KUPANG, RANAKANEWS.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si menghadiri perayaan Natal Oikumene yang diselenggarakan oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) se-NTT di Aula ElTari Kupang pada Jumat (17/1/2025).
Pantauan ranakanews.com, kehadiran Gubernur NTT, Melki Laka Lena yang kerap disapa di sambut Natoni, pengalungan selendang dan diiringi tarian khas dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Dalam acara tersebut, dihadiri Penjabat Gubernur NTT yang diwakili Kepala Biro Barang dan Jasa, Adelino Soares, Wakil Ketua DPRD NTT, Fernando Soares, Anggota DPRD NTT Ahmad Ansor, Ketua DPRD Kota Kupang, Ricard Elvis Odja dan pengacara Alfred Baun.
Dalam sambutannya, Melki Laka Lena mengatakan bahwa pihaknya siap bersinergi bersama TPP yang dikenal pendamping Desa untuk menghadirkan produk unggulan setiap Desa se-Nusa Tenggara Timur dengan tujuan meningkatkan Ekonomi masyarakat.
Salah satu program prioritas untuk meningkatan pembangunan NTT yakni menciptakan inovasi -inovasi baru dengan melakukan hilirisasi.
”Satu Desa Satu Produk Unggulan”. Kami akan memulai dari 22 kabupaten/kota dengan masing-masing dua desa sebagai proyek percontohan. Setiap desa akan menerima anggaran Rp500 juta dari Provinsi bersumber dari APBD I dan APBN untuk pengembangan produk unggulan,” kata Melki Laka Lena.
“Program ini bertujuan untuk mendorong setiap desa menghasilkan produk unggulan yang dapat diproses menjadi barang setengah jadi atau jadi, guna meningkatkan perekonomian lokal,” jelas Ketua DPD Golkar NTT itu.
Melki menandaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan pemerintah pusat, termasuk dukungan dari berbagai kementerian seperti Kementerian Desa, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pendidikan.
Melki Laka Lena juga menjelaskan bahwa program ini akan bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional oleh karena itu mendoromg ASN, Pendaping Desa, untuk terlibat aktif dalam pengembangan unit usaha desa yang sah.
“Membangun NTT harus dimulai dari Desa, Mari bersinergi bersama dan optimalkan tugas dan peran masing-masing yang memiliki dampak produktif bagi sesama,” harap Melki Laka Lena. (MD)