Menhan RI Berikan Piagam Penghargaan dan Pin Patriot Bela Negara Kepada Eks Pejuang Tim Tim

Dirjen Pothan Kemham Mayjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT (keenam) dari kanan foto bersama Penerima Piagam di Halaman Kantor Bupati Kupang, Rabu (23/08/2023) (Dok: TD/ranakanews.com).

KUPANG, RANAKANEWS.com –  Pemberian Piagam Penghargaan dan Pin Patriot Bela Negara dan Sosialisasi Bela Negara kepada Eks Pejuang Timor Timur di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto yang diwakili Dirjen Pothan Kemham Mayjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT  berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kupang, Rabu (23/08/2023).

Peserta penerimaan Piagam Penghargaan berjumlah 400 orang dan Sosialisasi Bela Negara berjumlah 200 orang eks Pejuang Timor Timur di Kupang disaksikan dan dihadiri Komando Distrik Militer 1604/Kupang, Wakil Panglima Milisi pro-Indonesia Timor Leste, Eurico B. G.Guterres, S.E., M.M, Bupati Kupang, Drs. Korinus Masneno, M.Si, para Pejabat Forkopimda NTT, Forkopimda Kabupaten Kupang, Tokoh Masyarakat, dan Organisasi Kemasyarakatan.

Terlihat acara Pemberian Piagam Penghargaan Patriot Bela Negara Kepada Eks Pejuang Timor Timur dimeriahkan dengan Tarian Likurai asal Timor Leste Sektor Timur. Peserta yang hadir pun turut ambil bagian dalam tebe-tebe bersama Dirjen Pothan Kemham May Jen TNI Mohammad Fadjar.

Tujuan untuk dijadikan pedoman bagi penyelenggara dalam pelaksanaan kegiatan Pemberian Piagam Penghargaan Patriot Bela Negara kepada eks Pejuang Timor Timur di Kupang.

Dirjen Pothan Kemham Mayjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT saat memberi keterangan kepada awak media di Halaman Kantor Bupati Kupang, Rabu (23/08/2023).

“Terima kasih, yang pertama, saya hadir mewakili Bapak Menteri Pertahanan RI, Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto ke Kabupaten Kupang.

Saya mengucapkan terima kasih banyak  kepada Pak Bupati Kupang, Drs. Korinus Masneno, M.Si,  dengan jajaran Forkompimda semuanya, saya bersama Tim hadir untuk memberikan Piagam  Penghargaan dan Pin Bela Negara.  Jadi dua hal ini saling berkaitan.

Dua hal ini memberikan simbol kepada rekan-rekan kita eks Pejuang Timor Timur yang khususnya yang berada di Kupang ini untuk memberikan wujud penghargaan dari negara atas jerih payah mereka bersama semua dengan kita dulu berjuang untuk mempertahankan kedaulatan di Timor Timur,” ujar Mayjen TNI Mohammad Fadjar kepada awak media seusai Pemberian Piagam dan menyematkan Pin kepada sejumlah warga eks Timor Timur di Halaman Kantor Bupati Kupang, Rabu (23/08/2023).

“Yang berikutnya saya juga terima kasih kepada Pak Eurico Guterres yang sudah terus membina rekan-rekan eks Pejuang Timor Timur ini sehingga seperti sekarang,” tambahnya.

Lanjut Mayjen TNI Mohammad Fadjar, “Harapannya kedepan rekan-rekan kita para Pejuang eks Timor Timur ini bisa menjadi penjuru, bukan saja masyarakat di Kupang, di NTT tetapi di Indonesia bahwa kita harus menanamkan rasa cinta tanah air, rasa bela negara, supaya negara ini terus bisa eksis, terus bisa bertahan ditengah-tengah pergumulan, ditengah-tengah struggle dari semua negara yang ada di dunia.

Kalau kita ingin bertahan di dunia, maka kita harus punya rasa cinta tanah air dan juga bela negara. Nah orang-orang, kawan-kawan kita yang tadi mendapatkan Piagam Penghargaan dan Pin Bela Negara mereka adalah para pelaku sejarah para saksi hidup yang jiwanya patriotismenya patut  ditiru, patut dicontoh oleh semua warga negara Indonesia.

Jangan pernah luntur rasa cinta tanah air kita, jangan pernah kita terkikis oleh zaman, jangan pernah kita terprovokasi sehingga melunturkan rasa cinta tanah air dan rasa bela negara. Karena itu yang akan menjadi bumerang buat kita nanti,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kupang, Drs. Korinus Masneno, M.Si, menyampaikan, atas nama Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kabupaten Kupang, kami patut menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertahanan RI atas upaya yang diberikan bagi warga kami eks Pejuang Timor Timur yang sekarang ini berada di wilayah Kabupaten Kupang.

“Disini cukup banyak, kita sudah berkembang sampai sekitar 7 (Tujuh) ribuan. Dari awal sekitar 3 (Tiga) ribuan warga. Dan saya kira Pemberian Penghargaan ini sesuatu yang tepat.

Karena sampai dengan saat ini warga eks Timor Timur disini merupakan salah satu ujung tombak juga dalam pelaksananaan pembangunan kemasyarakatan, pembangunan ekonomi, dan pembangunan mental  moral spiritual termasuk ikut memberikan semangat contoh keteladanan bela negara  bagi masyarakat di Kabupaten Kupang, sehingga saya percaya bahwa hal ini adalah sangat baik dalam rangka membina mental untuk kebersamaan di Kabupeten Kupang yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Republik Indonesia yang sangat kita cintai,”akui Bupati bangga.

“Sekali lagi terima kasih, apa yang kita niatkan baik untuk pembangunan masyarakat kiranya diberkahi keberlanjutannya dihari-hari yang akan datang,” ucap Bupati.

Salah satu penerima Piagam, Eusebio De Araujo mengaku bangga.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih yang sangat luar biasa karena selama ini perjuangan kami di Timor Timur sana ya ada lah harganya itu, sehingga Pemerintah mengingat kami dan memperhatikan kami, memberikan kami  piagam penghargaan,” ujar Bejo bangga.

Lanjut Bejo mengatakan, “kami ini kan sudah tua, mungkin anak-anak kami; generasi kita lebih diperhatikan lagi. Dan kita harapkan tetap mereka (Pemerintah,red) tertanam jiwa nasionalisme kepada mereka (generasi,red),” ungkap salah satu Milisi pro-Indonesia Timor Leste itu. (TD)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version