KUPANG, RANAKANEWS.com- Angka Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada awalnya sangat tinggi akan tetapi bisa teratasi. Pembangunan dan Perekonomian tetap berjalan dengan baik.
Hal tersebut disampaikan Marius Ardu Jelamu, Staf Ahli Gubernur NTT, saat jumpa pers bersama peserta UKW di Hotel Aston Kupang, Rabu (13/10/2021) pukul 09.00 Wita.
Awalnya kasus Covid-19 di Provinsi NTT tinggi dan sangat berpengaruh terhadap semua sektor yang ada di NTT, akan tetapi semua dapat teratasi.
“Hal itu dibuktikan bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan usaha secara konkret untuk membangun semua sektor yang ada di NTT,” kata Marius Jelamu.
Selain itu, mantan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 NTT menambahkan, Pemerintah pusat saat ini telah menyiapkan anggaran untuk pemulihan ekonomi dan pembangunan senilai Rp300triliun.
“Dengan upaya ini, masyarakat terbantu dan tujuan pembangunan untuk memperlancar roda perekonomian masyarakat,” tuturnya.
Selain itu ia mengatakan, tahun ini juga Pemprov NTT akan membangun 77 ruas jalan Provinsi.
“Seluruh sektor Pertanian, Perikanan, dan Kelautan di NTT dapat membantu kebutuhan ekonomi masyarakat. Dan perkembangan ekonomi di Nusa Tenggara Timur mencapai 4, 20 persen.
Terkait perkembangan Covid-19, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga komunikasi, menjaga stamina sehingga kebutuhan ekonomi masyarakat NTT tetap utuh dan eksis. Semua masyarakat wajib mengikuti protokol kesehatan, dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutupnya. (MD)












