JAKARTA,RANAKANEWS.com – Bupati Sumba Barat dalam Hal ini di Wakili Oleh Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Drs Imanuel Anie,M.Si menerima Penghargaan Award Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Nasional yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’aruf Amin,Selasa (14/03/2023)di Balai Sudirman Jakarta Selatan.
Adapun piagam Penghargaan diserahkan Langsung Oleh Menteri Dalam Negeri Muhamad Tito Karnavian,Penghargaan yang di dapatkan dan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam melindungi warganya adalah dengan memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat. Hal ini tertuang dalam perjanjian kerjasama anatara Pemda Sumba Barat bersama BPJS Kesehatan.
Adapun Salah satu syarat untuk mendapatkan UHC adalah kepesertaan BPJS Kesehatan lebih atau sama dengan 95 persen. Untuk cakupan UHC Pemerintah Kabupaten Sumba Barat sampai dengan Maret 2023 telah mencapai 97,38 % persen penduduk yang terdaftar dalam program JKN.
Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’aruf Amin dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas berbagai upaya dan kerja keras pemerintah daerah yang konsisten mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). JKN saat ini menjadi salah satu program prioritas nasional, terutama dalam mengintegrasikan jaminan kesehatan daerah ke dalam program JKN, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
“Sebagai salah satu program strategis nasional sejak 2014, JKN telah menjadi tonggak revolusioner dalam penataan layanan kesehatan masyarakat di Indonesia. Adanya JKN terbukti membawa banyak dampak positif, terutama dengan terbukanya akses dan meningkatnya pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat,” paparnya.
KH. Ma’aruf Amin juga berpesan kepada Setiap Provinsi, Kabupaten/Kota agar terus meningkatkan cakupan Kepesertaan dan Meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan dengan memastikan masyarakat menjadi Peserta Aktif dalam JKN.
“Kepesertaan JKN-KIS terus meningkat dari tahun ke tahun. Sampai dengan 1 Maret 2023, tercatat cakupan perlindungan kepesertaan program JKN-KIS mencapai 252,17juta, atau 90,79% dari total penduduk Indonesia. Capaian ini menunjukkan program JKN-KIS menjadi program jaminan terbesar di dunia dengan skema tunggal terintegrasi,” ungkapnya.
Ali Ghufron pun memaparkan, dalam rangka mengoptimalkan tercapainya Indonesia Universal Health Coverage, saat ini BPJS Kesehatan sedang mengembangkan upaya terintegrasi untuk memetakan, menyisir, mengadvokasi, dan meregistrasi seluruh masyarakat dalam kepesertaan program JKN. Melalui strategi PESIAR (PEtakan, Sisir, Advokasi dan Registrasi), di mana program ini dilaksanakan bersinergi dengan Kemenko PMK, Kemenkeu, Kemendagri, dan Kemendes PDTT.
“BPJS kesehatan akan terus berinovasi dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, untuk bersama-sama memastikan terwujudnya perlindungan kesehatan menyeluruh bagi seluruh penduduk Indonesia, dengan layanan yang berkualitas mudah pasti dan setara,” imbuhnya.
Sumber: Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Sumba Barat
