Penyelenggaraan Turnamen AINTASI Cup Jauh Sebelum Malaka Ada

BETUN,RANAKANEWS.com – Jika terhitung dari tahun 2012 sebagai awal mula bergulirnya piala AINTASI Cup, Maka sudah 11 tahun diselenggarakan.

Namun di Tahun 2012 masih di uji coba dan resmi digelar untuk pertama kalinya itu pada tahun 2013 dan seterusnya pada setiap tahunnya di selenggarakan turnamen AINTASI Cup, demikian disampaikan Ketua Panitia yang juga salah satu penggagas turnamen AINTASI Cup dari awal berdirinya, Jhon Seran Suri saat ditemui RANAKANEWS. di meja panitia, Rabu (13/09/2023)

Disampaikan Jhon “AINTASI cup itu ada sebelum Malaka ada, dan AINTASI Cup ini muncul dari rakyat itu sendiri, yang dimana semua masyarakat turut andil dalam pergelaran even ini baik itu materi maupun moril”

Kala itu, tambahnya masyarakat duduk bersama sama dengan beberapa senior yang berkompeten di bidang olahraga sepak bola untuk menggagas AINTASI Cup.

Masyarakat bersama milenial cukup berkontribusi untuk penyelenggaraan kegiatan ini, sebut saja Sound System 68, disumbangkan secara suka rela dari sejak awal bergulirnya turnamen AINTASI Cup hingga hari ini.

Turnamen ini berangkat dari ide dan gagasan masyarakat, oleh karnanya masyarakat berkontribusi berupa uang ada yang dua ribu (2000), lima ribu (5000) bahkan awalnya itu dari para calo Oto di betun, menyumbang untuk penyelenggaraan turnamen AINTASI Cup, jadi bisa disebutkan bahwa ini turnamen rakyat karna bulan elit yang selenggarakan, Ungkap alumni Magister Pendidikan UNDANA Kupang.

Ada juga beberapa pihak serta stack holder yang cukup antusias membantu penyelenggaraan turnamen ini, dari Gereja, tokoh-tokoh masyarakat, Kepala Sekolah (SD,SMP, SMA) Pejabat-Pejabat dan Kapala Desa se-AINTASI yang mendukung dengan cara mereka masing-masing.

Ia menjelaskan, pemerintah juga sering datang buka kegiatan, bahkan sejak dari Belu di tahun 2012. Dan tentu sponsor utama turnamen ini adalah ASKAB PSSI Malaka.

AINTASI sendiri adalah sebuah club yang sudah ada sejak tahun 2011 yang pernah ikut andil dalam turnamen Bupati Cup, waktu itu masih Belu.

“Semoga Dengan adanya turnamen AINTASI Cup ini, sebagai ruang membibit generasi sepak bola yang luar biasa untuk mereka (Para Pemain) bisa mengembangkan bakat dan skil sehingga barang kali direkrut club club besar di Nusantara Tenggara Timur (NTT) umumnya dan Malaka khususnya” Harap Jhon didampingi beberapa masyarakat dan panitia milenal yang hadir.

Sekarang, masih babak penyisihan grup, namun sudah ada dua klub yang secara point sudah lolos ke babak 16 besar yakni, Benenai FC dan Gaza FC. Dan finalnya akan dilangsungkan pada tanggal 28 September mendatang, tutup Jhon. (YB/RN)

error: Konten dilindungi!