Hadirkan Pengusaha di NTT, Yusak Benu; Lokasi Studi Banding

JUMPA PERS: Ketua HIPMI Kota Kupang, Yusak V. Benu (Keempat) dari kiri saat memberi keterangan kepada awak media di Hotel Harper Kupang, Selasa (12/3/2024). (Dok: NB)

KUPANG, RANAKANEWS.com – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melaksanakan pertemuan dengan para pengusaha dari Kupang dan Timor Leste yang akan digelar di Hotel Harper Kupang pada 19 Maret 2024.

Pada pertemuan tersebut nanti akan dihadiri 35 pengusaha. Timor Leste akan hadir Menteri Perdagangan dan Industri Timor Leste, Filipus Nino Pereira, The Chamber of Commerce Timor-Leste (CCI) atau Kadin Timor Leste, serta Asosiasi Pengusaha Timor Leste.

Sedangkan dari Kupang akan hadir Asosiasi Pengusaha Indonesia Provinsi NTT (APINDO NTT), DPD REI NTT, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT, dan Harrley Davidson Club Indonesia (HDCI).

Hal ini disampaikan oleh Ketua HIPMI Kota Kupang, Yusak Victor Benu bersama Ketua Bidang Investasi HIPMI Kota Kupang Randy Fransisco, Ketua Bidang Pariwisata HIPMI Kota Kupang Michael Tamara, Perwakilan KADIN NTT Rudi Rikony Safry Rauf dalam jumpa pers di Hotel Harper Kupang, Senin (11/3/2024) siang.

Lanjut Direktur PT Garda Maritim itu menyebutkan, rombongan dari Timor Leste akan diterima oleh Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake bersama Penjabat Wali Kota Kupang Fahrensy Funay.

“Visi forum bisnis ini adalah kita akan bisnis matching apa yang bisa dikerjakan dan dipelajari oleh Timor Leste di Kupang dan juga kami akan mempelajari apa yang akan ditawarkan oleh Timor Leste,” kata Yusak Benu.

Menurut Yusak Benu, masing-masing asosiasi akan memperkenalkan bidang usahanya seperti REI akan memperkenalkan perumahan dan resort, ada juga pabrik semen yang akan ditawarkan untuk kerjasama dengan pengusaha Timor Leste.

Kemudian diperkenalkan minuman Acin atau minuman bir lokal dari NTT, sedangkan HIPMI Kota Kupang akan menawarkan Biodisel dan Bioenerg.

“Untuk biodisel, kita menawarkan minyak biodisel dan untuk bioenergi berupa woodchip (serbuk kayu),” ucap Yusak Benu. Menteri Filipus Nino Pereira dijadwalkan berkunjung ke pabrik woodchip. Kegiatan ini akan dirangkai dengan malam kegiatan rohani dari Full Gospel Business Men’s Fellowship Internatioanl (FGBMF), yang salah satu pembicaranya adalah Kapolda NTT Irjen Daniel Silitonga,” ungkap Yusak Benu.

Lanjut Yusak mengatakan, HIPMI telah mengundang perwakilan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) karena belum lama ini, HIPMI  berhasil menyelesaikan sejumlah persoalan yang di Pelabuhan Atapupu, Kabupaten Belu.

“Setelah persoalan di sana beres, sekarang Dermaga Atapupu diberikan izin untuk disingahi kapal dari luar negeri. Untuk itu mulai 2025, dermaga Atapupu akan dibangun menjadi lebih bagus dari saat ini. Setelah pembangunan rampung, dermaga tersebut akan menjadi salah satu pintu masuk UMKM ke Timor Leste,” katanya.

“Saya bersyukur karena Timor Leste yang saat ini mulai mengembangkan energi terbarukan, menjadikan Kupang sebagai salah satu lokasi studi banding,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum HIPMI Kota Kupang Hansel Liyanto menyampaikan, Timor Leste sebagai negara terdekat dari Indonesia terutama Provinsi NTT, membuka kesempatan bagi pengusaha di daerah ini bekerjasama dengan pengusaha negara tersebut.

“Kerjasama ini sudah terjalin sejak 2022. Ketika itu HIPMI dan KADIN menandatangani MoU dengan Timor Leste untuk menyalurkan produk UMKM. Selama 1 tahun terakhir, HIPMI dan KADIN melakukan 12 kali ekspor produk UMKM ke Timor Leste,” katanya.

Lanjut Hansel Liyanto menambahkan, “Di acara bisnis ini nanti kita  akan memperesntasikan produk UMKM kita untuk dikenal lagi agar menjangkau skala yang lebh besar lagi di Timor Leste,” ungkap Owner Hotel Harper tersebut. (TD)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version