KUPANG, RANAKANEWS.com- Ikatan Paguyuban Flotirosa (IPF) Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 tahun pada Sabtu, 15 April 2023 yang bertajuk “Tidak Sedarah Tapi Bersaudara”.
Acara HUT ke-1 IPF yang digelar di Ruko Friendship Naikoten 1 Kota Kupang itu diawali ibadah syukur yang dipimpin oleh Ibu Pdt. Welys Hawu Haba-Taedini, S.Th, dihadiri Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Penjabat Wali Kota Kupang George M. Hadjoh, SH, diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, dr. I Wayan Ari Wijana S. Putra, M.Si, Kapolsek Oebobo, Kompol Joni F. M Sihombing, S.E., M.M., S.I.K, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Badan Kesbangpol Kota Kupang, serta tamu undangan dan pengurus IPF.
I Wayan pun turut memberikan ucapan selamat atas peringatan HUT IPF ke-1 tahun.
Ia berharap Paguyuban tersebut tetap eksis serta terus memberikan kontribusi positif baik terhadap warga yang tergabung didalamnya maupun terhadap proses pembangunan di Kota Kupang.
“Pemerintah Kota Kupang dan secara pribadi saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-1 untuk paguyuban Flotirosa, mudah-mudahan IPF dapat menebarkan manfaat bagi seluruh warga Kota Kupang,” ucap I Wayan.
Sebagai organisasi paguyuban, kata Wayan harus betul-betul diarahkan pada kegiatan pemberdayaan masyarakat sehingga menjadi sebuah kohesivitas sosial yang dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan persatuan yang kokoh.
Karena itu, ia mendorong agar IPF dan seluruh paguyuban di Kota Kupang untuk terus meningkatkan peran dalam sektor sosial dan ekonomi.
Tujuannya agar kebermanfaatan organisasi paguyuban benar-benar diarasakan oleh semua warga terutama program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, jika semua organisasi paguyuban dapat melakukan kegiatan seperti itu maka efek yang ditimbulkan tentu sangat dahsyat, baik oleh warganya maupun terhadap pemerintah dalam membantu mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran yang ada.
Kata Wayan, sesuai dengan penyampaian Bapak Penjabat untuk kami yang turun ke lapangan itu selalu untuk menyampaikan ada tiga hal pokok yaitu kebersihan lingkungan, inflasi dan stunting itu dulu, nanti yang lain-lainnya.
“Oleh karena itu tadi saya tawarkan juga ke IPF bahwa nanti mungkin teman-teman dengan semangat yang ada, bisa mengambil peran di mana saja dari tiga hal pokok itu sehingga saran saya untuk nanti dapat bertemu Bapak Penjabat, menyampaikan kami mau ikut penanggulangan stunting dengan teknologi, caranya bagaimana, ya silakan nanti teman-teman yang menyampaikan, begitu juga ormas-ormas yang lain termasuk perkumpulan otomotif. Juga saran saya, kita memanfaatkan hari Senin sampai Kamis bertemu Pak Penjabat Walikota di rumah jabatan jam 07.30 sampai jam 10.00 Wita,” ungkapnya usai pemotongan kue ulang tahun.
Sebagai organisasi paguyuban, kata Wayan harus betul-betul diarahkan pada kegiatan pemberdayaan masyarakat sehingga menjadi sebuah kohesivitas sosial yang dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan persatuan yang kokoh.
Ia selalu menggelorakan untuk terus menanam tanaman penyebab inflasi seperti cabai dan sebagainya. Terkait stunting, Penjabat Wali Kota meminta agar dinas-dinas terkait melakukan pemetaan sehingga OPD lingkup Kota Kupang bisa menjadi orang tua asuh bagi anak yang mengalami stunting di tiap kelurahan.
Menurutnya IPF yang turut berpartisipasi bersama Pemerintah Kota Kupang membersihkan kota dalam aksi pungut sampah hari ini telah menjadi agen-agen kebersihan dari Kota Kupang.
Ketua Ikatan Paguyuban Flotirosa, Paulus Naftalis Ngga’a, S.Pd mengaku IPF telah memiliki program yang mengarah kepada bidang sosial kemasyarakatan.
Program tersebut seperti yang sudah dilakukan selama ini yaitu kegiatan Baksos serta beberapa program sosial lain yang melibatkan masyarakat.
“Ikatan Paguyuban Flotirosa (Flores, Timor, Rote, Sabu, dan Sumba) tentu kita berharap agar IPF bisa berperan aktif dalam pendidikan, pengendalian inflasi, stunting serta pembangunan di Kota Kupang dan tentunya selalu meningkatkan guyub rukun, saling gotong royong untuk kesejahteraan masyarakat NTT,” tandasnya.
Dalam rangkaian kegiatan selanjutnya, tambah Naftalis, IPF berencana akan melaksanakan lanjutan gerakan masyarakat hidup sehat (germas) dengan melakukan kerja sama pemerintah Kota Kupang dalam memerangi sampah juga kegiatan Baksos seperti yang kami lakukan selama ini yakni kunjungan ke panti-panti asuhan.
Sementara itu Camat Kota Raja, Mohamad A. Abdul Jalil, SH., MM yang turut hadir pada kesempatan itu menyampaikan selamat ulang tahun kepada IPF Kupang.
Ia mengajak untuk berkolaborasi dan bekerja sama dalam pendidikan maupun pemberdayaan masyarakat dan juga kegiatan sosial masyarakat.
“Jadi kami berharap mari datang kepada kami untuk kita berbicara, berdiskusi untuk kita setara dalam visi dan misi dari IPF dan tujuan dari program-program kelurahan, kecamatan maupun pemerintah Kota Kupang,” ajak Yanto.
Tak lupa disampaikannya kepada IPF, “salam kompak selalu,” tutup Camat Yanto Jalil.
Senada dengan Camat Kota Raja Kota Kupang, Kapolsek Oebobo, Kompol Joni F. M Sihombing, S.E., M.M., S.I.K menyampaikan “selamat ulang tahun ke-1 IPF. Salam sukses dan salam kompak,” ucap Kompol Joni Sihombing.
Pada kesempatan yang sama Kapolsek mengajak IPF untuk berkolaborasi.
“Mari kita bekerja sama dengan pemerintah untuk mendukung membangun Kota Kupang,” pungkas Kapolsek. (RN)
