Daerah  

Jelang Pemilu 2024,Polres Sumba Barat Gelar Deklarasi Damai

WAIKABUBAK,RANAKANEWS.com – Jelang pemilu 2024 Polres Sumba Barat menggelar Deklarasi Damai bersama Pemerintah Daerah,Forkopimda,KPU,Bawaslu dan Partai Politik,Jumat (24/11/2023) di Halaman Mapolres Sumba Barat.

 

Turut hadiri Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, S.H., Dandim 1613 Sumba Barat letkol Inf. Yuliansa Fitrah, Kapolres Sumba Barat AKBP Benny Miniani Arief, S.I.K.,perwakilan
Pengadilan Negeri Waikabubak,Kasi Pidum Kejari Sumba Barat I Gusti Putu Suda Adyana,SH,MH,Plh Katua KPUD sumba Barat dan Perwakilan Ketua Bawaslu Sumba Barat, seluruh PJU Polres Sumba Barat serta 16 pimpinan Partai Politik Kabupaten Sumba Barat.Bupati Sumba Barat Yohanis Dade,SH dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bupati YOHANIS DADE, SH dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya kolaborasi dan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kelancaran proses pemilu. Bupati Yohanis Dade berharap agar seluruh pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan politik yang sehat dan mendukung pembangunan daerah.“Mari mewujudkan pemilu tahun 2024 yang aman, damai, jujur, dan adil,”ujar Bupati Yohanis Dade.

Deklarasi tersebut diselenggarakan dengan tujuan utama mewujudkan pemilu tahun 2024 yang Kondusif, Menjunjung tinggi Demokrasi, serta menghindarkan potensi konflik atau ketegangan dalam proses demokrasi. Sejumlah tokoh penting, termasuk perwakilan partai politik turut serta dalam acara tersebut.

Sementara itu,Kapolres Sumba Barat AKBP Benny Miniani Arief,S.I.K menyampaikan bahwa Polres Sumba Barat akan melakukan kegiatan pengamanan setiap tahapan pemilu 2024 secara maksimal, AKBP Benny juga menyampaikan pihaknya akan menjaga netralitas dalam semua tahapan pemilu yang erlangsung.“Kembali kami menegaskan, Polri dalam hal ini Polres Sumba Barat akan bersikap netral, kami senantiasa mengingatkan seluruh personel untuk menjaga netralitas, jika ada personel yang terlibat politik praktis maka kami pastikan akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,”ungkap AKBP Benny.

Melalui seluruh stakeholder yang hadir dan juga pimpinan partai politik di kabupaten sumba barat yang hadir pada pelaksanaan penandatanganan deklarasi pemilu damai pagi ini, diharapkan kita semua bersama – sama menjaga situasi kamtibmas yang ada. Mari kita wujudkan pemilu yang aman, damai, jujur dan adil diwilayah hukum Polres Sumba Barat. pungkas AKBP Benny.

Dandim 1613/Sumba Barat Letkol Inf Yuliansa Fitra dalam sambutannya juga mengajak kepada seluruh stake holder terkait yang hadir pada pagi tadi untuk menciptakan suasana pemilu yang aman, damai dan sejuk di kabupaten sumba barat,Dandim 1613 juga mengatakan bahwa Kodim 1613 akan menjaga netralitas, tidak akan ditolerir bagi personel Kofim 1613 yang terlibat politik praktis.

Silahkan adukan ke kami, jika ada personel Kodim 1613 Sumba Barat yang terlibat dalam politik praktis selama pelaksanaan tahapan pemilu 2024 berlangsung. Kami sudah menyiapkan Posko Pengaduan di Makodim 1613 yang aktif setiap harinya 1×24 jam,”pungkas Letkol Inf. Yuliansa Fitrah.

Plh Ketua KPU Sumba Barat Alexander Popo juga meminta agar semua pihak dapat menjaga komunikasi yang baik dalam menanggapi perbedaan pendapat atau pandangan politik.Dengan menghargai perbedaan pendapat dan bertindak secara bijak,kita dapat menjaga persatuan dan kesatuan dalam proses Pemilu ini,”tutupnya.

Fredrick Umbu Pati Wedu,SH perwakilan Bawaslu Sumba Barat berharapan agar kita semua bersama stakeholder dapat bekerjasama mewujudkan integritas dalam mewujudkan pemilu yang damai pemilu sehingga kita menghasilkan hasil demokrasi atau Pemilu 2024 yang bermartabat dan integritas.Penyelenggaraan pemilu adalah terkait keadilan dan integritas pemilu sebagai parameter pemilu demokratis.Keadilan dan integritas pemilu harus dapat diwujudkan secara nyata dalam pengaturan semua tahapan pemilu,termasuk kegiatan kampanye,”harap Fredy.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan deklarasi pemilu damai yang berisikan 5 poin diatas oleh seluruh pimpinan partai politik dan juga Forkopimda bersama Ketua KPUD dan Bawaslu Kabupaten Sumba Barat.

Berikut isi dari deklarasi damai yang ditandatangani:

1.Melaksanakan pemilu tahun 2024 dengan damai dan kondusif, sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun demokrasi yang berlandaskan toleransi.

2.Menjalankan kampanye pemilu dengan aman, tertib, damai, dan berintegritas, dengan menolak segala bentuk hoaks, politisasi SARA, dan praktik politik uang yang merugikan proses demokrasi.

3.Mematuhi dan mentaati seluruh ketentuan yang berlaku, serta berkomitmen menyelesaikan permasalahan pemilu tahun 2024 sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

4.Menolak segala upaya yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat, menghindari kegiatan provokatif, menghasut, ujaran kebencian, dan mengecam penggunaan isu SARA dalam pelaksanaan pemilu tahun 2024.

5.Bersama-sama menciptakan situasi dan kondisi yang tetap kondusif di wilayah Kabupaten Sumba Barat, sebagai langkah nyata untuk mendukung pelaksanaan pemilu yang aman dan damai.(*)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version