Hari Statistik Nasional, BPS Kota Kupang “Statistik Berkualitas Untuk Kemajuan Bangsa”

Kepala BPS Kota Kupang, Ramli Kurniawan Tirtokusumo.

KUPANG, RANAKANEWS.com- Hari Statistik Nasional (HSN) yang setiap tahunnya jatuh pada tanggal 26 September. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kupang  memperingatinya ditandai dengan pemotongan Tumpeng dan diwarnai dengan berbagai acara antaralain Fashion show yang dilaksanakan di halaman Kantor BPS Kota Kupang, Senin (26/9/2022).

Dengan mengusung  tema ”Statistik Berkualitas Bangsa Sejahtera” merupakan seruan bagi seluruh elemen bangsa untuk bekerjasama membangun Indonesia.

Kepala BPS Kota Kupang Ramli Kurniawan Tirtokusumo mengajak seluruh pihak agar dapat bersama membangun statistik yang berkualitas untuk bangsa yang sejahtera. Serta bersama membangun negeri, menuju NTT Bangkit NTT Sejahtera.

Hari Statistik Nasional tahun 2022 ini adalah peringatan yang ke-62 tahun sejak diundangkannya UU No.7 Tahun 1960.

Ia mengharapkan, seluruh OPD, instansi dan akademisi di lingkungan Pemprov, Pemkot dan Pemkab NTT juga dapat meningkatkan peran sertanya dalam mewujudkan statistik sektoral yang berkualitas.

Begitu pula  dengan melalui keterlibatan akademisi pada berbagai kegiatan statistik, seperti desa cantik statistik atau desa cantik dan pojok statistik.  Sehingga dapat membantu meningkatkan kesadaran aparat desa dan masyarakat akan pentingnya statistik dalam merencanakan program pembangunan.

Kepala BPS Kota Kupang, Ramli Kurniawan mengucapkan selamat HSN 2022 kepada seluruh insan statistik di Indonesia dan Provinsi NTT khususnya.

Ramli menjelaskan terkait  Prestasi yang diraih BPS Kota Kupang.  “Pada tahun 2020 sensus penduduk yang online itu kita masuk peringkat pertama untuk persentase penduduk tertinggi. Kemudian ada kegiatan teknis rutin di tahun 2020 itu BPS Kota Kupang terbaik kinerjanya dianatara BPS Kabupaten Kota,” tuturnya.

“Kemudian di tahun 2021 mendapat peringkat ke 3 terbaik. Dan di tahun 2022 ini juga ada beberapa target yang harus  kita penuhi, yakni ada pembinaan kelurahan cinta  statistik kita tergetnya dua dan semuanya sudah dilaksanakan. Juga ada pembinaan statistik sektoral, targetnya ada 8, itu juga semua sudah  kita lakukan. Jadi, itulah target  target oleh BPS pusat pada setiap  BPS Kabupaten Kota di  tahun 2022 ini, dan semuanya itu sudah kita lakukan. Karena memang ditahun 2022 ini ada juga  tambahan kegiatan yang cukup besar  registrasi sosial ekonomi masyarakat,” sebut Ramli.

“Jadi ini merupakan pendataan awal nanti beberapa tahapan itu di tahun 2023. Ada pengolahannya, form tesnya ada forum konsultasi  publik, dan juga penyerahan data. Hasil proses pengumpulan sampai forum konsultasi publik itu datanya kita serahkan ke pemerintah pusat,” kata Ramli disela-sela kegiatan.

Lanjut Ramli, mengatakan, “terkait dengan kegiatan hari ini, BPS Kota Kupang memperingati HSN tahun 2022, kita internal saja dengan mitra mitra kita yang sudah biasa bersama sama dengan kita pengumpulan data. Tidak melibatkan stakeholder atau pihak luar karena kesibukan kita,” tuturnya.

“Kalau secara nasional itu ada pemilihan insan statistik teladan tahun 2022. Prosesnya itu  sudah kita lakukan ditingkat kabupaten kota dan diikutkan pada level tingkat provinsi. Jadi di insan statistik teladan dari masing masing kabupaten  kota, itu nanti diuji  diseleksi lagi  ditingkat provinsi  dan memilih satu untuk diikutkan pada pemilihan nasional. Dan ada satu yang sudah terpilih dari BPS Provinsi,” terangnya.

“Kemarin itu kita baru ada pelatihan instruktur 10 orang, hari Sabtu kemarin baru selesai.  Jadi nanti tanggal 28 sampai 4 Oktober mendatang akan ada pelatihan petugas pengisian sosial ekonomi itu sekitar 461 petugas. Itu melibatkan mitra mitra kita. Jadi mitra mitra ini kita rektut dari kelurahan masing masing. Karena, kita harapkan mereka ini lebih mengetahui wilayah kelurahan masing masing, sehingga dilapangan itu biar bisa  mempermudah mereka. Karena memang regis pendataan awal regis sosial ekonomi ini sangat sangat penting dan juga kegiatannya cukup besar. Ini sama seperti kita melakukan  sensus penduduk lagi karena ada  fariabel sosial ekonomi juga yang kita ingin dapat kan dari hasil  pendataan awal regis sosial ekonomi ini itu yang akan nanti dipergunakan oleh pemerintah untuk berbagai kebijakan terkait dengan kebijakan perlindungan sosial. Jadi ini bagian dari reformasi basis data untuk perlindungan,

Dengan memperingati Hari Statistik Nsional Tahun 2022 ini, kita mengharapkan adanya kesadaran masyarakat untuk lebih mencintai data dan bisa berkontribusi kepada bangsa dan negara melalui data informasi yang disampaikan kepada petugas BPS pada saat melakukan pengumpulan data atau pendataan dilapangan. Sehingga data yang dikumpulkan atau yang dihasilkan dalam setiap survei atau pendataan itu akan betul betul menggambarkan kondisi atau fakta yang sebenarnya di lapangan,” pungkasnya.

Salah satu mitra BPS Kota Kupang, Agust Rehi Huki bagian Survei Biaya hidup. “Saya mengapresiasi kepada BPS Kota Kupang dimana mitra dilibatkan dalam memperingati HSN ke-62 tahun 2022. Diharapkan bahwa kedepannya BPS tetap mau mempergunakan jasa mitra mitra yang ada bisa dapat merangkum atau membuat database untuk mitra mitra yang ada, jadi setidaknya BPS bisa mengetahui dengan pasti kinerja dari  mitra mitra tersebut. Ketika dibutuhkan BPS sudah tau pasti orang orang mana yang bisa untuk bekerja hal yang dimaksudkan,” ujar Agust.

Terkait tantangan dilapangan, tentu banyak. “ Karena ada juga warga yang tidak  memahami maksud dan tujuan dari diadakannya survei. Padahal ini pekerjaan dari pemerintah pendataan yang dilakukan oleh mitra. Ada yang tidak menanggapinya secara baik. Tapi kami menganggap bahwa itu sesuatu yang biasa dan itu merupakan tantangan bagi kami sebagai mitra untuk meyakinkan penduduk bahwa pendataan ini adalah untuk kemajuan masyarakat kita sendiri,” ungkap Agust.

“Harapan kedepannya bahwa masyarakat harus memahami bahwa dengan adanya pendataan yang dilakukan oleh  Regsotek itu adalah untuk kebaikan dari pada masyarakat sendiri. Jadi ada baiknya kalau masyarakat bisa menerima dengan baik setiap kedatangan dari para mitra dan dapat memberikan data  data yang dibutuhkan dan data yang diberikan juga harus falid,” pinta Agust. (TD)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version