Paroki Sta. Maria Assumpta Kota Baru Kupang, Gelar Pembinaan Calon Komuni Pertama Secara Daring

KUPANG, RANAKA- NEWS.com- Pada masa ini tentu kita harus menjalani kehidupan dengan bijaksana maka daripada itu sesudah Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH mengeluarkan surat edarannya pada tanggal 5 Juli 2021 dan Bapak Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang mengeluarkan surat gembalanya, kita sekalian umat di Paroki Santa Maria Assumpta akan melaksanakan seluruh kegiatan-kegiatan kita secara Online (Daring) baik pada perayaan ekaristi maupun pendampingan umat dan pembinaan-pembinaan termasuk juga pembinaan sambut baru (calon komuni yang pertama, red).
“Kita tetap berkarya dan terus melaksanakan tugas-tugas yang telah Tuhan percayakan kepada kita, kita tidak pernah akan berhenti karena pada masa pandemi ini, kita menggunakan segala macam sarana, segala macam fasilitas yang Tuhan berikan kepada kita supaya tetap berjumpa di dalam iman, berjumpa di dalam pengharapan, berjumpa di dalam kasih,” ungkap RD. Rudy Tjung Lake, Pastor Paroki  Sta. Maria Assumpta Kota Baru Kupang dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Kamis (8/7/2021).
“Paroki Santa Maria Assumpta telah mengadakan pembinaan komuni pertama dan sesudah surat edaran itu dikeluarkan kita memutuskan pembinaan komuni pertama itu dilakukan secara Online (Daring),” ungkapnya.
“Dan kita sekalian berharap bahwa kegiatan yang dilakukan secara Online (Daring) melindungi kehidupan kita dan senantiasa membuat kita bisa bertumbuh dan berkembang,” sambung RD. Rudy Tjung Lake.
Selain itu menurutnya anak-anak kita yang akan menerima komuni pertama pun perlu didampingi supaya mereka mengenal Tuhan Yesus dengan sungguh dan akan menyambut tubuh dan darah Kristus dengan penuh kepercayaan.
1 Korintus 11 ayat 27- 29 mengatakan kepada kita bahwa orang yang menerima tubuh dan darah Kristus harus menyambutnya dengan penuh keyakinan, kepercayaan dan mengakui bahwa itu adalah tubuh Kristus serta selalu juga harus dalam keadaan pantas.
Karena itu dirinya meminta, anak-anak calon komuni harus didampingi supaya ketika mereka diperkenankan menikmati tubuh dan darah Kristus, mereka akan menyantapnya dengan penuh keyakinan, dengan penuh iman dan dalam keadaan pantas, dengan demikian tubuh dan darah Kristus akan berfaedah untuk kehidupan dan keselamatan dan menjadi makanan jiwa bagi mereka sekalian.
“Kepada pembina, orangtua dan juga kepada anak-anak sekalian mengikuti pembinaan ini dengan penuh tanggung jawab dengan sukacita karena tetap diberikan kesempatan untuk mengalami kehadiran Tuhan lewat hal-hal yang berguna dalam pembinaan ini,” tandas Romo Rudy.
Dirinya berharap “Semoga para orangtua membantu anak-anak di rumah supaya mengikuti pembinaan ini dengan baik, dengan menyediakan fasilitas-fasilitas, misalnya Handphone Android dan juga memberikan ruang dan kesempatan serta pendampingan supaya anak-anak mengikuti pembinaan dengan baik,” ucap Romo Rudy.
Menambahkan “Semoga kita sekalian selalu diberikan kesehatan jiwa dan raga,Tuhan selalu melindungi kita pada masa pandemi ini. Tuhan memberkati kita. Salve,” tutup Romo Rudy. (MD)
error: Konten dilindungi!