KUPANG, RANAKANEWS.com– Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Pintu Air melaksanakan Pra-Rapat Anggota Tahunan (Pra-RAT) Tahun Buku 2022 serentak di 59 kantor cabang seluruh Indonesia pada Jumat, 14 April 2023.
Kegiatan Pra RAT yang berlangsung secara daring dan luring tersebut dibuka oleh Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, SM didampingi Ketua Pengurus Bernabas Hening, A.Md, dan General Manager Gabriel Pito Sorowutun, S.AK., M.Ak yang bertajuk “Dengan Semangat Pra-RAT Tahun Buku 2023 Kita Berdayakan Sejuta Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif, Masyarakat Nelayan, Petani, Peternak dan Buruh (NTT-B) Bersama KSP Kopdit Pintu Air.” bertempat di Aula Sumur Yakob, Kantor Pusat KSP Kopdit Pintu Air, Jumat (14/4/2023).
“Hari ini kita semua tahu bahwa ini adalah acara Pra RAT dan ini namanya pesta demokrasi yang kita jalankan, suatu lembaga kumpulan manusia awalnya dari Jerman dan usaha ini tersebar di seluruh Indonesia termasuk kita, yang dikenal dengan Credit Union. Dengan Credit Union ini mempunyai 3 (tiga) tingkat dasar yang harus kita punyai yakni pendidikan, solidaritas dan swadaya. Ini kekuatan yang kita jalankan untuk KSP Kopdit Pintu Air Indonesia sudah 28 tahun,” tarang Yakobus Jano secara virtual.
Ucapan terima kasih disampaikannya kepada pengurus kantor pusat; General Manager dan Top Manager, Ketua Komite KCP Cabang Unit Kelompok dan Titik Kumpul yang tersebar di seluruh Indonesia, Manager Area, Manager Kantor Cabang Pembantu, Panitia, juga seluruh anggota Kopdit Pintu Air, Anak Cabang (PT).
Yakobus Jano menyebutkan, Pra RAT KSP Kopdit Pintu air serentak di seluruh Indonesia pada Jumat, 14 April 2023 sedangkan untuk RAT Tahun Buku 2022 akan dilaksanakan pada tanggal 4-5 Mei mendatang. Harapannya semua anggota dapat mengikuti secara virtual dari tempat masing-masing.
Tujuannya Pra RAT tersebut kata Jakobus Jano, untuk mendengarkan laporan pertanggungjawaban kinerja pengurus, pengawas dan manajemen selama satu tahun buku serta memberikan usul saran terkait rencana kerja ditahun buku yang akan datang.
KSP Kopdit Pintu Air yang berpusat di Kampung Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan jumlah anggota sudah mencapai 350.000 orang yang tersebar di 59 kantor cabang di 20 Provinsi di Indonesia. KSP Kopdit Pintu air merupakan koperasi peringkat satu nasional dengan total aset sebesar Rp1,8 triliun.
Sementara itu, Manager area Timor Barat, Maria M.Duamite menyebutkan dirinya membawahi 10 (sepuluh) cabang dan 6 (enam) KCP; Kupang, daratan Sumba seluruhnya, Rote, Soe, Kolbano. Sidoarjo tahun ini masuk gabung area luar NTT.
Menurut Rit sapaan akrabnya mengatakan, tujuan kegiatan Pra RAT ini adalah pesta demokrasinya koperasi.
“Karena kalau kita sudah primer nasional harus Pra RAT dulu. Kalau Pra RAT itu kan mungkin ada usul saran dari anggota tentang keberadaan koperasi ini, tentang modalnya, tentang dari banyak aspek lah itu dinilai bagaimana perkembangan, yang berprestasi tetap dipertahankan, yang bagus kita tingkatkan. Jadi semua usul saran anggota ditampung,” beber Rit disela-sela kegiatan, di Hotel Cahaya Bapa Kupang, Jumat (14/4/2023).
Dikatakan, Pra RAT ini melibatkan semua komite unit kelompok titik kumpul dan utusan-utusan anggota. Jadi dari setiap komite unit kelompok itu, ada yang membawa 2 anggota, karena memang Koperasi Pintu air juga anggotanya banyak, cabang Kupang sendiri sudah sebelas ribu kalau semua hadirkan kita kembali lagi ke biaya yang dikeluarkan. Karena KSP Kopdit Pintu Air juga setiap bulan itu sudah melakukan rapat evaluasi bulanan. Disitu dirapat evaluasi bulanan itu juga semua usul saran anggota sudah disampaikan,
Lebih lanjut ia mengatakan, “kedepanya harapan saya pertama untuk anggota bahwa koperasi beda dengan bank atau lembaga keuangan lain. Karena koperasi pemiliknya anggota, jadi anggota yang sudah masuk menjadi anggota wajib menjaga. Menjaganya itu yaitu setiap bulan wajib membayar simpanan wajib minimal Rp50.000, apabila kita sakit atau meninggal, hak-hak kita terima.
