi Laki-Laki yang masih terus menghantui, kepada terbit terang baru kemajuan yang sedang datang.

“Acara hari ini bukan sekedar seremonial memperingati HUT Kartini, tapi sebuah langkah awal kebersamaan menuju kebangkitan, setelah 3 bulan 9 hari, Saya dipercayakan memimpin Kecamatan Ile Bura.

Meskipun sederhana, namun kebersamaan yang dikemas berkat dukungan Tim PKK Kecamatan Ile Bura dan lintas sektor, serta partisipasi aktif seluruh masyarakat, membuktikan bahwa Kita mampu menghadapi tekanan psikologis bencana alam, yang dampaknya dirasakan hingga saat ini,”katanya penuh semangat dari panggung utama, berlatar thema, ‘Kartini Masa Kini, Mari Bangkit, Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045.

Camat Kowa Kleden juga melitanikan tentang momentum perjumpaan ini pula menjadi spirit bersama untuk mendukung program kerja lompatan jauh kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Anton Doni Dihen-Ignas Boli Uran, untuk terus berjuang mengatasi dampak bencana, membangun hunian tetap bagi warga korban erupsi, kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan di lingkar Gunung Lewotobi serta mendorong berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kebersamaan dan kebangkitan hari ini untuk menegaskan komitmen Saya datang di Ile Bura, setelah sebelumnya bersama masyarakat membersihkan badan jalan yang terdampak banjir lahar tanpa alat berat, hingga hari ini masih nyaman dilintasi.

Namun, juga mau menyatakan bahwa moment-moment kebersamaan seperti ini akan terus dilakukan, agar membuat masyarakat lekas keluar dari tekanan psikologis bencana erupsi dan banjir lahar Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Juga menggugah perhatian pemerintah yang lebih diatas terhadap kebutuhan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak, serta ikut mendorong berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat ke wilayah Ile Bura.

Setelah Kartini, ada gelaran Hardiknas, HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan ivent lainnya, agar Kita lekas keluar dari bayang-bayang tekanan psikologis bencana.

Ile Bura harus bangkit, berdaya dan terus berkarya menuju Indonesia emas 2045,”tegasnya disambut tepuk tangan meriah.

Camat Kowa Kleden berharap, semangat Kartini 21 April 2026, membawa terang baru bagi Ile Bura dalam berbagai bidang kehidupan.

Dukungan langsung, positif dan penuh semangat sukseskan kemeriahan Hari Kartini juga nampak jelas dari kehadiran lengkap Kepala Desa Se Ile Bura.

Kepala Desa Lewotobi Tarsisius Buto Muda dalam pernyataan Pers kepada Wartawan di sela-sela acara, menegaskan pihaknya sangat mendukung hajatan hari ini dengan mengerahkan seluruh warga berpartisipasi, juga mengikuti seluruh mata lomba.

“Tentunya, gelaran Hari Kartini 21 April 2026 ini, tidak hanya ramai sehari lalu hilang, tapi memberikan spirit bangkit, berdaya dan berkarya menuju Ile Bura terang, pasca kegelapan bencana erupsi dan banjir lahar Gunung Lewotobi Laki-Laki yang merusak serta menghancurkan banyak aspek kehidupan.

Kita senang karena hari ini semua desa berpartisipasi aktif, terutama Desa Dulipali yang hancur terdampak erupsi, kecuali Desa Nobo yang tak berpartisipasi.

Entah apa alasannya, kurang tahu. Meskipun, Kepala Desa Nobo dan Ibu hadir ikut kegiatan,”katanya.

Kades Tarsisius Buto berharap, kemeriahan ini terus berlanjut untuk memajukan denyut nadi perekonomian masyarakat.

Pantauan langsung Wartawan, kemeriahan ivent Kartini yang perdana Se Ile Bura, memang didukung penuh lintas sektor, mulai dari Kepala Desa dan perangkat, Ketua BPD, Kepala Puskesmas Ile Bura dan Staf, Babinsa Ile Bura Serka Melki Monega dan personil, Babinkamtibmas Ile Bura Bripka Paulus Bura Hajon, para guru, tokoh masyarakat, pelaku usaha, Kaum Ibu, Para Lansia hingga Insan Pers.

Tak ketinggalan pula, Pastor Paroki Santu Yosef Lewotobi, Romo Leonardus Lewokerore, Pr turut hadir langsung dan mengikuti seluruh rangkaian acara lomba hingga penyerahan hadiah para juara.

Menariknya, gelaran panggung Kartini Ile Bura kali ini, menampilkan lomba fashion show Lansia dan Paduan Suara Campuran Bapa2-Anak Muda, yang mampu membikin daya pikat dan memberi energi baru bagi ratusan pasang mata yang hadir, untuk lupakan sejenak bayang-bayang erupsi dan banjir lahar Gunung Lewotobi Laki-Laki yang masih terus memberi ancaman dan tekanan psikologis.

Kemeriahan berjalan lancar hingga selesai dengan aman dan tertib pukul 18.00 WITA. (OLA)

error: Konten dilindungi!