BORONG,RANAKANEWS.Com-Pembangunan ruas jalan Watu Cie-Deno yang terletak di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur sudah mencapai 91 persen dan hampir tuntas.
Progres pekerjaan tersebut merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak, baik kontraktor pelaksana maupun konsultan pengawas dan tim teknis di lapangan.
“Secara keseluruhan progres pekerjaan sudah mencapai 91 persen atau proyek tersebut hampir rampung” ujar
Kepala Dinas PUPR Manggarai Timur, Ferdinandus Membok melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Adrianus Wuhelmus Djawa, Rabu, 14 Oktober 2026.
Pembangunan ruas jalan ini dikerjakan oleh CV. Odilia sebagai pemenang tender.
Sementara, kata dia, anggaran untuk rehabilitasi jalan itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2026 dengan nilai kontrak Rp. 14.290.131.000.
“Dikerjakan selama 270 hari. Jenis pekerjaannya adalah Hot Rolled Sheet (HRS) – Asphalt Concrete (AC) – Wearing Course Wearing Course (WC). Dengan panjang pekerjaannya 5 Kilometer. Proyek ini diawasi oleh konsultan pengawas CV. Bayu Pratama,”kata Idris
Menurutnya, pengerjaan ruas jalan itu masuk dalam tahap penuntasan, sehingga, kontraktor pelaksana diberi tambahan waktu selama 30 hari.
Ia menegaskan agar penyedia melaksanakan pekerjaan sesuai dengan petunjuk teknis dan aturan yang berlaku dan diharapakan proses pengerjaan diselesaikan sesuai dengan tenggang waktu yang ditetapkan.
“Harapannya, penyedia bisa lebih mempercepat progres di lapangan. Jika ada keterlambatan di luar jadwal kontrak, tentunya akan diberikan denda sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Adrianus.
Jalan Sektor Vital
Arman Jaya, salah satu warga kampung Lento, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur yang terus berupaya untuk melakukan perbaikan jalan yang rusak di daerah itu.
Bagi dia, langkah pemerintah daerah sangat tepat karena jalan merupakan urat nadi perekonomian untuk masyarakat dari berbagai kalangan.
Apalagi, jalan itu menjadi pusat penghubung untuk beberapa desa dan anak kampung di wilayah Lamba Leda.
“Akses mobilitas warga baik untuk mengangkut hasil komoditas pertanian maupun mempermudah jarak tempuh untuk pelayanan publik,”tukas Anis.
Oleh sebab itu, ia berharap partisipasi masyarakat dalam mengkawal rehabilitasi ruas jalan ini sangat dibutuhkan. Tentu dengan harapan bahwa hasil pekerjaannya sesuai dengan standar mutu dan tidak mengabaikan estetika pekerjaan.
“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada CV.Odilia yang ikut berpartisipasi membangun jalan di Manggarai Timur. Pekerjaan jalan merupakan bagian dari dedikasi terhadap pembangunan kabupaten ini,” tutupnya. (Kons Hona)
