KUPANG, RANAKANEWS.com – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa ( DPC PKB) Kota Kupang terus memperkuat barisan kader muda melalui kegiatan Pendidikan Kader Loyalis yang digelar pada Senin (27/10/2025) di Aula T-More Hotel Sahid T-More Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini menjadi bagian dari program kaderisasi berjenjang yang digagas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk membangun partai yang solid dan berbasis kader.
Ketua DPC PKB Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek,S.Pd mengatakan bahwa pendidikan kader Loyalis merupakan agenda strategis dalam mencetak generasi muda partai yang militan dan berkomitmen terhadap nilai-nilai perjuangan PKB.
“Ditengah kepartaian yang begitu banyak di Indonesia, tentu kita ingin memiliki kader-kader partai yang loyal terhadap partai, militansinya teruji, dan punya komitmen untuk membesarkan Partai Kebangkitan Bangsa. Dan program ini secara nasional, itu yang kita wujudkan dalam bentuk pelatihan kader pertama kader loyalis Partai Kebangkitan Bangsa. Kami ingin setiap kader memahami ideologi, visi perjuangan, dan tanggung jawab politik sebagai bagian dari PKB,” ujar Theodora Ewalde Taek yang akrab disapa Walde disela-sela kegiatan.
PKB secara spesifik ingin menyiapkan kader muda yang siap melanjutkan estafet perjuangan partai. “Pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wadah untuk menumbuhkan loyalitas semangat perjuangan kader di akar rumput,” kata Walde.
Walde menyebutkan bahwa Kota Kupang kabupeten yang ketiga, yang sebelum- sebelumnya sudah ada, tapi namanya berpartai keanggotaan itu terus direfresh. Setiap lima tahun atau setiap struktur kepengurusan tentu ada yang keluar ada yang masuk. “Kita ingin ini menjadi rutinitas partai untuk menanamkan ideologi partai. Jadi ke depan kita tidak memberikan ruang kepada PKB untuk seenaknya merekrut orang tanpa ada tahapan-tahapan karena ujungnya adalah kita ingin punya kader yang loyalis. Jadi apabila ada hajatan politik, mereka mungkin jadi prioritas dalam perekrutan pencalegkan karena kita tidak ingin merekrut orang yang mungkin belum memiliki pemahaman tentang Partai Kebangkitan Bangsa. Karena kami ingin setiap kader memahami ideologi, visi perjuangan, dan tanggung jawab politik sebagai bagian dari PKB,” kata Walde.
“Kader diharapkan memiliki pemahaman mendalam dan teguh pada ideologi, visi dan misi organisasi,” pungkas mantan Anggota DPRD Kota Kupang dua periode.
Sementara itu Pemateri Anton Timo, menyampakan proficiat kepada DPC PKB Kota Kupang yang melaksanakan kegiatan Pendidikan Kader Loyalis.
“DPC PKB Kota Kupang yang telah memposisikan dirinya sebagai barometer. Karena mereka ambil momen yang tepat. Kenapa saya bilang momen yang tepat karena melaksanakan pada bulan Oktober dimana bulan orang muda. Karena yang hadir hampir 100 persen anak muda. Lalu yang kedua bahwa melalui kaderisasi seperti ini membentuk suatu komitmen loyal yang tinggi karena hanya melalui pendidikan seperti ini akan membuka wawasan orang tentang tokoh atau leader Gus Muhaimin bahwa selama ini bisa saja orang tidak tahu melalui media, nonton di TV dan lain. Ketika melalui materi materi yang tersusun rapi seperti ini akan menanamkan nilai-nilai yang luar biasa.
Harapan saya pengetahuan yang didapat dari pendidikan harus diaplikasikan dalam bentuk aksi nyata di lapangan. Mereka dapat menyerapkan nilai-nilai yang disampaikan oleh instruktur sehingga mereka ejawantakan diri di lapangan. Ketika mereka sebagai kader, tempat dimana mereka tinggal, mewartakan ke tetangga, ke keluarga nilai-nilai yang mereka dapatkan selama mengikuti pendidikan karena menjadi kader atau politisi sesungguhnya untuk melayani,” ujar Wakil Ketua 1 Dewan Tanfiq DPW PKB NTT. (TD)