KUPANG, RANAKANEWS.com- Bertempat di Laboratorium Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 4 Kupang, pukul 09.00-12.30 berlangsung kegiatan Guru Tamu, kali ini dari Institut Desain dan Bisnis Bali (IDB Bali).
Hadir 4 (empat) personil dianataranya Humas IDB Bali Agus Pradipta, Kaprodi DKV IDB Bali, James Darmawan dan jjuga dihadiri Humas New Media College, Ridho dan Agus Nata.
Hal ini disampaikan oleh Kaprodi DKV SMKN 4 Kupang, Herman Menno dalam keterangan tertulis yang diterima media RANAKANEWS.com, Rabu (6/4/2022).
Guru Tamu adalah program pembelajaran dimana para siswa akan diajar oleh instruktur yang berasal dari luar instansi sekolah.
“Pada kesempatan ini, siswa diberi materi Creatif Thingking tentang Ambient Ads, siswa dibekali cara menghadirkan Iklan dengan ide benda di sekitar lingkunganya berada, antara lain Pot Bunga berbentuk seperti Cangkir di beri gantungan Teh celup, Iklan tidak minum sambil berkendara dengan membubuhkan tulisan di bagian dalam tutup botol, Sansak Bergambar Rokok tanda perlawanan terhadap bahaya merokok,” terang Herman.
Herman mengakui siswa yang dibimbingnya itu, menerima materi sangat antusias antara lain Iham yang memotret retakan pondasi lantai dan membubuhkan tulisan Lantai boleh retak tapi tidak dengan hubungan kita, Yurinto Senak memotret Patahan Rokok di atas potongan kayu, untuk himbauan tidak merokok.
“Apresiasi tinggi diberikan pengajar IDB Bali atas partisipasi anak-anak yang luar biasa, keaktifan bertanya dan mengerjakan projek yang diberikan,” kata Herman.
Dirinya juga sangat mengapresiasi kegiatan ini selain belajar bersama pengajar dari Kampus IDB siswa juga mendapatkan wawasan tentang kuliah dan kompetensi serta jenjang pekerjaan ketika dapat bekerja seusai menyelesaikan Strata 1.
“Mereka tidak lagi teknisi tapi bisa jadi supervisor,” pungkas Herman yang juga salah satu alumni sekolah ini.
Sementara itu, Kaprodi DKV IDB Bali, James Darmawan dalam videonya mengapresiasi kepada siswa SMKN 4 Kupang.
“Anak-anak sangat antusias, namun didalam keilmuan kita ke depan ilmu DKV ini dituntut untuk selalu berkembang. Nah kita bisa lihat sekarang banyak sekali hal-hal yang bisa menuntut kita bisa mengembangkan diri sendiri. Misalnya salah satu contoh dari segi software aja, sekarang software- software yang model di komputer itu sudah mulai ditinggalkan. Jadi adik- adik, kalau memang kalian mau mengembangkan diri, coba cari-cari apa yang sudah trend di dalam dunia DKV ini,” ujar James.
“Salah satunya mengenai ilustrasi. Adik-adik bisa mencoba ilustrasi yang memudahkan steles, atau secara multimedia, teman-teman sekarang sudah banyak sekali aplikasi-aplikasi yang gratis di website, dan teman-teman bisa pakai. Salah satunya membuat website kita bisa pakai maps google play dan sebagainya,” tambah James.
Lebih lanjut James mengatakan, bagaimana supaya kita bisa mengembangkan diri?
“Kita harus memiliki rasa penasaran yang terus menerus. Jangan nyaman di zona yang adik-adik sekarang sudah capai karena dikemudian hari zona ini menjadi usang. Jadi adik-adik terus mengembangkan diri dengan rasa penasaran terus hidup dalam DKV dan terus mengembanglan diri,” harap James.

Terpisah, Kepala SMKN 4 Kupang, Semi Ndolu, S.Pd mengatakan bahwa kerjasama dengan IDB Bali ini sudah kami lakukan sejak tahun 2021 lalu melalui penandatanganan MoU.
“Lingkup kerjasamanya salah satu terkait program guru tamu dari IDB Bali, dimana sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pengapdian Masyarakat. Sehingga para siswa bisa diperkaya dengan pengalaman belajar bersama yang berbeda,” ujar Semi Ndolu.
Lanjut Ketua MKKS SMK Kota Kupang itu menuturkan, kegiatan yang dilaksanakan hanya satu hari ini, dan melibatkan siswa kelas XII.
“Harapannya melalui kolaborasi ini, para siswa semakin semangat untuk belajar dan mendapat sejumlah kompetensi yang belum diperoleh sebelumnya,” ungkap Ketua Ikatan Alumni PAK/IPT-UKAW Kupang. (RN)