Program Ausbildung 11 Pelajar dari NTT Kuliah Gratis dan Magang di Jerman

Keterangan Foto: Foto bersama usai Launching E- Placement di SMKN 4 Kupang, Rabu (14/8/2024). (Dok: TD/ranakanews.com).

KUPANG, RANAKANEWS.com – Sebelas pelajar  dari  Nusa Tenggara Timur (NTT) akan ke Jerman.

Melalui program Ausbildung, anak-anak ini akan kuliah secara gratis dan magang di industri di Jerman sesuai dengan jurusan yang dipilih mereka  akan menerima sertifikasi saat bekerja di Jerman.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Pengembangan Ekonomi Regional Wilayah Blackforest-Baar- Heuberg, Henriette Stanley, kepada awak media usai Launching E- Placement di SMKN 4 Kupang, Rabu (14/8/2024).

“Tujuan hari ini kami datang ke NTT khusus SMKN 4 Kupang untuk menginformasikan tentang program ini. Program ini memakan energi yang sangat besar dari Indonesia dan Jerman, kedutaan dan lainnya. Ini memang direncanakan untuk jangka panjang. Saat ini ada 11 anak yang telah memenuhi syarat untuk dikirim ke Jerman, namun masih membutuhkan calon tenaga kerja di Jerman dan ini akan terus berlanjut yang penting fase dalam bahasa Jerman,” kata Henriette Stanley.

Lanjut Henriette Stanley mengatakan, NTT merupakan daerah pertama di Indonesia yang melaksanakan program kerja sama ini. Saat ini, mereka fokus untuk mengajarkan bahasa Jerman kepada para pelajar untuk menatap program Ausbildung.

Sementara itu Project Manager Azubi Indonesia untuk Wilayah Blackforest-Baar-Heuberg Jerman, Nurul Aini, berharap program Ausbildung dapat menjawab solusi atas kebutuhan anak di NTT.

“Harapannya program ini bisa menjadi solusi atas kebutuhan akan tenaga muda untuk dididik menjadi tenaga kerja profesional di Jerman,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Kerja Sama Strategis Internasional Global Katalyst e.V, Doddy Kadarisma mengatakan, pihaknya juga tengah mempersiapkan guru-guru di NTT agar bisa berbahasa Jerman. Harapannya, para guru ini akan memotivasi siswa untuk kuliah sambil bekerja di Jerman.

“Untuk NTT kita sementara siapkan guru-guru yang berasal dari NTT saat ini sedang kami training. Sambil menunggu guru-guru di NTT, kami memiliki lebih dari 200 tenaga dari Pulau Jawa yang sudah kami siapkan untuk membantu di NTT dalam mendidik anak-anak dengan bahasa Jerman,” jelas Doddy Kadarisman.

Kepala SMKN 4 Kupang, Semi Ndolu, mengungkapkan program Ausbildung di Jerman ini menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah pengangguran di NTT. Para pelajar bisa mendapat pendidikan vokasi sesuai dengan minat mereka di negara itu.

“Saat ini kita dalam tahap persiapan mereka untuk melanjutkan studi vokasi di Jerman melalui program Ausbildung. Program ini memberikan ruang sangat luas bagi lulusan,” ujar Ketua MKKS SMK Kota Kupang. (TD)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version