BORONG, RANAKANEWS.com- Proyek Lapisan Penetrasi (Lapen) di Kabupaten Manggarai Timur Berkualitas Buruk, Masyarakat Minta Kontraktor CV. GRACIA Bertanggungjawab.

Masyarakat Bea lenda (Y) kepada ranakanews.com pada selasa, (15/2/2022) siang dilokasi mengatakan, ruas jalan Bea Lenda-Wae Wao-Necak baru selesai dikerjakan.
“ Pa lihat sendiri kondisi jalan sekarang, sudah rusak parah, tapi kontraktornya tidak mau diperbaiki, yang kerja ini jalan ibu nining dari bealaing, rumahnya pas di jembatan tu pa, bagian kiri dari arah ruteng, “ kata Dia.
“ Kami sampaikan ke pak Sipri Abur nanti, dia DPRD Kabupaten Manggarai timur dari kami sini, kalua pa kenal tolong sampaikan ke dia (pa Sipri) “ ungkap Dia.
Apalagi kata Dia, ruas jalan Bea Lenda-Wae Wao-Necak merupakan jalan lintas luar menghubungkan ke benteng Jawa ibu kota kecamatan lamba leda.
Ia mengharapkan pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur melalui dinas PUPR agar segera panggil kontraktornya untuk memperbaiki kembali.
Sementara itu, (Lou) sala satu penguna jalan kepada ranakanews.com di lokasi mengatakan, kami menyayangkan pengerjaan ruas jalan ini, padahal jalan ini merupakan jalan alternatif menghubungkan benteng jawa-rejo.
“ kami setiap hari lewat sini pa, pihak kontraktor kerja tidak dari hati ni, kerja asal jadi, kok masih pake di manggarai timur untuk kerja proyek “ kata Lou.
“ harapan kami kedepan pemerintah daerah kabupaten Manggarai timur jangan pake kontraktor kerja asal jadi, tidak mengutamakan kepentingan umum, kontraktor seperti ini hanya memikirkan kepentingan diri sendiri saja “ ucap Lou.

Pantauan media ini di lokasi ruas jalan menghubungkan Bea Lenda-Wae Wao-Sp. Necak kondisinya mengalami rusak berat.
Terpantau beberapa titik rusak berat tersebut tepatnya Sp. Necak, tikungan pertama menuju Bea Lenda, dll. Tak hanya itu terlihat juga, rumput tumbuh segar di permukaan jalan.
Untuk diketahui ruas jalan Bea Lenda-Wae Wao-Necak dikerjakan CV. Gracia dengan sumber dana dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2021, dengan pagu Rp. 743.107.000.00-,.
Sementara itu, Nining selalu kontraktor pelaksana di hubung media ini melalui sambungan WhattsApp pribadi rabu, (16/2/2022) pagi pukul 07:39 wita enggan memberikan jawaban terkait kondisi jalan tersebut.
Hingga brita ini diturunkan dinas PUPR kabupaten Manggarai Timur belum berhasil dikonfirmasi. (Tim/RN).












