Nilai Tukar Petani Januari 2023 Turun 0,05 Persen Jika Dibandingkan dengan Desember 2022

KUPANG, RANAKANEWS.com- Nilai Tukar Petani (NTP) bulan Januari 2023 didasarkan pada perhitungan NTP dengan tahun dasar 2018 (2018=100).

Penghitungan NTP ini mencakup 5 subsektor, yaitu subsektor padi & palawija, hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan.

Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi NTT, Nurani Vita Christiani S, ST., M.M. (Foto: Istimewa).

Hal ini dijelaskan Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi NTT, Nurani Vita Christiani. S,ST., MM, dalam jumpa pers secara virtual, Rabu (1/2/2023).

Pada bulan Januari 2023,  NTP Nusa Tenggara Timur sebesar 95,56 dengan NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar 94,43 untuk subsektor tanaman padi-palawija (NTP-P), 101,67 untuk sub sektor hortikultura (NTP-H); 90,31 untuk subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTP-TPR); 109,35 untuk subsektor peternakan (NTP-Pt) dan 96,51 untuk subsektor perikanan (NTP-Pi).

Dikatakan, terjadi penurunan 0,05 persen pada Januari 2023 jika dibandingkan dengan NTP Desember 2022.

“Penurunan indeks harga ini disebabkan oleh perkembangan indeks harga terima yang lebih lambat dibandingkan harga bayar. Hal ini terjadi pada subsektor hortikultura dan tanaman perkebunan rakyat,” jelas Vita.

Ia menyebut, di daerah perdesaan terjadi inflasi 0,97 persen khususnya pada kelompok komoditas makanan, minuman dan tembakau. (TD)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version