Gerak Cepat Bersihkan Timbunan Lumpur di Jalan Trans Nurabelen, Lancarkan Arus Transportasi

Plt. Camat Ile Bura Silvester Lein,S.Sos saat berada di lokasi timbunan banjir lahar dingin Gunung Lewotobi Laki-Laki di Waikula Desa Nurabelen bersama Tim kerja Dinas PUPR Flotim yang sedang membersihkan badan jalan, Minggu (23/3/2025) sore: (SL/OLA/Ranakanews.com)

LARANTUKA,RANAKANEWS.com –
Banjir lahar dingin di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki dan Perempuan, Sabtu 22 Maret 2025 yang membuat sejumlah titik di jalan trans Nobo-Nurabelen Kecamatan Ile Bura tertimbun, mulai dibersihkan alat berat sejak Minggu 23/3/2025 sore, setelah dikoordinasi langsung Wakil Bupati Flotim Ignas Boli Uran,S.Fil yang ikut turun langsung ke lokasi bencana di Waikula Desa Nurabelen.

Saat ini arus transportasi darat mulai ramai lancar. Kendaraan roda 2, 4 juga Truk roda 6 sudah melintasi dengan aman lancar sejak Senin, 24 Maret 2025, baik untuk jalur Larantuka, Maumere juga ke Pasar Boru.

Kendati demikian, ada sejumlah titik rawan timbunan lumpur, pasir, batu dan kayu yang harus terus dibersihkan dan diantisipasi sewaktu-waktu jika terjadi hujan lebat, yakni Waikula, Depan Tempat Pelabuhan Ikan Nurabelen, Lapangan Bola Kaki Nurabelen dan Jembatan/Plat Deker Sebelah SDK Nurabelen.

Sementara, alat berat tiba dan langsung membersihkan badan jalan di Waikula, Minggu (23/3/2025) sore, pekerjaan dilanjutkan Senin (24/3/2025).

“Sejak pagi alat berat langsung kerjakan di Waikula, kemudian bergerak ke depan TPI Nurabelen,”terang Pelaksana Tugas Camat Ile Bura Silvester Lein,S.Sos kepada Wartawan di Nurabelen.

Sebagaimana disaksikan langsung Wartawan, timbunan lumpur, kayu, batu dan pasir di titik Waikula, TPI Nurabelen dan samping lapangan bola kaki Nurabelen hingga Plat Deker dekat Bengkel Samson Nama Ola memberi ancaman serius bagi kenyamanan lalu lintas kendaraan dan manusia.

Sementara itu, Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat dan Anak Muda Nurabelen langsung bergotong royong membersihkan badan jalan sejak banjir menerjang kampung, Jumat 21 Maret 2025.

Seperti yang terlihat Minggu (23/3/2025) sore, puluhan orang muda Nurabelen berjuang keras membersihkan tumpukan material pasir di badan jalan depan TPI Nurabelen, dengan peralatan seadanya.

Material pasir yang dikumpulkan lumayan banyak.

Lantaran material pasir yang dibawa banjir lahar dingin ini memang sudah makin banyak dibanding banjir-banjir sebelumnya.

Kendaraan roda dua yang melintas harus berhenti beberapa saat menunggu sampai pasir di badan jalan dibersihkan.

Sementara itu, alat berat yang tiba Minggu (23/3/2025) sore, langsung bergerak cepat membersihkan tumpukan material di Waikula, disaksikan langsung Wakil Bupati Ignas Boli Uran, Sekda Petrus Pedo Maran, Asisten I Setda Flotim Yakobus Ara Kian, dan beberapa pejabat Pemda Flotim lainnya.

Dibagian lainnya, arus transportasi angkutan pedesaan, baik jurusan Larantuka, Pasar Boru dan Maumere, pada Senin (24/3/2025) pagi hingga sore terpantau lancar.

Demikian pula, para pegawai yang beraktivitas di Kantor Camat Ile Bura, Puskesmas Ile Bura dan beberapa pedagang yang berjualan di wilayah Desa Lewotobi, Lewouran, Lewoawang, juga berlalu lintas seperti biasa.

Beberapa warga di Nurabelen kepada Wartawan menyampaikan agar Pemda Flotim perlu melakukan perbaikan jalan dan jembatan trans Nurabelen, dengan melakukan normalisasi kali yang ada di beberapa titik, mulai dari Waikula, Depan TPI Nurabelen, Lapangan Bola Kaki Nurabelen dan Sebelah Bengkel Otomotif Bapa Samson Nama Ola.

Normalisasi Kali juga perbaikan jembatan dan jalan agar mengantisipasi hujan yang sewaktu-waktu tinggi, mengingat puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki dan Perempuan saat ini seluruhnya sudah gundul dan rawan banjir lahar dingin ke arah Nobo dan Nurabelen. (OLA)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version