Pilgub NTT; BKH Dapat Dukungan Penuh dari DPP dan DPD Partai Demokrat

KUPANG, RANAKANEWS.com – Dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2024 ini ada sejumlah nama yang mencuat ke publik.

Sebut saja ada mantan Kapolda NTT Johni Asadoma dan juga Benny Kabur Harman (BKH) yang merupakan anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat.

Diketahui, BKH mendapat dukungan penuh dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

DPP Demokrat menugaskan BKH yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) untuk maju dalam kontestasi Pilgub NTT mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi NTT, Leonardus Lelo, S.IP.,M.Si. saat ditemui wartawan ranakanews.com di ruang kerjanya, Jumat (8/3/2024) di Kantor DPD Partai Demokrat NTT.

Politisi yang saat ini terpilih kembali menjadi anggota DPRD Provinsi NTT itu mengatakan, calon kepala daerah baik Gubernur maupun Bupati/Walikota mengutamakan kader partai Demokrat.

“Namun tidak terlepas bahwa partai Demokrat juga membuka diri untuk non kader, tapi dengan catatan hasil survei yang menentukan serta memiliki kesamaan visi, misi dan platform perjuangan,” terangnya.

Selain itu Putra asal Desa Runut, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka itu belum bisa bicara banyak soal sosok seperti apa yang akan mendampingi BKH.

“Untuk sosok pendampingnya, kami belum bisa menentukan karena hal itu kesepakatan bersama koalisi partai jadi koalisi partai yang berbicara begitu, tidak bisa kami yang bicara,” katanya.

Karena menurut Leo Lelo bagaimanapun, komposisi kursi DPRD Provinsi dengan syarat minimal 20% dari jumlah kursi yang ada berarti harus 13 kursi.

“Kami saat ini memiliki 7 kursi harus memenuhi syarat minimal dengan menambah lagi 6 kursi dengan berkoalisi bersama partai lain. Tidak ada partai politik yang ada di Provinsi NTT yang bisa usung mengajukan pasangan calon sendiri, yang jelas dia harus berkoalisi,” jelas pria yang murah senyum dan ramah itu.

Lebih lanjut, Leo Lelo merincikan jumlah raihan kursi Demokrat untuk seluruh tingkatan.

“Kami untuk 2024 ini DPR RI 2 kursi yakni dari dapil NTT 1 dan NTT 2 masing-masing satu kursi. Untuk DPRD Provinsi kami bertambah jadi 7 kursi dari yang sebelumnya 4 kursi. Untuk DPRD Kabupaten/Kota, kami juga meningkat dari 56 kursi, sekarang menjadi 59,” sebut mantan Dosen Unika Kupang itu.

Ketua DPD Demokrat NTT, Leonardus Lelo juga akan mengevaluasi pencapaian yang ada.

“Keberhasilan dan kegagalan kami di tahun 2024 ini menjadi bahan evaluasi untuk memperteguh konsolidasi dan kebersamaan di semua tingkatan struktur partai,” pungkasnya. (TD)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version