PKB Gelar Rapat Pleno Penetapan Daftar Calon Sementara Anggota Legislatif DPRD NTT

Foto bersama usai Rapat Pleno Penetapan Daftar Calon Sementara Anggota Legislatif DPRD NTT di Hotel Romita Kupang, Selasa (25/4/2023) (Dok: TD/ranakanews.com)

KUPANG, RANAKANEWS.com– Dalam rangka menghadapi Pemilu 2024, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan Rapat Pleno penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota Legislatif DPRD NTT di Hotel Romita Kupang pada Selasa (25/4/2023) Sore.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPW PKB NTT, Aloysius Malo Ladi, SE bersama seluruh pengurus DPW.

Dalam kesempatan tersebut, Aloysius Malo Ladi mengatakan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa secara keseluruhan; Kabupaten/Kota dan Provinsi hari ini batas terakhir untuk melakukan penetapan Daftar Calon Sementara.

“DPW PKB NTT setelah melakukan rekrutmen para bakal calon dan tadi sudah selesai penetapan DCS untuk 8 (delapan) dapil,” jelas Alo Malo Ladi.

Lanjut Alo, “terkait target kursi untuk DPRD Kabupaten/Kota itu kami yakin dan kami optimis bahwa semua Dapil akan terisi. Dan ada beberapa Dapil yang kami optimis juga akan menghasilkan pendobelan kursi yang Dapilnya besar seperti Sumba, Manggarai, Sikka, Ende, Ngada, Bajawa, Belu, Malaka, dan TTU kami optimis pemilu 2024 nanti bisa terealisasi. Demikian juga untuk di DPR RI kami optimis bahwa 2 (dua) kursi dari Dapil NTT 1 dan NTT 2 pasti akan terisi dan tetap bertahan,” sebut Alo optimis.

Ketua DPW PKB NTT, Aloysius Malo Ladi, SE (kiri) yang juga Bacaleg DPRD NTT Nomor urut 1 Dapil 3, Sumba Raya.

Ketika ditanya harapannya untuk Bacaleg, Wakil Ketua 3 DPRD Provinsi NTT ini mengatakan, “Sekalipun ini merupakan penetapan sementara, namun kepercayaan yang diberikan lewat partai politik ( PKB,red) harus memenangkan kursi di Kabupaten/Kota, Provinsi, Pusat dan memenangkan Pilpres,” tegas Alo.

Terkait Pilpres, tambah Alo, “Tentu sudah terkonsolidasi dengan baik sisa kita menunggu arahan dan keputusan  DPP kapan kita akan melakukan deklarasi ditingkat pusat dan secara otomatis pasti dia akan merambat ke tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota, bahwa  PKB pada prinsipnya tetap merujuk pada hasil Muktamar di Bali bahwa tetap mengusung Ketua Umum (Abdul Muhamad Iskandar) sebagai Calon Presiden. Dan itu merupakan komitmen semua jajaran pengurus dan kader-kader partai baik tingkat Provinsi, Kota dan Kabupaten dan Kecamatan,” terang Ketua DPW PKB asal Sumba itu.

Sementara terkait koalisi dengan Partai Gerindra, menurut Alo, tidak ada persoalan. “Selama ini tetap membangun komunikasi. Kita masih tunggu saja dari arahan dari pusat terkait dengan kapan deklarasi dan seperti apa, itu kami masih merujuk pada apa yang menjadi keputusan dari dewan pengurus pusat,” kata Bacaleg Nomor urut 1 (satu) Dapil 3  Sumba Raya itu.

Pada kesempatan yang sama juga dirinya mengimbau kepada para Bacaleg, tetap semangat, tetap punya jiwa pejuang yang lebih, “karena kita ketahui bersama bahwa kurang lebih 18 partai yang akan mengikuti pemilu 2024, maka, kami akan melakukan konsolidasi terus menerus dan tentu harus meraih suara berarti harus setiap saat berada ditengah-tengah masyarakat untuk membangun komunikasi dan hal-hal lain untuk mendapat dukungan,” tandasnya.

Ana Waha Kolin, SH Bacaleg DPRD NTT Nomor urut 1, Dapil 6.

Terpisah, Ana Waha Kolin, SH, Bacaleg DPRD Provinsi NTT  Nomor urut 1 (satu) Dapil 6, mengaku siap.

“Sebagai politisi harus siap. Siap itu artinya siap menang dan siap kalah. Karena semakin hari kan persaingan politik semakin kuat. Dan setiap caleg itu akan mengkalim dirinya menang. Jadi sebagai seorang incumbent harus selalu siap yaitu siap kalah siap menang. Jangan cuman siap menang,” ujar Ketua KPPI NTT.

Terkait kesiapannya menuju Pemilu 2024, kata An Kolin selalu ke basis.

“Biasanya ke basis itu satu dua bulan, tetapi sekarang hampir setiap bulan ke basis; menyapa mereka (konstituen) supaya mereka tahu bahwa kita tidak sedang duduk saja, tetapi kita ada ditengah-tengah mereka,” ungkap An Kolin.

Wanita murah senyum dan ramah ini menyebutkan, terkait untuk  calon Presiden, menurutnya setiap kader partai wajib hukumnya mendukung ketua partai.

“Mulai dari ranting hingga kepengurus  Provinsi, serta pusat, wajib hukumnya mendukung ketua partai. Karena itu, artinya, bahwa kita punya kendaraan, dan Ketua Partai kita dukung,” tegas An Kolin.

Pada kesempatan sama dirinya mengimbau  kepada Bacaleg, semua harus siap. Siap mental, harus kuat. Dan juga didukung full oleh keluarga.

“Harus didukung oleh keluarga. Tidak bisa berjalan sendiri karena tanpa keluarga kita tidak bisa keluar,” pungkas An Kolin.

Hendrik H. Gaungu, SE (kiri) Bacalaleg DPRD NTT Nomor urut 2, Dapil 3, Sumba Raya.

Hendrik H.Gaungu, SE Bacaleg DPRD Provinsi Dapil 3 (Sumba Raya) nomor urut 2.

“Sekarang kami kerja keras untuk bagaimana kami Dapil 3 untuk mempertahankan kursi yang ada. Karena itu saya pribadi kerja keras untuk dapat kursi,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau kepada 10 teman yang akan bertarung.

“Kita tetap kerja, siapa pun nanti yang terpanggil untuk menempati kursi di DPRD Provinsi NTT, kami diantara 10 orang, kami tetap kerja sama untuk mempertahankan sebuah kursi karena satu kursi mahal,” ujar Pembina dan Penasehat Pasola Student-Kupang. (RN)

error: Konten dilindungi!