Yang kedua, kalau kita pinjam ya harus membayar. Harapan untuk pengurus, tambah Rit, harus mencintai lembaga ini dan mencintai pekerjaan kita. Sebesar apapun pekerjaan itu pasti akan mendapatkan hasil yang baik,” tandas Rit.
Terkait produk unggulannya pertama solidaritas dukacitanya dan solidaritas kesehatan. Sedangkan produk-produk terbaru yang sekarang adalah Jempola.
“Jempola itu pinjaman untuk usaha-usaha produktif. Dan pinjaman untuk anggota yang baru masuk dan bisa diberikan pinjaman maksimalnya Rp5 juta. Dan itu dibentuk dalam kelompok. Paling sedikit satu kelompok itu paling sedikit sekitar 5-10 orang, sehingga bisa dicairkan, diberikan pinjaman Jempola,” terang Rit.
“Terkait peminjam lalai, langkah yang diambil KSP Kopdit Pintu Air sendiri, dengan pola pendekatan secara kekeluargaan. Pendekatan berkali kali, lama-lama dengan sendirinya anggota menyerahkan asetnya,” tutur wanita yang murah senyum dan ramah itu.
Salah satu anggota yang hadir pada Pra RAT KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kupang, Yufensius Tukung, S.Pd mengapresiasi kepada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kupang.
“Saya berterima kasih dan apresiasi setingginya karena Koperasi Pintu Air juga ikut berkontribusi membangun Kota Kupang dimana, KSP Kopdit Pintu Air menjadi salah satu komponen strategis untuk menggerakkan roda ekonomi daerah termasuk Kota Kupang didalamya. Itu harus kita memberikan apresiasi, banyak sudah membantu masyarakat, dan hari ini mengambil tema untuk bagaimana UMKM, usaha ekonomi kreatif, kemudian pemberdayaan masyarakat.
“Saya kira ini relevansinya dengan data statistik bahwa memang ekonomi kreatif dan UMKM itulah mestinya menjadi Panglima ekonomi nasional kita, dimana, penyerapan tenaga kerjanya diatas 90 an persen, Sumbang sih terhadap produk domestik brutonya juga di atas 67% itu kan yang memang menjadi dasar. Sehingga saya kira ini langkah bagus ini langkah berani yang memang seharusnya karena dia punya basis masyarakat masih anggota yang terukur yang memang perlu dibina untuk kemudian dia menjadi pelaku UMKM yang kemudian nanti akan keluar sebagai pelaku ekonomi dan membawakan kesejahteraan,” ujarnya.
Perihal pelayanan, “Saya sudah menjadi anggota 2014 karena saya di wilayah pelayanan Kota Kupang, Cabang Kota Kupang, sangat baik ,saya kira sangat mudah dalam hal apa dalam hal berkoordinasi berkomunikasi dan tidak bertele-tele ya Saya kira ini yang membuat Koperasi Pintu Air juga bisa bertahan di umur 28 tahun dan kemudian dia (KSP Kopdit Pintu Air,red) memiliki jumlah anggota yang relatif sangat banyak dan mungkin yang terbanyak di seluruh Koperasi itu sudah memasuki 300 ribu anggota, ini juga kan mungkin ya tidak bisa kita nafi kan ini karena dampak dari pelayanan yang sangat baik begitu bahwa kemudian ada peningkatan, ada perbaikan ada ini kan saya kira sebuah perusahaan memang harus harus ada berorientasi pada peningkatan pelayanan maka perlu ada investasi untuk menuju ke situ untuk peningkatan, pelayanan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Satu hal yang paling paling terasa sekali adalah Jumlah karyawan, jumlah tenaga kerja di dalam ruang manajemennya Koperasi Pintu air adalah 2000 lebih itu sudah membantu NTT, membantu kota Kupang dalam hal penyerapan tenaga kerjanya dalam hal menciptakan lapangan pekerjaan itu yang luar biasa,” akui anggota DPRD Kota Kupang Fraksi NasDem.
Harapan Ketua Komisi 1 DPRD Kota Kupang Fraksi NasDem, “bagaimana anggota itu setelah dia bergabung minimal membawa dampak baik terhadap perubahan kesejahteraan ekonomi keluarganya, ekonomi individunya itu yang saya kira yang paling penting. Jadi koperasi juga menurut saya perlu diukur tingkat kemajuan anggotanya dari waktu ke waktu,” pungkasnya. (RN)
