KUPANG, RANAKANEWS.com – Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Orias Moedak- Sebastianus Salang terbukti keseriusan mereka maju sebagai calon gubernur NTT dengan mendaftarkan diri ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) NTT pada Rabu (8/5/2024) pukul 16.00 Wita.
Kedatangan Bakal Calon Gubernur dan Bakal Calon Wakil Gubernur NTT, Orias Moedak- Sebastianus Salang bersama rombongan ke DPD HANURA NTT diterima langsung oleh Ketua DPD Partai HANURA NTT, Refafi Gah dan panitia pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah.
Paket OASE dengan tagline “Jangan Mencuri” ini mengambil langkah pasti menuju Pilkada 2024 dengan mendaftar ke beberapa partai politik yakni PKB, PDIP, PAN, dan hari ini di Gerindra dan Hanura.
Visi misi OASE sederhana yakni “NTT Sukses dan NTT sejahtera”.
Menurut Orias Moedak, untuk menjadikan NTT sukses dan sejahtera ada enam program yang mendasar yang akan dikerjakan kedepan.
“Enam program yang mendasar itu dimulai dengan kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat,” katanya.
Selain itu, ada juga faktor yang mendukung peningkatan ekonomi dari kelautan dan perikanan, pertanian dan pariwisata dan yang terakhir akan ada kesejahteraan.
Visi misi paket OASE dipercaya akan membawa NTT ke arah yang lebih baik melalui perubahan positif di bidang kesehatan, pendidikan, pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan, serta sektor pariwisata.
Paket OASE meyakini mampu meningkatkan profesionalitas ASN, meningkatkan APBD, dan PAD NTT, mengoptimalisasi Aset Daerah, menyediakan lapangan kerja yang baik, mampu mengembangkan seni budaya dan olahraga, menciptakan pengembangan logistik dan trasportasi, serta peka dalam tanggap bencana.
Keberpihakan kepada perempuan
“Saya sudah melakukan perjalanan di NTT, dan saya tahu kesulitan-kesulitan yang dihadapi.
Kalau terkait dengan tenaga kerja, kita harus menyiapkan tenaga kerja yang profesional dalam arti mereka diberi pelatihan-pelatihan dan diberikan kesempatan yang sama dengan laki-laki.
Dan saya datang di salah satu tempat di kabupaten Ende, dan saya menemukan disana memang ada mama-mama yang bekerja sangat keras ya saya salaman dengan mereka saja saya menyedihkan sekali karena rupanya mereka adalah korban dari suami mereka atau anak mereka yang korban BPO yah itu juga korban walaupun kita melihat seolah-olah suaminya yang korban tapi mereka juga korban karena mereka akan bekerja jauh lebih keras. Jadi ini harus menjadi perhatian,” kata Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia (2018-2019) itu.
“Kalau istilah sekarang inklusif ya, Inklusisf itu artinya melibatkan semua termasuk perempuan kemudian yang difabel juga kita harus perhatikan. Jadi itu pasti kami perhatikan,” ucapnya.
Orias juga menyebutkan, terkait stunting. Ini adalah inti permasalahan dimana kita masih memiliki kasus stunting yang juara kita ya. Kita termasuk juara kasus stunting dan itu kita memperhatikan justru perempuan,” tandas pria yang murah senyum dan ramah itu.
Di tempat yang sama, Ketua DPD Partai Hanura NTT, Refafi Gah menyambut baik kedatangan paket OASE.
Refafi menegaskan, NTT dengan segudang prestasi negatif seperti provinsi termiskin ketiga secara nasional tentu saja membutuhkan figur pemimpin yang melihat secara menyeluruh persoalan yang ada di masyarakat.
Seorang pemimpin menurut Refafi, harus mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan, serta mengangkat pendapatan ekonomi perkapita masyarakat.
“Pemimpin harus pula memiliki karakter yang membangun, punya visi yang melihat semua penderitaan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Bakal Calon Wakil Gubernur NTT, Sebastianus Salang yang juga sebagai Politisi Golkar siap maju sebagai Cawagub NTT mendampingi Orias Petrus Moedak.
Sebast yang kini menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat atau Wasekjen DPP Golkar itu mengatakan keputusannya untuk mencalonkan diri sebagai calon wakil gubernur NTT sudah bulat.
Ia mengaku siap mendampingi Orias untuk berkontestasi di Pilgub NTT pada November mendatang.
Sebas mengaku memiliki kesamaan pemikiran dengan Orias Moedak dalam hal membangun NTT mencapai lebih baik.
Menurut Sebast, sosok seperti Orias sangat dibutuhkan masyarakat NTT atas kompleksnya berbagai persoalan yang terjadi saat ini. Keduanya tidak ingin NTT terus terpuruk. (TD)