KUPANG, RANAKANEWS.com – Peningkatan Indek Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.
Sama seperti tahun sebelumnya, seluruh dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan, terutama dimensi standar hidup layak.
“Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2026 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 72,41 tahun, meningkat 0,25 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Matamira B.Kale, S.Si.,M.Si dalam rilis yang diterima media ini pada Kamis, 5 November 2026.
Sumber data umur harapan hidup saat lahir menggunakan hasil Long Form SP2020 (SP2020-LF).
“Pada dimensi pengetahuan, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun meningkat 0,01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 13,34 menjadi 13,35 tahun, sedangkan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,13 tahun, dari 8,22 tahun menjadi 8,35 tahun pada tahun 2026,” ungkapnya.
Sumber data HLS dan RLS menggunakan hasil Susenas Maret.
Dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan) meningkat 303 ribu rupiah (3,47 persen) dibandingkan tahun sebelumnya.
Sumber data pengeluaran riil per kapita per tahun menggunakan hasil Susenas Maret. (TD)
