Kadis P dan K Kota Kupang: Program GASING Itu Sudah Dilakukan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota kupang, Drs. Dumuliahi Djami,M.Si ketika memberi keterangan kepada wartawan di ruang Kepala Sekolah SDN Liliba Kota Kupang, Jumat (5/5/2023) (Dok: TD/ranakanews.com).

KUPANG, RANAKANEWS.com – Keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang bersama dengan Kepala-Kepala Sekolah PAUD, SD dan SMP se-Kota Kupang melaksanakan upacara Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS).

Walaupun terlambat karena libur dan lain sebagainya maka kami punya upacara HARDIKNAS mundur ke tanggal 5 Mei 2023  yang sebelumnya oleh pemerintah Kota itu digabungkan dengan 27 tahun Kota Kupang sebagai daerah otonom sudah kita laksanakan pas tanggal 2 Mei.

Demikian ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si usai upacara memperingati HARDIKNAS di SDN Liliba Kota Kupang yang beralamat di Jl. Taebenu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Jumat (5/5/2023) dengan tema “Bergerak Bersama, Semarakkan Merdeka Belajar.”

Kepala-Kepala Sekolah PAUD, SD dan SMP se-Kota Kupang.

Dumuliahi Djami mengatakan, Untuk Jajaran Dinas Pendidikan dan Kepala-Kepala sekolah kita baru laksanakan hari ini. Tema sentralnya adalah, “Pada Kurikulum Merdeka Belajar dan Merdeka Mengajar.”

“Merdeka Mengajar untuk kawan-kawan guru, merdeka belajar untuk anak-anak siswa, mulai dari PAUD, SD dan SMP. Berharap merdeka belajar dapat diterapkan di semua sekolah, untuk murid merdeka belajar, dan untuk guru merdeka mengajar mulai dari PAUD, SD dan SMP demi meraih cita-cita,” jelas Dumuliahi Djami.

Dengan program merdeka belajar yang diterapkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, (Mendistrek) Nadiem Anwar Makarim, semua siswa dan guru bisa fleksibel belajar dengan baik untuk meraih cita-cita.

“Untuk Kota Kupang sendiri melaksanakan program Gampang Asik dan Menyenangkan (GASING) itu sudah dilakukan, dan kita akan tingkatkan terus menerus dalam rangka meningkatkan hasil esesmen nasional tahun 2023. Mengingat di tahun 2022 numerasi dan literasi kita Kota Kupang rata-rata di bawah nasional, dengan harapan kerjasama dengan Prof. Yohanes Surya lewat metode GASING ini, kita punya harapan numerasi bisa setara dengan Nasional, bahkan kalau bisa lebih 1 digit rata-rata nasional. Literasi walaupun belum direncanakan secara baik oleh pemerintah Kota Kupang lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, tetapi saya yakin kawan-kawan guru sudah melaksanakan kegiatan tersebut dengan baik,” ungkap Dumuliahi Djami.

“Dimomentum 2 Mei, Hardiknas ini kami canangkan untuk tahun 2023, 2024 mulai dari PAUD, SD dan SMP sudah menggunakan dua Bahasa. Bahasa intinya adalah Bahasa Indonesia. Sedangkan Bahasa pendampingnya adalah Bahasa Inggris,” terang Dumuliahi Djami.

Dumuliahi yakin bahwa dengan diterapkannya Bahasa Inggris mulai dari PAUD, SD dan SMP se-Kota Kupang menjadi Bahasa pendamping pasti sukses.

“Ini saya yakin dan percaya rencana ini akan sukses dan kita terus evaluasi pada tahun mendatang,” pungkasnya. (RN)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version